Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

STOP TAMBANG RAKYAT

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Feb 2013
  • print Cetak

Ridwan Rangkuti 060213PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPC Peradi Tabagsel Padangsidimpuan, Ridwan Rangkuti SH MH menyatakan bahwa tambang rakyat di Huta bargot dan Naga Juang harus ditutup untuk menghindari korban nyawa yang lebih banyak di kemudian hari.

Hal itu dikatakannya kepada Mandailing Online, Rabu (6/2) menyikapi peristiwa runtuhnya tambang batu emas di perbukitan Sarahan, Huta Bargot Julu, Kecamatan Naga Juang, Mandailing Natal, Senin malam lalu.

Dikatakannya, potensi runtuh tambang batu emas di Madina itu sudah diperkirakan sebelumnya, karena di dalam tanah areal tambang rakyat tersebut sudah banyak lobang-lobang yang menyerupai terowongan hingga kedalaman ratusan meter.

“Pemkab Madina harus bertanggung jawab terhadap musibah tersebut karena tidak mampu melindungi usaha tambang rakyat Madina dengan Peraturan Daerah (Perda) Pertambangan Rakyat,” katanya.

Bupati Madina harus bersikap gentelment dan tegas untuk menutup sementara seluruh kegiatan tambang rakyat di Madina, khususnya di Kecamatan Naga Juang dan Huta Bargot untuk mencegah korban lebih banyak lagi di hari kemudian.

Dan DPRD dan Bupati Madina harus segera merumuskan kebijakan untuk mewujudkan legalitas tambang rakyat tersebut, demi melindungi usaha rakyatnya dan mencegah korban lebih banyak lagi, serta untuk menjaga kerusakan struktur tanah dan lingkungan hidup.

“Tidak ada lagi alasan apapun, tambang rakyat Madina harus ditutup untuk sementara, menunggu legalitas usaha tersebut melalui Perda,” tegas Ridwan yang juga pengacara ini.

Kejadian mala petaka tersebut menurutnya, tidak terlepas dari kelambanan DPRD dan Pemkab Madina dalam merespon tuntutan masyarakat penambang rakyat untuk melindungi usaha mereka melalui Perda.

“Pemkab Madina terkesan hanya lebih berpihak kepada perusahaan tambang PT.Sorikmas Mining yang tidak membawa keuntungan kepada masyarakat banyak,” katanya. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walbup Sampaikan LKPJ Bupati 2012

    Walbup Sampaikan LKPJ Bupati 2012

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution menyampaikan nota pengantar Laporan Pertanggungjawaban Bupati tahun 2012 pada paripurna DPRD Madina, Selasa (1/10/2013). Dalam nota pengantar disebutkan, realisasi pendapatan daerah sebesar Rp.791.409.493.295. Angka melenceng dari rencana pendepatan yang ditarget sebesar Rp.820.534.052.297 atau hanya tercapai 96,45 persen. Pendapatan itu terdiri dari PAD (Pendapatan […]

  • Bagas Godang di Ulu Pungkut Peringkat Tiga Anugerah Pesona Indonesia

    Bagas Godang di Ulu Pungkut Peringkat Tiga Anugerah Pesona Indonesia

    • calendar_month Selasa, 6 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bagas Godang yang berada di Kelurahan Huta Godang Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal, Sumut berhasil meraih juara tiga Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2022 untuk kategori Kampung Adat di Indonesia. Acara API Award 2022 ini diselenggarakan di Banda Aceh pada Jumat (25/11/2022) lalu. Penghargaan API Award 2022 merupakan bagian dari kegiatan […]

  • Mangaraja Kumala Oloan Nasution : FPPAB Masih Terbentur Dana

    Mangaraja Kumala Oloan Nasution : FPPAB Masih Terbentur Dana

    • calendar_month Senin, 24 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Forum Pelestarian Adat Budaya Mandailing Natal, Emil Nasution gelar Mangaraja Kumala Oloan Nasution mengungkapkan masih banyak kendala yang dihadapi organisasi ini dalam upaya meningkatkan kinerja dan program FPPAB. Itu dikatakannya pada acara Konsolidasi dan Sosialisai Organisasi Pengembangan Pelestarian Adat dan Budaya se-Kabupaten Mandailing Natal di aula Hotel Abara, Panyabungan, […]

  • Bupati Bekukan Badan Pemangku Adat, Raja-Raja Protes

    Bupati Bekukan Badan Pemangku Adat, Raja-Raja Protes

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Bupati Mandailing Natal (Madina) membekukan Badan Pemangku Adat (BPA) melalui Surat Keputusan Nomor : 224/614/K/2014. Dampaknya, pengurus BPA Madina Priode 2012-2017 berang. Mereka menilai bahwa surat keputusan bupati Madina tersebut cacat hukum dan tidak sesuai dengan anggaran dasar BPA Madina. “Kita sangat kecewa keluarnya surat keputusan bupati Madina yang […]

  • 100 Desa di Madina Keluar Dari Cengkraman SK 44

    100 Desa di Madina Keluar Dari Cengkraman SK 44

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Sebanyak 100 dari 116 pemukimkan desa di Mandailing Natal (Madina) telah berhasil dikembalikan kepada statusnya menjadi non hutan lindung setelah sekitar 10 tahun statusnya dipaksa menjadi hutan lindung oleh SK Menhut Nomor 44 Tahun 2005. Kabid Kehutanan Dinas Kehutanan Perkebunan Madina, Ahmad Faizal menjawab Mandailing Online, Senin (18/5) menyatakan 100 […]

  • Batara Bisa Urus DAK dan DAU

    Batara Bisa Urus DAK dan DAU

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi (PUPE) Kabupaten Padang Lawas (Palas), Chairul Windu Harahap menegaskan, perubahan mekanisme pembangunan kantor bupati dan DPRD tahun 2009 dari tahun tunggal (single years) ke tahun jamak (multi years) merupakan kebijakan Bupati Palas yang saat itu dijabat Basyrah Lubis. “Pengalihan dari single years ke multi years […]

expand_less