Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Sungai Barumun dan Sosa Meluap, Ratusan Rumah Terendam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 17 Feb 2013
  • print Cetak

PALAS, (MO) – Dua sungai besar di Palas yaitu sungai Barumun dan Sosa, serta sungai kecil sungai Galanggang, sungai Sihoping meluap secara bersamaan Kamis malam (14/2) sekitar pukul 23.00 WIB. Akibatnya, ratusan rumah di sekitar aliran sungai terendam.

Pantauan wartawan Kamis malam sekitar pukul 23.00 WIB, pasca hujan turun deras yang mengguyur Palas sekitar 3 jam, sungai Galanggang di sekitar Pasar II Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Palas, debit airnya langsung membesar.

Padahal dalam kurun 20 tahun terakhir ini, sungai tersebut tidak pernah sedemikian besar. Ketinggian debit air di sungai mencapai 7 meter lebih. Bahkan airnya sampai ke pemukiman warga dengan tinggi 30 centimeter. Sekitar 30 rumah terendam banjir akibat meluapnya sungai Galanggang ini.

Situasi panik terlihat pada wajah sebagian warga yang rumahnya terendam. Bahkan sebagian ibu-ibu terlihat menangis melihat situasi ini. Kedatangan air ini secara perlahan-lahan dan mulai menggenangi rumah warga. Mereka pun berusaha menyelamatkan barang masing-masing.

Sebagaian warga mengangkati lemari, kursi, kasur dan barang-barang elektronik lain. Barang barang ini diselamatkan pada rumah warga lain yang aman pada lokasi yang lebih tinggi.
“Oh Tuhan ku, selamatkan hami da. Oh Tuhan Namarkuaso, mayup ma bagasku da.

Tolong hami Tuhan. (Oh Tuhan ku, selamatkan kami. Oh Tuhan Yang Maha Kuasa, hanyutlah rumah kami. Tolong kami Tuhan),” isak beberapa ibu-ibu yang menangis di lokasi banjir.
Kepanikan ini berlangsung sekitar setengah jam, disebabkan sekitar pukul 23.30 WIB, debit air Sungai Galanggang terlihat mulai surut.

Bupati Palas H Ali Sutan Harahap(TSO) langsung turun ke lokasi-lokasi rawan Banjir pada Kamis malam sekira pukul 23.00 WIB. Untuk melihat dan mengantisipasi terjadinya korban banjir.

“Kita harus cek dan siaga terus ke lapangan, untuk melihat dan mengantisipasi terjadinya korban bencana banjir, ungsikan seluruh masyarakat yang ada di sekitar sungai-sungai di Palas,” perintah Bupati.

Pihaknya juga membagi tim, untuk mengantisipasi terjadinya korban bencana banjir di Kabupaten Palas, termasuk ke Desa Janji Lobi Tanjung Botung, Hutaimbaru, Kecamatan Barumun, Desa Handis Kecamatan Lubuk Barumun dan Desa Parattonga Kecamatan Aek Nabara Barumun. Ketiga kecamatan ini dialiri sungai Barumun.

Begitu juga di Desa Harang Kecamatan Sosa, Palas, yang dialiri sungai besar Sosa. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah (BPBD) Kabupaten Palas Arfan Nasution SSos mengatakan, hingga saat ini, pihaknya sedang di lokasi bersama bupati, meninjau seluruh lokasi yang terendam banjir, begitu juga dalam penyaluran bantuan berupa makanan, minuman dan lainnya.

Kemudian Arfan juga memastikan tidak ada korban jiwa akibat meluapnya sebagian sungai-sungai ke pemukiman warga, hanya saja sejumlah rumah pemukiman warga terendam air, ada yang mencapai setengah meter.

Seperti di Desa Parattonga, Kecamatan Aek Nabara Barumun, akibat sungai Barumun yang meluap 10 rumah penduduk terendam banjir, dengan ketinggian setengah meter. Dan saat ini sudah mulai perlahan surut.

“Untuk keseluruhan di Palas, akibat meluapnya sungai Galanggang, Barumun dan Sosa, diperkirakan sekitar 120 rumah warga yang terendam banjir,” ujarnya. Tim yang dikomandoi anggota DPRD Palas Harris Simbolon bersama Kabag Pembangunan Pemkab Palas Hamka Harahap yang turun ke lokasi, menyampaikan, kalau rambin yang melintas di atas sungai Barumun menuju areal usaha tani masyarakat Parattonga hancur diterjang sungai Barumun.

“Kalau untuk jalan ke usaha tani masyarakat ada sekitar 100 hektare lebih, saat ini sudah lumpuh total, karena titi gantung yang ada di atas sungai Barumun tersebut hanyut di terjang sungai Barumun,” jelasnya.

Sedangkan hingga saat ini, pihak Pemkab Palas masih terus mendata berapa jumlah rumah yang terendam banjir, begitu juga kerugian masyarakat yang diderita.

Masyarakat Trauma
Masyarakat kabupaten Palas trauma, karena baru-baru ini terjadi banjir di Desa Janji Lobi, Kecamatan Barumun yang menghanyutkan sejumlah rumah warga.

“Makanya kita antisipasi duluan, untuk apa dipertahankan di situ, kalau sudah tahu kita mau ada bahaya, bagusan mengungsi saja dulu, sampai debit airnya surut dan cuaca bagus,” terang Anjar. (metro)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina Tetap Solat Idul Fitri di Masjid

    Madina Tetap Solat Idul Fitri di Masjid

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Solat Idul Fitri berjamaah tetap akan dilansungkan di masjid masjid seluruh Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Itu diungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Madina, Gozali Pulungan didampingi Kadis Infkom Madina, Sahnan Pasaribu dan Kabag Humas, Wildan Nasution kepada wartawan di sekretariat perkantoran bupati Madina, Jum’at (22/5/2020). Kebijakan ini mengacu pada kondisi Kabupaten Madina […]

  • Menko Perekonomian Kunjungi Kampoeng Kaos Madina

    Menko Perekonomian Kunjungi Kampoeng Kaos Madina

    • calendar_month Jumat, 11 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menteri Perekonomian RI, Darmin Nasution menyatakan industri salah satu upaya mendongkrak perekonomian daerah. Itu dikatakannya saat mengunjungi Kampoeng Kaos Madina di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Jum’at (11/5/2018). Kampoeng Kaos merupakan industri kreatif yang memproduksi berbagai jenis kaos, batik Mandailing, Gordang Sambilan serta banyak ragam pernak pernik khas Mandailing. Darmin menyatakan, industri […]

  • DPRD Akan Panggil Paksa Jika PTPSU Tak Hadir

    DPRD Akan Panggil Paksa Jika PTPSU Tak Hadir

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ‎ PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi II DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sudah mengagendakan kembali rapat kerja dengan manajemen PT Perkebunan Sumatera Utara (PTPSU) pada Senin lusa (16/11). “Kita akan melakukan pemanggilan paksa, jika perusahaan milik pemerintah Provinsi Sumut itu tetap saja membandel dan tidak mau menghadiri panggilan kedua yang dilayangkan DPRD Madina,” kata Teguh […]

  • CATATAN RAMONA

    CATATAN RAMONA

    • calendar_month Sabtu, 3 Feb 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      Cerpen (publis bagian 1) Karya : Wahyuni Lubis Tuan, ejaan kata mana lagi yang akan kau lontarkan padaku agar hujan di pipiku menjadi reda, bisakah kau beri aku solusi untuk keluar dari pilu ini? Kau tau jika aku adalah wanita yang mudah jatuh hati apalagi semenjak kau katakan padaku bahwa aku adalah wanita yang […]

  • Ketika Penonton Terbius Pentas Drama “Si Naknun”

    Ketika Penonton Terbius Pentas Drama “Si Naknun”

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pementasan drama “Si Naknun” karya budayawan Askolani Nasution, Senin lalu menuai kesuksesan yang luar biasa. Bagi yang tidak hadir di pementasan ini, akan berkesempatan menontonya di kanal YouTube, kemungkinan tayang dalam beberapa hari lagi. Kesukesan ini bahkan melampaui keberhasilan drama “Multatuli” yang juga digarap Askolani sekitar 2 tahun lalu di Taman Raja Batu. Diadaptasi dari […]

  • Mandailing Natal Awal Tahun 1900

    Mandailing Natal Awal Tahun 1900

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan: Askolani Nasution Budayawan Tanggal 11 Januari 1859, Asisten Residen Mandailing Angkola, A.P. Godon pensiun. Ia kemudian digantikan oleh B. Zellner. Tanggal 13 Juni 1860, Zelner digantikan oleh W.A. Henny. Mr. Henny kemudian digantikan oleh P. Severijn pada tanggal 10 Desember 1860. Pergantian itu karena Henny diangkat sebagai sekretaris Gubernur Militer Sumatera. Tanggal 29 April […]

expand_less