Rabu, 11 Mar 2026
light_mode

Tekan Inflasi Melalui Optimasi Lahan, Holtikultura dan Irigasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • print Cetak

Taufik Zulhandra

​PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal (Madina) fokus pada program peningkatan produksi komoditas pangan unggulan dan upaya menggenjot swasembada pangan daerah sebagai bagian dari strategi menekan laju inflasi.

Program utama mencakup pengembangan bawang merah, cabai merah, optimasi lahan rawa, dan perbaikan infrastruktur irigasi.

​Tahun ini Dinas Pertanian Madina melakukan pengembangan bawang merah seluas 0,5 hektar di Kelurahan Dalan Lidang, Panyabungan bekerja sama dengan TNI.

Selain itu, terdapat pengembangan bawang merah oleh swadaya petani di daerah Kayu Laut, Panyabungan Selatan seluas hampir 2 hektar yang saat ini sedang masa panen.

“Dalam rangka penekanan inflasi, kita tentunya berpikir bagaimana pengembangan khususnya bawang merah dan cabai merah,” kata Kepala Dinas Pertanian Madina Taufik Zulhandra menjawab Mandailing Online, pekan lalu.

Walaupun hanya setengah hektar. Tapi Dinas Pertanian melalui Pemerintah Daerah mencoba melakukan pengembangan ini di tengah keterbatasan anggaran. Terutama dalam menekan laju inflasi.

“​Namun demikian, kita juga telah mendorong PPL agar ada pertanaman-pertanaman di luar daripada bantuan APBD. Contoh, yang ada sekarang di Kayu Laut. Itu hampir 2 hektar pengembangan swadaya petani,” katanya.

​Di sisi lain, pengembangan cabai merah dipusatkan di Aek Guo, Kecamatan Batang Natal, karena masyarakat di sana terbiasa melakukan pertanaman ini.

Sementara itu, dalam rangka swasembada pangan jenis padi, fokus utama adalah meningkatkan produksi melalui peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dan program Optimasi Lahan (Oplah).

​Oplah ini bertujuan meningkatkan hasil produksi padi. Lahan rawa yang dioptimalkan berada di Kecamatan Siabu dan Kecamatan Panyabungan Utara.

​Peningkatan IP melalui Oplah ini adalah lahan yang sebelumnya hanya ditanam satu kali dalam setahun diupayakan menjadi dua kali tanam. Bahkan, diupayakan menjadi tiga kali tanam dalam setahun.

​Dinas Pertanian berharap target produktivitas rata-rata padi Madina dapat meningkat dari kisaran 4,7 hingga 4,9 ton per hektar menjadi 5 hingga 5,5 ton per hektar pada tahun 2025.

Selain Oplah rawa, terdapat juga program intensifikasi untuk lahan yang dulunya sawah namun sudah tidak terfungsikan selama 5 hingga 10 tahun terakhir untuk kembali dioptimalkan.

Dukungan infrastruktur krusial, terutama irigasi, dan penyaluran alat mesin pertanian (Alsintan) terus dilakukan.

​Perbaikan irigasi tersier dibantu oleh pemerintah pusat dan daerah. Balai Wilayah Sungai (BWS) 2 sedang melaksanakan pengerukan di Sungai Batang Gadis saluran kiri dan perbaikan saluran irigasi Batang Angkola. Perbaikan di Batang Angkola saat ini sedang dilakukan di Desa Aek Badak.

​Untuk tahun 2026, Dinas Pertanian Madina telah mengusulkan perbaikan sebanyak 138 titik irigasi tersier kepada Kementerian PU dan Kementerian Pertanian.

​Bantuan Alsintan (alat mesin pertanian), mulai dari hand tractor hingga combine harvester untuk pascapanen, tersedia dalam program pengembangan bawang merah/cabai merah dan optimasi lahan padi.

“Kemudian kemarin-kemarin juga kita dalam rangka untuk memudahkan masyarakat pertanaman pengolahan tanah, kita juga membagi beberapa alsintan ke daerah-daerah yang kita anggap potensial untuk peningkatan indeks pertanamannya,” katanya.

​Sejauh ini kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan anggaran untuk pengembangan komoditas unggulan dan perbaikan irigasi. Selain itu, serangan penyakit pada tanaman juga menjadi perhatian, di mana dukungan sarana produksi (saprodi) untuk obat-obatan telah dianggarkan, meskipun jumlahnya belum mencukupi. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Jenis Budaya Mandailing Dibahas

    Tiga Jenis Budaya Mandailing Dibahas

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga segmen kebudayaan Mandailing dibahas pemerintah daerah bekerjasama dengan dua organisasi kebudayaan serta akademisi. Acara yang bertajuk Konsolidasi dan Sosialisasi Organisasi Pengembangan Pelestarian Adat Budaya Mandailing Natal itu diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal di Hotel Madina Sejahtera, Panyabungan, Sabtu (14/9/2019). Pesertanya terdiri dari Lembaga Adat Budaya Mandailing Natal; Forum […]

  • Pasca Putusan MA 2006 Eksekusi Register 40 Palas Belum Direalisasikan

    Pasca Putusan MA 2006 Eksekusi Register 40 Palas Belum Direalisasikan

    • calendar_month Sabtu, 8 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS, (MO) – Hingga saat ini eksekusi fisik lahan Register 40 Padang Lawas (Palas) belum juga direalisasikan Kejatisu dan Poldasu. Putusan Mahkamah Agung (MA) tahun 2006 lalu sudah berjalan lebih lima tahun. Eksekusi diminta segera dilakukan untuk menghindari konflik sosial ditengah masyarakat. Tokoh Pemuda Kecamatan Huristak, Kabupaten Palas, Jabaluddin Siregar SH kepada METRO, Jumat (7/12) […]

  • MPC Pemuda Pancasila: Pemkab Madina Harus Inisiasi Perda Cagar Budaya

    MPC Pemuda Pancasila: Pemkab Madina Harus Inisiasi Perda Cagar Budaya

    • calendar_month Sabtu, 15 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menanggapi rencana Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) untuk merevitalisasi Pasanggarahan Kotanopan, Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Mandailing Natal (MPC PP Madina) meminta Pemkab untuk menginisiasi perda cagar budaya. Revitalisasi itu akan menjadi sebuah upaya meneguhkan nilai-nilai kebangsaan yang berdampak signifikan bagi penguatan nilai kepeloporan (heroisme), perjuangan (patriotisme) dan kesejarahan (historis). Demikian […]

  • Dipimpin Brigjen, Polisi Parlemen Perlu Seribuan Personel

    Dipimpin Brigjen, Polisi Parlemen Perlu Seribuan Personel

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pengamanan komplek gedung parlemen dirancang lebih ketat. Rencananya tempat berkantornya para wakil rakyat, MPR, DPR dan DPD itu dijaga oleh seribuan lebih polisi di bawah komando perwira berpangkat Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol).  Ini tergambar dalam desain dan konsep Peraturan DPR tentang polisi parlemen (Parlementary Police). Dalam dokumen tersebut dijelaskan pertimbangan membentuk struktur […]

  • OTK Edarkan Jawaban Melalui SMS

    OTK Edarkan Jawaban Melalui SMS

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kunci Jawaban UN Sesat, Banyak Siswa Terjebak SIANTAR- Hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di SMA Negeri 1 Pematangsiantar, Selasa (19/4) diduga curang. Para siswa ditengarai membawa ponsel (HP) ke lokasi ujian dan menerima kunci jawaban melalui nomor tak dikenal. Namun, kunci jawaban yang diberi diduga palsu, sehingga banyak siswa menjadi korban. Pengakuan itu disampaikan […]

  • Kejari Panyabungan Tahan Mantan Kadis Perindag Madina

    Kejari Panyabungan Tahan Mantan Kadis Perindag Madina

    • calendar_month Selasa, 22 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, (MO) – Kejaksaan Negeri Panyabungan menahan mantan Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal Drs H Yan Syahrial Nasution tersangka korupsi pengadaan minyak goreng yang bersumber dari dana APBN Tahun 2008 senilai kurang lebih Rp250 juta. “Setelah Polda Sumut melimpahkan kasus ini kepada kita, kita langsung melakukan penahanan,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri […]

expand_less