Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Tender DAK Disdik Madina di Duga Formalitas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
  • print Cetak

Panyabungan – Tender yang dilakukan panitia pengadaan barang dan jasa pemerintah pada Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diduga hanya formalitas belaka, sebab kuat dugaan 78 paket di instansi tersebut sudah di kapling jauh-jauh hari. Buktinya, para kontraktor yang datang telah mengantongi lokasi kegiatan serta jenis kegiatan yang akan di daftarkannya.
“Rp 35 miliar Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2010 mulai dari pengadaan fisik tingkat sekolah dasar (SD), paket pengadaan fisik untuk tingkat sekolah menengah pertama (SMP), serta pengadaan barang disdik Madina diduga milik penguasa dan pemangku kepentingan sehingga kontraktor murni akan sulit mendapatkan paket tersebut yang buka secara lelang umum,” sebut Direktur Excekutif LSM DPD Lipad Madina, Abdul Latif Lubis.

Dia melakukan penelusuran langsung di pendaftaran paket DAK Disdik Madina di Aula Bappeda, karena terkesan memaksakan tender. Padahal, saat ini, Selasa (26/10), masih dalam tahap pembahasan RPAPBD Madina.

Dikatakannya, pendaftaran DAK disdik yang dimulai pada hari ini juga di pungut uang penggandaan dokumen yang bervariasi mulai dari Rp 200.000 per paket hingga Rp 500.000, tergantung pada nilai paket yang di daftar. Padahal jelas didalam Keppres 80 Tahun 2003 tentang pengadaan barang dan jasa pihak panitia atau pengguna anggaran harus menyiapkan dana dokumen.

“Didalam juknis pengadaan fisik dan barang tidak boleh memungut uang pengganti penggadaan dokumen lelang, sehingga dari awal saja sudah terlihat kejanggalan yang akan melanggar peraturan,” sebutnya.

Masih menurutnya, siapa punya kuku, taring, dan uang untuk mendapatkan paket proyek tersebut adalah sebagai pemenang sebab diyakini setiap orang yang mendaftar untuk setiap program, jenis kegiatan serta lokasi sudah di arahkan terlebih dahulu.

Kita akan melakukan pengawalan terhadap pelaksanaan tender di disdik ini yang di duga sarat kepentingan, mulai dari tahap pendaftaran, penjelasan (aanwijzing) lapangan untuk fisik sampai pemasukan penawaran dan pembukaan dokumen. Evaluasi dokumen penawaran, penilaian dan pembuktian kualifikasi juga akan kita telusuri sampai kepada pengumuman pemenang kepada penyedia barang dan jasa.

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa, Hasan Basri membantah adanya kolusi dengan pihak kontraktor, sebab ini lelang umum yang sesuai dengan peraturan yang ada. “Siapun yang mendaftar akan kita terima asal memenuhi persyaratan,” jelasnya.

“Uang pendaftaran tidak ada, yang ada uang pengganti dokumen yang kita pungut dan itu telah sesuai dengan kepres 80 Tahun 2003 tetang pengadaan barang dan jasa dengan variasi Rp 150.000 sampai Rp 200.000 per paket,” tuturnya lagi. (henri)
Sumber : Medan Bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KMP Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi Madina 8-9 %

    KMP Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi Madina 8-9 %

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PUNCAK SORIK MARAPI – (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution optimis Koperasi Merah Putih bisa ikut mengejar target pertumbuhan ekonomi 8 hingga 9 persen yang dicanangkan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Madina. Itu apabila Koperasi Merah Putih (KMP) di seluruh desa dan kelurahan di Madina terpacu secara maksimal. “Maka, penting […]

  • Desa Aek Nabara Panyabungan Timur jadi DPT Terkecil, Sipolu Polu Terbesar di Pilkada Madina

    Desa Aek Nabara Panyabungan Timur jadi DPT Terkecil, Sipolu Polu Terbesar di Pilkada Madina

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dari data Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Desa Aek Nabara di Kecamatan Panyabungan Timur menjadi desa paling sedikit daftar pemilih tetap ( DPT ) pada Pilkada tahun 2024 ini. Tercatat hanya 39 pemilih saja. Sementara untuk Kelurahan, daftar pemilih terbanyak ada di Kelurahan Sipolu […]

  • Data MUI: Hanya 22 produk obat yang bersertifikat halal

    Data MUI: Hanya 22 produk obat yang bersertifikat halal

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Obat-obatan menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat luas saat ini. Tapi beberapa saat yang lalu, ada berita mengejutkan yang menyebutkan bahwa beberapa obat ternyata mengandung babi dan tidak halal. Berita ini sontak membuat bingung dan meresahkan masyarakat. Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi membenarkan bahwa ada beberapa obat yang mengandung minyak babi. Tapi, dia juga menjelaskan jika […]

  • Madina Diselimuti Kabut Asap

    Madina Diselimuti Kabut Asap

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Selama sepekan terakhir, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diselimuti kabut asap. Kabut asap ini diduga kiriman dari kebakaran lahan gambut yang terjadi di Provinsi Pekanbaru, Riau, belum lama ini. Suasana salah satu kampung di Madina yang diselimuti kabut asap, Senin (2510). Amatan METRO di beberapa daerah di Madina, seperti di Dolok (Gunung) Tor Sihite yang dikenal […]

  • Kepdes Huta Tua: RN Bukan Pengedar Ganja

    Kepdes Huta Tua: RN Bukan Pengedar Ganja

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meski pihak Polres Mandailing Natal (Madina) menyatakan RN sebagai pelaku pengedar ganja, tetapi pengakuan berbeda justru dicuatkan Kepala Desa Pardomuan, Mahlil. Kepada wartawan di RSU Panyabungan, Senin (11/8/2014) Mahlil mengatakan bahwa apa yang disangkakan oleh Polisi menuduh RN (18) seorang pengedar ganja adalah tuduhan tak berdasar. “Yang saya tahu sebelumnya ada […]

  • Detik Pertemuan yang Mungkin Tak Dapat Dilupakan

    Detik Pertemuan yang Mungkin Tak Dapat Dilupakan

    • calendar_month Selasa, 20 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JEJAK KASIH 100 TAHUN (2) Catatan : RAMLI BIN ABDUL KARIM HASIBUAN – Kuala Lumpur, Malaysia   SEKITAR pukul 3.20 petang, Datuk Habibah Zon Lubis terpaksa mengucapkan selamat tinggal kepada sanak saudaranya di Pakantan Dolok untuk memberi laluan pula pencarian keluarga Datuk Mohd. Shuhaili Mohd. Taufek Nasution. Selepas 50 kilometer menuruni perbukitan, Mohd. Shuhaili dan […]

expand_less