Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Terkait Riksus Dinas Perdagangan Madina, Inspektorat Mintai Keterangan Juru Pungut Retribusi, Temuan BPK-RI Sudah Ditindak Lanjuti

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 3 Jun 2024
  • print Cetak

Kantor Inspektorat Madina di Komplek Perkantoran Bupati Bukit Payaloting, Aek Godang, Panyabungan ( ist)

PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali meraih prestasi dengan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Opini WTP ini diraih berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2023 oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Utara ( BPK RI ).

Didapatkannya raihan WTP oleh Pemkab Madina tentu adanya upaya menutupi temuan temuan BPK tahun 2023 atas keuangan daerah.

Dinas Perdagangan Pemkab Madina salah satunya. Menurut Muhammad Syukur Siregar, Inspektur Pembantu Bidang Investigasi dan Pencegahan Korupsi, terkait temuan BPK-RI, Dinas Perdagangan Madina telah menindaklanjuti temuan tersebut.

“Terkait temuan BPK-RI, Dinas Perdagangan telah menindaklanjuti temuan, terkait nilai besaran kami belum menerima tembusannya, ” Kata Syukur pada Mandailing Online Senin 3/6) 2024.

Terkait Pemeriksaan Khusus ( Riksus) terhadap Dinas Perdagangan atas sejumlah temuan termasuk retribusi pasar yang tidak mencapai target, Muhammad Syukur mengaku untuk Riksus sedang dalam proses untuk memintai keterangan dari juru pungut pasar.

” Kalau pemeriksaan ke Kepala Dinas Perdagangan Parlin Lubis belum kami jadwalkan, saat ini masih pemeriksaan/ pengambilan keterangan dari juru pungut pasar dulu, ” Jelas Syukur.

Terkait besaran angka temuan BPK-RI di Dinas Perdagangan tahun 2023, Inspektur Pembantu Bidang Investigasi dan Pencegahan Korupsi Kantor Inspektorat Madina itu tidak merincikan.

“Untuk informasi BPK ada di Irban Tindak Lanjut. Namun besaran temuan itu bukan tupoksi kami menjelaskan nya, ” Jelas Syukur.

Diketahui, laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution dan Ketua DPRD Madina H Erwin Efendi Lubis di Kantor BPK Sumut, Medan, Selasa kemaren (28/5/2024).

Opini WTP ini menjadi yang ke-2 kalinya diraih oleh Pemkab Madina, dimana sebelumnya opini WTP pertama diperoleh atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal tahun 2022.

Wakil Bupati pada kesempatan itu mengaku, untuk meraih WTP sangat sulit, mempertahankannya juga lebih sulit.

Untuk perbaikan kedepan, kata Atika, tentu sesuai dengan buku yang diterima akan menjadi pedoman pengelolaan keuangan daerah sehingga lebih akuntabel. ( napi)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Madina Tolak Dalil Tim Dahlan-Aswin

    KPU Madina Tolak Dalil Tim Dahlan-Aswin

    • calendar_month Jumat, 21 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Kuasa hukum KPU Mandailing Natal menyatakan menolak segala dalil yang dituduhkan pihak Paslon 02, pada sidang PHP Pilkada Madina 2020 di Mahkamah Konstitusi, Jum’at (21/5/2021). Dalil yang dituduhkan tim 02 terkait pencermatan Data Pemilih Tetap (DPT) menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Madina, April lalu. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing […]

  • MMI : Jokowi-JK Membawa Misi Anti Agama

    MMI : Jokowi-JK Membawa Misi Anti Agama

    • calendar_month Kamis, 16 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) menantang tim sukses Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk melakukan debat terbuka terkait rencana pencabutan peraturan daerah (perda) Syariat.  Lewat siaran persnya, MMI mengungkapkan, wacana penarikan Perda Syariah tersebut merupakan halusinasi kaum anti agama. Sebelumnya, Ketua Timses Jokowi-JK Trimedya Panjaitan mengungkap kepada publik tentang harapannya agar perda syariat Islam […]

  • Jika Kalau Bahwa

    Jika Kalau Bahwa

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dahlan Batubara Di media massa sering terjadi kesalahan penempatan kata “jika” dan kata “kalau“. Dua kata ini kerap menggantikan kata “bahwa“. Kata “jika” dan kata “kalau” adalah kata penghubung untuk menandai syarat (syarat-harapan). Juga berfungsi sebagai “soal-jawaban“. Tergolong dalam Konjungsi Subordinatif Syarat. Sedangkan kata “bahwa” adalah kata penghubung untuk menyatakan isi atau uraian bagian […]

  • Bupati Perintahkan Seluruh SKPD Tak Berlangganan Malintang Pos

    Bupati Perintahkan Seluruh SKPD Tak Berlangganan Malintang Pos

    • calendar_month Jumat, 26 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Iskandar Hasibuan : Itu Kemunduran Demokrasi PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution menerbitkan surat bernomor 188.55/368/BHP/2016 tertanggal 23 Pebruari 2016, surat berisi instruksi kepada seluruh SKPD agar tidak berlangganan surat kabar Malintang Pos. Selain ditembuskan kepada pemimpin redaksi surat kabar Malintang Po, juga ditembuskan kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno […]

  • Ketua DPD Hanura Sumut Tersandung Kasus Asusila

    Ketua DPD Hanura Sumut Tersandung Kasus Asusila

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIANTAR- Ketua DPD Partai Hanura Sumatera Utara H Zulkifli Siregar (ZS) tersandung kasus asusila. Pria 56 tahun itu diadukan ke Mapolresta Siantar Sabtu (5/3) malam dengan sangkaan melakukan pelecehan seksual kepada Ade Trianingsih (19) di Hall Laponta Siantar Hotel, Sabtu (26/2) sekira pukul 02.00WIB. Informasi yang berhasil di peroleh dari berbagai sumber menyebutkan, Zulkifli berada […]

  • Harga Beras di Madina Naik

    Harga Beras di Madina Naik

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Kenaikan harga beras tidak hanya terjadi di kota besar saja, di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Harga beras kualitas menengah seperti jenis IR64 dari harga Rp 345 ribu per karung nya menjadi Rp.380 ribu.  Mengalami kenaikan sampai Rp.35 ribu per karung nya.  Untuk per kilonya, pedagang menjul Rp. 120 ribu […]

expand_less