Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Tiga Orang Pingsan Saat Antri Sembako Gratis di Medan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
  • print Cetak


Ratusan warga berdesakan untuk mendapatkan paket sembako gratis di Masjid Muslimin, Jalan Turi, Medan, Sabtu (20/08/2011). Sebanyak tiga orang warga pingsan karena saling berdesakan. Pengajian Silaturahmi Sejuta Umat Medan membagikan paket sembako sebanyak 4 ribu kepada warga yang dianggap kurang mampu. Paket yang dibagikan panitia berupa beras, gula, minyak goreng dan uang.

Untuk mengantisipasi warga saling berdesakan, panitia meminta bantuan Polisi, TNI AD dan TNI AU. Beberapa Kepling Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota juga ikut diperbantukan. Pembagian sembako berlangsung sejak pagi. Beberapa warga dari pukul 06.00 WIB telah hadir di lokasi mengantri. Pengakuan beberapa warga, mereka terpaksa antri selama lebih 4 jam untuk mendapatkat paket sembako.

Nur Aini (51) warga Jalan Wahid Hasyim, Medan, yang ditemui saat terduduk lemas karena kelelahan mengantri mengatakan, dia tak sanggup lagi berjalan dan kakinya terus gemetar. “Aku bersama anakku datang dari jam 7 pagi tadi. Kami sudah lebih 3 jam menunggu. Tak tau kenapa jadi lama sekali pembagiannya, akibatnya kakiku gemetar tak bisa dibawa berjalan,” tukas Nur Aini dengan napas sedikit sesak.

Pembagian sembako ini juga mengakibatkan tiga orang wanita lainnya pingsan. Namun anehnya, petugas mobil ambulan yang disediakan panitia tidak segera tanggap membantu mereka yang pingsan. Korban pingsan hanya dibawa ke dalam masjid untuk diistirahatkan.

Ketua Umum Pengajian Sejuta Umat Sumut Hj Zunaidar Ristanto yang ditemui di lokasi mengatakan, paket sembako rutin dilaksanakan mereka setiap bulan puasa berlangsung. Dengan diberikannya paket ini warga kurang mampu diharapkan dapat terbantu.

“Tahun ini kita menyediakan 4.000 paket sembako guna dibagikan kepada warga fakir miskin di Kota Medan,” tukas Zunaidar.

Dikatakannya, sembako merupakan hasil sumbangan dermawan yang tergabung dalam pengajian selama satu tahun penuh. Mengenai beberapa kendala yang ada, menurutnya di luar kendali mereka. “Tadi memang agak telat karena minyak makan yang kita sediakan belum juga datang di lokasi. Namun pada umumnya semua bisa terlaksana dengan baik,” tukasnya lagi. (BS-021)
Sumber : .beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Madina : 11.467 Orang Mengungsi

    Banjir Madina : 11.467 Orang Mengungsi

    • calendar_month Selasa, 21 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 11.467 orang saat ini dipengungsian akibat banjir yang menerjang sejumlah kawasan di Mandailing Natal. Demikian data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mandailing Natal (Madina). Dalam keterangan pers, Kepala BPBD Madina, Subuki Nasution di Posko Tanggap Darurat Bencana Kabupaten di Panyabungan, Selasa (21/12/2021). total yang dihantam banjir sebanyak 74 desa/kelurahan di […]

  • 3 Kurir Ganja Asal Sumbar Ditangkap Polres Madina. 110.000 gram Ganja Jadi Barbut

    3 Kurir Ganja Asal Sumbar Ditangkap Polres Madina. 110.000 gram Ganja Jadi Barbut

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online: Polres Mandailing Natal ( Madina) tangkap kurir ganja asal Sumatera Barat. Ada 110.000 gram ganja yang berhasil dimanakan jadi barang bukti dari 3 tersangka. Ke 3 tersangka adalah, RA alias R. (32) Warga kelurahan Parak Gadang Timur Kecamatan Padang Timur Sumbar. RS alias R. (27). Kelurahan Anduring Kecamatan Kuranji Kota Padang Sumbar […]

  • 32 kabupaten/kota dimintakan ikut PNS masuk BPJS

    32 kabupaten/kota dimintakan ikut PNS masuk BPJS

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN –  Sekdaprosu Nurdin Lubis mengimbau kepada 32 kabupaten/kota se-Sumut untuk mengikutkan seluruh PNS-nya masuk program BPJS-Ketenagakerjaan. Sebelumnya, Pemprovsu segera mendaftarkan 11.863 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemprovsu menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Bukan kalangan PNS saja, Pemprovsu juga mengharuskan non PNS seperti anggota DPRD, tenaga honorer, dan para pekerja outsourching atau pihak-pihak yang menerima […]

  • Jadi Pelacur di Panyabungan Gara-gara Butuh Biaya Operasi Orang Tua

    Jadi Pelacur di Panyabungan Gara-gara Butuh Biaya Operasi Orang Tua

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seeorang wanita terpaksa jadi pelacur di Panyabungan gara-gara kebutuhan biaya operasi orang tuanya. Wanita dari Kecamatan Panyabungan Barat berumur sekitar 20 tahun ini terjaring razia pelacur di Panyabungan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Mandailing Natal, Sabtu malam atau Minggu dinihari (17/04) di satu cafe di Panyabungan. Menjawab wartawan, dia […]

  • Pemkab Madina Diminta Berdayakan Objek Wisata

    Pemkab Madina Diminta Berdayakan Objek Wisata

    • calendar_month Sabtu, 16 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-; Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diminta untuk memberdayakan objek wisata atau lokasi yang memiliki nilai historis terhadap moral anak bangsa yang ada di Madina, dan menjadikannya sebagai tempat rekreasi pengganti kafe malam. Permintaan tersebut disampaikan Ketua Pimpinan cabang Angkatan Muda Ka’bah (PC AMK) Kabupaten Madina, Mukmin Alfarizi SPdI, saat ditemui METRO usai melakukan rapat […]

  • Saipullah Ternyata Lihai Menabuh Udong-Kudong

    Saipullah Ternyata Lihai Menabuh Udong-Kudong

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – H. Saipullah Nasution, calon bupati Mandailing Natal (Madina) ternyata masih lihai menabuh Gordang Sambilan. Tabuhan ini berlangsung di rumah kelahirannya, Bagas Godang Gunung Baringin, di Kelurahan Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, Madina, Jumat (17/9/2024). Saipullah menabuh irama udong-kudong, salah satu ketukan tersulit di ansambel Gordang Sambilan. Kegiatan tabuhan Gordang Sambilan ini […]

expand_less