Jumat, 20 Mar 2026
light_mode

Tiga Tersangka Perampok Toko Emas Ditangkap Warga

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 30 Sep 2010
  • print Cetak

Panyabungan, Sumut ( Berita ) : Tiga tersangka yang diduga komplotan perampok, Kamis [30/09], berhasil diringkus warga saat sedang beraksi di sebuah toko emas Indah Jaya, di Pasar Lama Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal.

Beruntung, aksi perampokan yang diduga bermodus hipnotis tersebut digagalkan warga, setelah salah satu pengunjung melihat para komplotan ini sedang berusaha menguras toko emas saat pemilik toko sedang sibuk.

Menurut pemilik toko, Fahrudin, perampokan baru diketahui ketika salah satu langganannya yang baru tiba di tokonya meneriaki para pelaku yang sedang menguras dagangan korban. Ia sendiri tidak mengetahui aksi para pelaku karena sedang sibuk melayani pesanan rekan perampok lainnya.

Tiga dari empat pelaku yang diduga komplotan perampok tersebut akhirnya berhasil ditangkap warga dan sempat akan dihakimi massa.

Sejumlah polisi yang sedang berjaga di sekitar lokasi langsung menguasai masa dan mengamankan para pelaku ke ruang belakang toko emas tersebut. “Saya kira mereka itu ada empat orang, mengambil emas dari steling toko dengan menggunakan seutas kawat panjang. Emas tersebut dikait saat saya sibuk membelakangi steling. Sudah sempat diambil beberapa kalung,” terang Fahrudin.

Para pelaku yang berhasil ditangkap warga tersebut adalah Sug, Sri Ir dan Sup, ketiganya merupakan warga Sei Pedang, Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Polisi juga mengamankan empat buah kalung emas seberat 30 gram dari tangan para tersangka untuk barang bukti.

Polisi sempat kesulitan mengevakuasi para tersangka karena ratusan warga yang marah dengan aksi kejahatan tersebut mengepung toko emas dan ingin menghakimi para pelaku. Warga ingin memberi pelajaran kepada pelaku agar jera melakukan perampokan.

Puluhan polisi terpaksa diturunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi, sempat juga terjadi aksi saling dorong antara warga yang ingin menghakimi tersangka dengan polisi yang membuat blokade. Warga akhirnya membubarkan diri setelah mobil yang membawa para tersangka melaju menuju Mapolres Mandailing Natal.

Kasat Reskrim Polres Mandailing Natal, AKP Sarluman, mengaku timnya masih melakukan penyelidikan mendalam terhadap kasus ini, termasuk memburu komplotan lainnya yang sempat kabur.

Pihaknya juga belum bisa memastikan modus yang digunakan para pelaku untuk memperdayai korban sehingga tidak mengetahui aksi perampokan tersebut.

Saat ini tiga pelaku yang diduga komplotan spesialis perampok toko emas masih menjalani pemeriksaan intensif di ruang periksa Polres Mandailing Natal. (ant )
sumber :beritasore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Truk CPO Terbalik, Oknum Polantas Ikut Ngambil

    Truk CPO Terbalik, Oknum Polantas Ikut Ngambil

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LANGKAT- Oknum Pos Lalu Lintas (Poslantas) Sei Karang berpangkat Aiptu bermarga Samosir diduga melakukan praktik pencurian minyak crude palm oil (CPO) yang tumpah di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di Desa Sei Karang, Kecamatan Stabat atau sekitar 100 meter dari tempat Pos Lantas Sei Karang berdiri. Informasi diperoleh koran ini, Minggu (21/11) menyebutkan, perbuatan […]

  • MENCARI FORMAT GERAKAN USAHA KOPERASI DESA MERAH PUTIH photo_camera 1

    MENCARI FORMAT GERAKAN USAHA KOPERASI DESA MERAH PUTIH

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ANTARA FUNGSI LOGISTIK PASCA PANEN, DISTRIBUTOR DAN SERBA USAHA   Oleh : Rahmad Daulay   PROLOG Koperasi sejak awal diposisikan sebagai soko guru perekonomian nasional, lahir dari semangat kebersamaan dan keadilan sosial untuk memperkuat posisi ekonomi rakyat kecil. Ia menjadi wadah bagi petani, nelayan, pedagang kecil, dan pelaku usaha mikro untuk memperoleh akses modal, distribusi, […]

  • BUPATI MINTA BANTUAN BASARNAS

    BUPATI MINTA BANTUAN BASARNAS

    • calendar_month Rabu, 6 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Seputar Tambang Runtuh Huta Bargot PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kesulitan yang dialamai tim penyelamat dari Mandailing Natal menyebabkan evakuasi korban dari lobang tambang yang runtuh di Huta Bargot belum berhasil. Terkait itu, Bupati Mandailing Natal Hidayat Batubara sudah meminta bantuan Barnas (Badan SAR Nasional) untuk melakukan evakuasi korban dari lobang tambang emas yang diperkirakan sedalam […]

  • SBY: Penegak Hukum Harus Bersih dari Korupsi

    SBY: Penegak Hukum Harus Bersih dari Korupsi

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Penegak hukum harus bersih dari korupsi. Jangan sampai sebagai pihak yang bertugas melakukan perang terhadap korupsi justru malah tidak beres. Upaya pemberantasan korupsi tidak akan maksimal. “Cegah dan berantas korupsi di lingkungan penegak hukum. Sebagai yang menghunus pedang, penegak hukum harus yang berdiri paling depan,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutan di acara […]

  • Dua Perusahaan Akan Investasi di Sektor PLTA dan Industri Kelapa Madina

    Dua Perusahaan Akan Investasi di Sektor PLTA dan Industri Kelapa Madina

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Dua investor akan menanamkan modal di Mandailing Natal. Yakni sektor energi dan industri kelapa. Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dan Kadin Madina bersama Duta Besar Indonesia untuk Norwegia, Todung Mulya Lubis telah melakukan rangkaian pembicaraan dengan kedua investor. Ketua Kadin (Kamar dagang dan Industri) Madina, Sobir Lubis menjawab Mandailing Online […]

  • Jalinsum Madina lenggang

    Jalinsum Madina lenggang

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Intensitas kenderaan melalui jalan lintas sumatera (jalinsum) kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, hingga perbatasan Sumatera Barat atau dikenal lintas barat kembali normal. Kenderaan pemudik yang akan balik ke kota besar dan pulau Jawa tidak lagi banyak terlihat, akibatnya jalinsum itu terlihat lengang dan hanya sesekali kenderaan pemudik yang lewat. Berdasarkan pantauan petugas polisi di pos […]

expand_less