Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Tujuh Kalimat Mustajab

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2015
  • print Cetak

 

JAKARTA  – Semua orang mendambakan kebahagiaan. Akan tetapi, memaknai sebuah kebahagiaan bisa berbeda antara satu dan yang lainnya. Bagi kaum materialis, bahagia adalah jika sudah terpenuhinya segala kebutuhan fisik. Hanya, kebutuhan fisik tidak akan pernah ada batasannya.

Dalam agama Islam, kebahagiaan (as-sa'adah) adalah selerasnya keinginan hamba dengan taufik Allah SWT. Kebahagiaan ini akan terasa tidak hanya ketika masih hidup di dunia, tetapi juga akan terus berlanjut hingga kehidupan di akhirat kelak.

Ada tujuh kalimat yang sangat mulia di sisi Allah beserta para malaikat, sekaligus menempatkan orang yang istiqamah mengamalkannya, mendapatkan ampunan Allah SWT. Inilah sebenarnya kebahagiaan yang hakiki yang dicari setiap hamba Allah SWT.

Pertama, membaca basmalah (bismillah) ketika akan memulai segala sesuatu. Dengan membaca basmalah, berarti seorang hamba menyertakan permohonan keberkahan dan limpahan rahmat Allah dalam pekerjaannya. Kedua, membaca hamdalah (alhamdulillah) ketika selesai mengerjakan sesuatu. Hamdalah adalah kalimat pujian seorang hamba atas kemudahan dan kemurahan Allah yang menyertai pekerjaannya.

Ketiga, membaca istighfar (astaghfirullah) jika terucap kata yang tidak patut. Perkataan kotor, nista, dan mengandung unsur nifak merupakan hal yang tercela, karenanya Islam sangat mengecam perilaku ini. Demikian juga tindakan-tindakan yang menyalahi norma agama. Maka sepatutnya bagi pelakunya untuk memohon ampunan Allah SWT.

Keempat, mengucapkan “insya Allah” ketika ingin berbuat sesuatu. Rasulullah Muhammad SAW pernah diingatkan oleh Allah agar mengucapkan kalimat tersebut jika menjanjikan sesuatu. Ini terkait dengan janji Beliau untuk menjawab pertanyaan yang diajukan kaum Quraisy.

Kelima, mengucapkan “la haula wala quwwata illa billahil 'aliyil adzim” jika ada sesuatu yang tidak sesuai dengan harapannya. Kalimat ini sekaligus menegaskan kemahakuasaan Allah dan menunjukkan kelemahan hamba di hadapan-Nya. Keenam, mengucapkan “inna lillahi wa inna ilaihi roji'un” jika sedang tertimpa musibah. Kalimat yang dikenal dengan sebutan istirja' ini menunjukkan sikap tawakal sang hamba. Dan tawakal merupakan salah satu sifat yang diperintahkan dalam Islam.

Ketujuh, membaca “La Ilaha Illallahu, Muhammadur Rosulullah” sepanjang hari, petang dan malam. Kalimat persaksian ini merupakan akar sekaligus password bagi setiap kaum Muslimin. Dengan kalimat ini seorang hamba bisa langsung mengikatkan ruhaninya dengan Sang Pencipta segala sesuatu. Kalimat yang jika dibaca di akhir hayat seseorang akan menjadi penjamin surga sekaligus pembuka pintu surga di akhirat kelak. Wallahu a'lam bishawab.

Sumber : republika

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPC Ima Madina Unimed Galang Dana Untuk Palestina

    DPC Ima Madina Unimed Galang Dana Untuk Palestina

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para kader DPC Ima Madina Unimed berhasil mengumpul dana sebanyak Rp.4.411.000 dalam kegiatan penggalangan dana untuk Palestina di pasar Panyabungan, Mandailing Natal, Minggu (13/07/2014) lalu. Koordinator Kegiatan, Maradil Hasbuan menyatakan penggalangan dana itu dilakukan dengan menampung partisipasi masyarakat, pedagang pasar dan pengendara yang melintas di kawasan pasar baru dan pasar lama […]

  • DPP Ima Madina Minta Keberadaan PT SMGP Ditinjau Ulang

    DPP Ima Madina Minta Keberadaan PT SMGP Ditinjau Ulang

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    |Panyabungan, Rencana pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik Panas Bumi di kaki Gunung Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) oleh PT Sorik Merapi Geothermal Power (PT SMGP) perlu ditinjau ulang kembali. Karena dampak lingkungan yang akan ditimbulkan PT SMGP dianggap sangat berbahaya bagi masyarakat. Hal itu disampaikan Ketua DPP Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (Ima Madina) Ahmad Irwandi […]

  • Siapakah Orang Kaya Itu?

    Siapakah Orang Kaya Itu?

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Kekayaan merupakan tema yang menarik diperbincangkan. Sedikit sekali penghuni dunia ini yang tidak ingin kaya dalam hidupnya. Hidup kaya bisa dikatakan impian setiap orang. Kesuksesan orang baru diakui kalau dia sudah menjadi orang kaya. Keberhasilan pendidikan juga sering dilihat dari sejauh mana hasil pendidikan itu dapat mengantarkan peserta didiknya menjadi orang kaya. Lawan dari kaya […]

  • Skema Penghitungan Jam Mengajar Diubah

    Skema Penghitungan Jam Mengajar Diubah

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Ringankan Beban Tatap Muka di dalam Kelas JAKARTA – Perhitungan jam mengajar saat ini memicu polemik. Banyak guru bersertifikat gagal mendapatkan tunjangan profesi pendidik (TPP). Pemicunya mereka gagal mengejar beban mengajar 24 jam tatap muka per pekan. Sistem perhitungan beban mengajar itu segera diubah. Rencana pengubahan sistem penghitungan beban jam mengajar ini tertuang dalam revisi […]

  • Jika Masyarakat Adat Diakui, Akan Tercipta Pembangunan Berdasar Kearifan Lokal

    Jika Masyarakat Adat Diakui, Akan Tercipta Pembangunan Berdasar Kearifan Lokal

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Pengakuan terhadap masyarakat adat memiliki dampak positif bagi kelangsungan pembangunan di Mandailing Natal (Madina) yang harmonis serta terjaganya alam dari penjarahan perusahaan kapitalis yang rakus. Dampak positifnya juga mudahnya pemerintah daerah menyeselasikan sengketa antara masyarakat dengan investor yang bergerak di sektor pertambangan dan perkebunan. Sampai saat ini Madina belum memiliki […]

  • Informasi HIV/AIDS Tak Perlu Masuk Kurikulum

    Informasi HIV/AIDS Tak Perlu Masuk Kurikulum

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN-Tingginya angka penderita HIV/AIDS saat ini menimbulkan kekhawatiran bagi seluruh pihak, termasuk Kemendiknas. Hal ini disikapi Kemendiknas dengan memberikan informasi yang benar tentang HIV/AIDS melalui kampanye di sekolah. Penyampaian informasi tentang HIV/AIDS ini sangat penting, sehingga Kemendiknas saat ini sedang mengkaji kurikulum untuk disinergikan dalam mata pelajaran di sekolah. Namun, Kepala Disdik Medan Hasan Basri […]

expand_less