Senin, 16 Mar 2026
light_mode

Tympanum Multimedia Rilis Aplikasi Ujian Nasional Berbasis CBT

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 24 Nov 2015
  • print Cetak
Askolani Nasution

Askolani Nasution

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ujian Nasional 2016 tidak lagi menggunakan kertas manual, tetapi menggunakan CBT (Computer Based Training). Dengan sistem ini, perolehan nilai peserta ujian segera dapat diperoleh begitu selesai menjawab soal.

Model ujian nasional ini memang efektif dan efisien untuk mengukur ketercapaian pembelajaran.Masalahnya, untuk daerah-daerah terbelakang seperti Kabupaten Mandailing Natal, hal ini akan membawa konsekuensi yang serius. Bayangkan saja, selain sekolah penyelenggara Ujian Nasional memiliki keterbatasan sarana jaringan komputer, juga diperburuk dengan ketidaksiapan peserta UN untuk model berbasis komputer seperti CBT.

Sekolah penyelenggara sudah tentu harus menyiapkan puluhan laptop atau unit komputer, jaringan internet, dukungan arus, dan teknisi. Belum lagi kendala bandwich agar akses internet lebih lancar. Padahal, setiap soal dan mata ujian dibatasi dengan waktu. Selain itu, kendala terbesarnya adalah pengalaman peserta ujian untuk mode CBT seperti ini. Sederhana saja, dari seluruh peserta ujian misalnya, berapa persen yang sungguh-sungguh mampu menggunakan komputer? Sekalipun selama ini peserta didik telah belajar TIK, tapi tidak semua sekolah memiliki ruang praktek komputer yang memadai.

Karena itu, banyak anak yang setelah selesai satu jenjang pendidikan tertentu, malah tidak memadai kecakapannya untuk terampil menggunakan perangkat IT.

Atas berbagai keprihatinan itu, Tympanum Novem Multimedia segera membuat model simulasi Ujian Nasional berbasis CBT tersebut. Aplikasi ini membuat beberapa konten, yakni halaman login, lembar petunjuk, lembar soal, kunci jawaban, dan kartu soal. Kartu soal menjadi hal yang penting karena pengguna bisa melihat langsung perolehan skornya, batas passing grade, dan persentase ketercapaian. Dengan begitu, setiap kali menggunakannya, peserta bisa mengukur kemajuan pembelajarannya.

Selain kunci jawaban, setiap soal juga bisa dirujuk dengan penjelasan jawaban. Dibuat dengan fleksibel meniru model yang disiapkan Kemendiknas. Dengan begitu, pengalaman belajar anak menggunakan softeware ini akan membuatnya tidak merasa asing lagi dengan model UN CBT 2016 yang disiapkan Kemendiknas.

 Ada beberapa perusahan multimedia memang yang membuat aplikasi sejenis. Sayangnya, selain tidak semua gratisan, desainnya berbeda dengan tampilan keluaran Kemendiknas. Dengan begitu, dikhawatirkan peserta didik tidak akan userfull saat berhadapan dengan Ujian Nasional nantinya.

Atas dasar itu, Tympanum Novem Multimedia, membuat desain aplikasi yang lebih userfull. Aplikasi ini membuat mata ujian untuk setiap jurusan yang berbeda, juga untuk jenjang sekolah yang berbeda. Dikembangkan dengan memadukan berbagai aplikasi, baik Delphi, AMS, Flas, dan lain-lain, juga disesuaikan dengan prediksi soal-soal yang akan muncul dalam Ujian Nasional tahun ini. “Tidak perlu khawatir, di Tympanum itu bekas guru semua,” kata Askolani, CEO Tympanum Novem Multimedia menjawab wartawan.

Apalagi rekayasa perangkat lunaknya dikembangkan oleh Ahmad Syukri Lubis, peraih medali emas berkali-kali dalam lomba multimedia Kemendiknas. Kita berharap, Dinas Pendidikan Kab. Mandailing Natal tidak tinggal diam menyikapi tantangan Ujian Nasional CBT ini. Usaha yang dilakukan Tympanum Novem Multimedia sepatutnya bisa dimanfaatkan secara baik oleh pemerintah daerah. Tympanum Novem Multimedia, lembaga yang selama beberapa tahun terakhir banyak menggarap film berbasis daerah, ternyata tidak hanya berkutat di bidang seni budaya daerah.

Selain menulis buku-buku muatan lokal, lembaga ini juga mengembangkan berbagai software berbasis IT. “Itu semua usaha kita untuk memajukan daerah ini,” kata Holik Nasution. Apalagi akhir bulan ini, film produksi Tympanum dan Dinas Pasiwisata, “Senandung Willem” juga diputar untuk publik di Taman Budaya Medan.

Peliput : Holik Nasution

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMSI Madina Rayakan Maulid Nabi Dengan Cara Bagikan 1 Ton Beras dan Al’quran

    SMSI Madina Rayakan Maulid Nabi Dengan Cara Bagikan 1 Ton Beras dan Al’quran

    • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online )- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyalurkan 1 ton beras untuk kaum dhuafa dan masyarakat miskin di sekitaran Panyabungan. Kegiatan ini terlaksana berkat bantuan dari dermawan dan rekan-rekan wartawan SMSI Madina. Pelaksanaan penyaluran beras ini, dilaksanakan usai Sholat Jum’at, (29/9/2023). Ketua SMSI Madina, Jeffry Barata Lubis menjelaskan, kegiatan […]

  • Ali Muhammad Mori, Islam Dorong Kebangkitan Jepang

    Ali Muhammad Mori, Islam Dorong Kebangkitan Jepang

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Ali Muhammad Mori, seorang pekerja sosial dan pendeta dari Jepang. Ia mengaku sangat terkesan dengan cara saleh beberapa Muslim di Manchuria, tempat tinggalnya dulu. Kisah ini bermula dari 18 tahun yang lalu ketika Ia berada di Manchuria dimana Jepang masih menguasai daerah tersebut. Waktu itu di padang pasir dekat Pieching adalah kali pertamanya Ia bergabung […]

  • Gyta Adinda, Gadis Belia si Penemu Obat Diabetes

    Gyta Adinda, Gadis Belia si Penemu Obat Diabetes

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    Membawa Berkah Bagi Orangtua dan Keluarganya Masih ingatkan dengan Gyta Adinda Nasution, gadis belia warga Jalan Pendidikan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina yang berhasil menemukan ramuan obat diabetes ? Ternyata, sejak lahir 17 tahun lalu, gadis berkerudung dan berkacamata ini sudah membawa berkah bagi orangtua dan keluarganya. Bisman Nasution menceritakan, putrinya yang saat ini sekolah di […]

  • Oknum Polisi Itu Anggap Suara Imam Tarawih Ribut

    Oknum Polisi Itu Anggap Suara Imam Tarawih Ribut

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    SIDIMPUAN, – Astaga! Bripka Sawal Harahap (33), oknum polisi yang memukuli imam salat tarawih M Nabis Batubara (65), diduga melakukan aksinya karena menganggap suara sang imam terlalu ribut dan ia tidak suka. Hal ini disampaikan Sawal yang tercatat sebagai warga Kampung Darek, Gang Dame Kelurahan Wek VI, Kecamatan Psp Selatan, saat ditanya warga mengapa menganiaya […]

  • Buras Na Peto  (1)  : Mandemo Dot Marambeng

    Buras Na Peto (1) : Mandemo Dot Marambeng

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Girang doma ilala si Jarokek mardalan tu lopo si Jatondi i. Taru piulna pe logu India ma, logu ni Daramendra. Pincur doma bibir nia namarpiul i laos masuk tu lopo i. “Baen susu tes i,” ningia tu parlopo i laos juguk lanom di bangku nailambung pintu lopo i. “Bo, songon na sak-sak uida muko muyu, […]

  • Mahasiswa Harus Kritisi Sektor Ekonomi

    Mahasiswa Harus Kritisi Sektor Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change) harus kritis pada berbagai sektor, termasuk sektor ekonomi dan wirausaha. Hal itu disampaikan Ketua BPC HIPMI Mandailing Natal (Madina) Mhd. Zainal Arifin dalam seminar “Trik Jitu Menjadi Pengusaha Muda” yang diselenggarakan mahasiswa program studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) […]

expand_less