Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Uang Palsu di Medan Capai Rp 102,29 Juta

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 3 Jan 2012
  • print Cetak

Medan. Data Kantor Bank Indonesia (BI) Medan mencatatkan, hingga Desember 2011, temuan uang palsu mencapai Rp 106,29 juta. Jumlah temuan ini merupakan rekapitulasi sepanjang tahun 2011 dengan total sebanyak 1.881 lembar. Jumlah nominal yang cukup besar ini tetap didominasi oleh pecahan Rp 50.000 sebanyak 1.271 lembar senilai Rp 63,5 juta.
Sementara untuk pecahan Rp 100.000 tercatat sebanyak 366 lembar senilai Rp 36 juta. Pecahan Rp 20.000 ditemukan sebanyak 136 lembar senilai Rp 2,7 juta. Sedangkan pecahan Rp 10.000 tercatat 75 lembar senilai total Rp 750.000, pecahan Rp 5.000 sebanyak 32 lembar senilai Rp 160.000 dan pecahan Rp 2.000 sebanyak 1 lembar senilai Rp 2.000.

“Jumlah temuan ini memang terbilang cukup besar. Kondisi ini juga yang mendasari BI meluncurkan uang kertas rupiah pecahan Rp 20.000, Rp 50.000 dan Rp 100.000 dengan desain yang baru. Peluncuran dimaksudkan untuk meningkatkan perlindungan dari upaya-upaya pemalsuan serta mengoptimalkan fungsi elemen desain agar lebih memudahkan masyarakat untuk mengenali keaslian uang rupiah,” ujar Kabid Sistem Pembayaran BI Kantor Regional Sumut dan Aceh, Kahfi Zulkarnaen, kepada MedanBisnis, Senin (2/1).

Sementara secara nasional, jumlah temuan uang palsu pada tahun 2011 (periode bulan Januari-Oktober 2011) tercatat sebanyak 9 bilyet per 1 juta lembar uang rupiah yang beredar. Jumlah ini mengalami penurunan dari tahun 2010 yang rata-rata sebanyak 20 bilyet per 1 juta lembar uang rupiah yang beredar.

Jumlah uang yang paling banyak dipalsukan pada tahun 2011 adalah uang kertas pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000 dengan wilayah temuan uang palsu terbesar yakni Jawa Timur, Jabodetabek dan Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Lampung.

Upaya penanggulangan uang palsu telah dilakukan melalui peningkatan sosialisasi ciri-ciri keaslian uang rupiah dan cara memperlakukan uang rupiah dengan baik dengan kegiatan sosialisasi langsung kepada masyarakat di daerah tertentu antara lain pasar, perbankan, terminal dan stasiun, pusat keramaian dan lainnya. Selain itu juga dilakukan training of trainers (TOT) dengan instansi terkait seperti Pertamina, Perum Pegadaian, Trans-Jakarta, serta melalui pentas budaya seperti pewayangan (wayang kulit, wayang golek, dan cengblong).

BI juga terus melakukan kerjasama yang lebih intensif baik dengan Polri, Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Koordinasi Pemberantasan Uang Palsu (Botasupal) serta aparat penegak hukum lainnya. “Masyarakat juga diminta untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam bertransaksi dengan uang untuk menghindari peredaran uang palsu. Karena itu, haruslah cermat dan teliti sehingga tidak mengalami kerugian,” kata Kahfi.(n elvidaris simamora.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Sibolga Tolak Gabung ke Protap

    DPRD Sibolga Tolak Gabung ke Protap

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIBOLGA- Pengesahan Provinsi Tapanuli (Protap) oleh DPRD Sumatera Utara (Sumut) ditolak anggota DPRD Kota Sibolga sebagai aspirasi masyarakat Kota Sibolga yang menolak rencana pembentukan Protap. Berkas penolakan Protap diserahkan anggota DPRD Sibolga kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho di kantor Gubernuran belum lama ini. Hal itu dikatakan Jamil Zeb Tumori […]

  • Sejak H-4 Lebaran, Kenderaan Tinggalkan Medan Capai 11.000 Unit

    Sejak H-4 Lebaran, Kenderaan Tinggalkan Medan Capai 11.000 Unit

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Hingga H-4 lebaran, jumlah kenderaan yang meninggalkan Medan via Tebing Tinggi mencapai kisaran 11.000 unit. Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNTRD) melalui anak usaha Jasa Marga PT Jasamarga Kualanamu Tol (JMKT) mencatat peningkatan volume lalu lintas yang cukup signifikan pada exit Gerbang Tol (GT) Tebing Tinggi. Tercatat lebih dari 11.000 kendaraan […]

  • Rida Orangtua di Mata Atika

    Rida Orangtua di Mata Atika

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rida orangtua seiring dengan ridha Allah SWT. Sebab, rida Allah SWT terletak pada rida kedua orangtua, karena Allah SWT memerintahkan untuk menaati orangtua. Di mata Atika Azmi Utammi Nasution, kedudukan orangtua begitu mulia. Pemahaman spritualitas itu pula yang mendorong Atika selalu meminta rida kedua orangtuanya dalam menapaki karier politiknya. Atika sungguh […]

  • Pengaduan Sekretaris DPRD Madina Tidak Berdasar

    Pengaduan Sekretaris DPRD Madina Tidak Berdasar

    • calendar_month Rabu, 26 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kemelut di DPRD Madina pun akhirnya masuk ke wilayah hukum. Aksi menyegel 2 ruangan pimpinan DPRD dan ruangan Sekretaris DPRD yang dilakukan sejumlah anggota dewan justru diadukan ke polisi. Sekretaris DPRD Madina Zulkarnaen Siregar resmi mengadukan anggota DPRD Madina, Sofyan Edisyahputra dan anggota DPRD lainya ke Polres Madina pada 22 September […]

  • Askolani Buka Suara Soal Pekan Budaya Madina

    Askolani Buka Suara Soal Pekan Budaya Madina

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Budayawan Mandailing, Askolani Nasution angkat bicara soal kegiatan “Pekan Budaya Mandailing Natal 2019”. Mantan Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Madina itu menyatakan prihatin terhadap kegiatan itu. Dikatakannya, Pekan Kebudayaan bukanlah acara seremonial belaka, juga bukan satu hari. Harusnya, kata Askolani, Pekan Kebudayaan berdurasi beberapa hari, dengan berbagai kegiatan yang […]

  • Isu Kudeta Cuma Akal-akalan Rezim SBY

    Isu Kudeta Cuma Akal-akalan Rezim SBY

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Islam Garis Keras dan Moderat Makin tak Suka SBY JAKARTA- Pemberitaan eksklusif Al Jazeera pada 22 Maret lalu yang mengungkap adanya rencana aksi kudeta oleh Dewan Revolusi Islam (DRI) terhadap pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diduga hanya akal-akalan orang-orang di lingkaran penguasa. Kabar tersebut bagian dari skenario jahat untuk memecah belah kelompok kritis yang […]

expand_less