Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Wabup Madina Jenguk 3 Korban Penembakan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 19 Sep 2011
  • print Cetak

Konflik Antarwarga
Panyabungan. Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution mengimbau masyarakat Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur agar tidak larut dalam suasana insiden penikaman dan penembakan terhadap 3 orang warganya yang diduga dilakukan sejumlah warga Desa Pardomuan, Kecamatan Panyabungan Timur, 8 September 2011.
Ia juga menegaskan bahwa peristiwa itu bukanlah konflik warga antardesa, namun antar oknum warga.

“Mari kita sama-sama perangi pelaku penembakan warga Gunung Baringin tersebut oleh sejumlah oknum warga Desa Pardomuan yang diduga selama ini juga menjadi petani ganja, serta pemilik senjata api rakitan. Kita juga berharap peran aktif dari aparat kepolisian serta TNI juga seyogiayanya turun membantu atas kejadian ini, sehingga rasa aman, nyaman dalam menciptakan ketertiban masyarakat terjadi,” sebutnya.

Demikian dikatakan Dahlan Hasan Nasution ketika menjenguk 3 orang warga Desa Gunung Baringin korban penikaman dan penembakan dalam peristiwa penyerangan sekelompok warga Desa Pardomuan, Kamis (16/9).

Menurut Dahlan, dalam membasmi segala tindak kejahatan, maka aparat pemerintah dan keamanan harus melibatkan peran tokoh agama dan masyarakat. Apalagi, Madian merupakan daerah serambi mekahnya Sumatera Utara, di mana masyarakatnya fanatik terhadap adat dan agamanya.

“Segala hal yang melanggar hukum harus sama-sama kita basmi, termasuk keberadaan ladang ganja di Desa Pardomuan dan Desa Huta Tinggi yang telah mencoreng nama baik daerah ini. Kita terkenal tidak lain hanya karena kesuburan ladang ganjanya,” ujar Dahlan.

Menurut Dahlan, ia akan turun ke lokasi perbukitan Tor Sihite dan sejumlah pemukiman di Kecamatan Panyabungan Timur yang terkenal dengan pemasok ganja keluar daerah tersebut.
“Kita juga akan segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk meningkatkan pos polisi menjadi Polsek di daerah tersebut guna meminimalisir peredaran ganja,” imbuhnya.

Ia meminta kepala desa yang berada di Kecamatan Panyabungan Timur untuk dapat memberikan informasi terkait sejumlah aktivitas warga yang melanggar hukum, baik menjadi petani dan pengedar ganja, pemilik senjata api, serta penjual minuman keras.

Tokoh masyarakat Gunung Baringin, Ahlat Damunthe, meminta peran aktif pemerintah daerah bekerja sama dengan aparat kepolisian dan TNI untuk menangkap pelaku penembakan warga Gunung Barngin. Sebab sampai saat ini warga masih belum berani melakukan aktivitas ke dalam hutan karena para pelaku penembakan belum tertangkap.

“Malam hari kita juga masih melakukan ronda, dan belum bisa tidur nyeyak karena takut didatangi para pelaku penembakan warga pada minggu lalu. Diduga para pelaku masih berada di dalam hutan menghindari kejaran aparat kepolisian,” sebutnya. (henri)
Sumber:MedanBisnis –

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selesaikan Konflik Lahan Pemkab Perlu Fasilitasi Pertemuan Masyarakat dengan PT ALAM

    Selesaikan Konflik Lahan Pemkab Perlu Fasilitasi Pertemuan Masyarakat dengan PT ALAM

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) harus memfasilitasi pertemuan masyarakat Suka Makmur dengan PT ALAM, untuk membicarakan persoalan yang terjadi menyangkut konflik lahan antar kedua belah pihak. “Kita memahami, pasti ada pengorbanan dalam setiap insiden. Namun pro justitia serta kepastian dan kesamaan hak di depan hukum harus tetap dikedepankan. Karena hanya dengan demikian, kita […]

  • 10,5 Hektar Sawah dan Kebun Terendam, Satu Unit Jembatan Ambruk di Tapsel

    10,5 Hektar Sawah dan Kebun Terendam, Satu Unit Jembatan Ambruk di Tapsel

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    P. Sidimpuan, Akibat guyuran hujan selama dua hari dua malam, 10,5 hektar sawah dan kebun siap panen, terendam air di Dusun Goa Asom Desa Janji Matogu Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (3/11). Pantauan Analisa, terendamnya sawah 6 Ha berumur 1 bulan, kebun cabe 1,5 Ha dan jagung 3 Ha siap panen ini, disebabakan […]

  • Pondok Santri  di Mustofawiyah Purba Baru Terbakar

    Pondok Santri di Mustofawiyah Purba Baru Terbakar

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2015
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Diperkirakan sebanyak 6 pondok santri di kawasan komplek pesantren Musthofawiyah, Purba Baru, Mandailing Natal (Madina) terbakar, Rabu, (1/7). Kebakaran berada di banjar Assuja. Pondok-pondok itu umumnya berbahan kayu dan bambu. Sejauh ini tidak ada korban jiwa maupun korba luka. “Hanya pondok santri saja yang terbakar. Kebetulan santri sedang libur […]

  • 35 Imigran Gelap Asal Srilanka Terdampar di Mandailing Natal

    35 Imigran Gelap Asal Srilanka Terdampar di Mandailing Natal

    • calendar_month Senin, 19 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA, (MO)- Akibat mengalami kerusakan kapal di tengah laut, 35 orang imigran gelap asal Srilanka tujuan Australia terdampar di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Para imigran tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan tradisional di Kecamatan Natal. Ketika itu kapal motor mereka tengah terombang-ambing di Laut Selat India. Para nelayan tradisional berusaha menolong dengan menarik kapal […]

  • Bupati Madina Harus Segera Ajukan Wakil Bupati

    Bupati Madina Harus Segera Ajukan Wakil Bupati

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina), Dahlan Hasan Nasution diminta segera mengajukan 2 nama calon wakil bupati kepada DPRD. Keharusan ini terkait ketentuan dan peraturan bahwa masa jabatan masih lebih dari 21 bulan lagi. Selain itu, kesibukan bupati serta jarangnya bupati di Madina menjadi faktor pentingnya kehadiran wakil menjalankan roda pemerintahan. Itu […]

  • Pemkab Madina Masih Lemah Mengatasi Carut Marut Investasi

    Pemkab Madina Masih Lemah Mengatasi Carut Marut Investasi

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Mandailing natal (Madina) masih banyak perusahaan perkebunan yang belum memenuhi kewajibannya untuk membangun kebun plasma bagi masyarakat sekitar. Gambaran ini dinilai akibat lemahnya pemerintah daerah melakukan pembenahan di sektor investasi. Kelemahan pemerintah daerah dalam memberikan keamanan berinvestasi di Madina juga bisa dilihat dari munculnya berbagai bentuk potensi gangguan sosial […]

expand_less