Minggu, 15 Mar 2026
light_mode

Warga dan Polisi Grebek Rumah Terduga Sarang Narkoba di Parbangunan

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Minggu, 20 Agt 2023
  • print Cetak

Warga dan Polisi saat melakukan penggrebekan rumah terduga sarang narkoba di Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Madina Minggu 20/8/2023

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Puluhan warga Desa Parbangunan Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggrebek salah satu rumah di kawasan bekas kantor Pengadilan Agama Panyabungan yang diduga digunakan sebagai tempat transaksi jual beli narkoba jenis sabu sabu.

Penggerbekan bandar narkoba ini diketahui berlangsung sekitar pukul 2 dini hari tadi Minggu (20/8/2023).

Dalam penggrebekan tersebut, warga yang dibantu petugas dari Satnarkoba Polres Madina dan Polsek Panyabungan berhasil mengamankan salah satu pria berinisial AMT (30) warga Kelurahan Pasar Hilir yang diduga sebagai bandar sabu sabu, dan satu orang lagi diketahui berinisial JK (25) sebagai pembeli asal Kelurahan Dalan Lidang.

Di lokasi penggrebakan, warga dan petugas berhasil menemukan barang bukti termasuk satu sepeda motor dan satu unit mobil minibus dengan plat ganda yakni BA 8362 N yang terpasang dibagian depan, dan BK 1148 FS yang ditemukan di dalam kursi tengah yang diserahkan warga ke petugas sebagai barang bukti. Namun barang bukti narkoba tidak di temukan, diduga pelaku sempat membuang barang haram tersebut ke semak semak sekitar rumah. Petugas dari Kepolisian bersama warga pun melakukan pencarian barang bukti Narkoba di kitar rumah.

Untuk menghindari amukan massa yang sudah geram, ke dua pelaku kini dibawa petugas ke kantor Satnarkoba Polres Madina guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Jhon Parla (48) salah satu warga mengatakan, penggerebekan di rumah papan berlantai 2 di area perkebunan warga itu dilakukan masyarakat karena dicuriga sebagai sarang peredaran dan transaksi jual beli narkoba.

“Kita mencurigai rumah ini karena sering dimasuki beberapa orang luar tiap malamnya, bahkan tak sedikit yang datang menggunakan mobil tengah malam, namun setelah kita intai beberapa hari ternyata di rumah ini digunakan sebagai sarang dan tempat jual beli narkoba,” katanya.

Jhon juga menambahkan, rumah yang terletak di belakang bekas kantor Pengadilan Agama Panyabungan itu diketahui baru ditempati pelaku AMT sekitar sebulan yang lalu. (Dedek)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Koruptor dan Kapitalisme Berdisco di Atas Penderitaan Rakyat Batahan (bagian 1)

    Ketika Koruptor dan Kapitalisme Berdisco di Atas Penderitaan Rakyat Batahan (bagian 1)

    • calendar_month Jumat, 15 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Esai : Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online Birokrat yang korup membutuhkan perusahaan jahat. Perusahaan jahat membutuhkan birokrat korup. Keduanya adalah mahluk-mahluk ganas, mahluk-mahluk lapar. Keduanya membutuhkan mangsa. Mangsa itu adalah rakyat, rakyat yang lemah, rakyat yang bodoh, rakyat yang buta undang-undang. …………………………………………………………………………………………………………………………………….. Korporasi atau perusahaan yang berjalan di dalam ruh kapitalisme hanya memiliki satu […]

  • Sejumlah Desa Banjir di Siabu

    Sejumlah Desa Banjir di Siabu

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Sejumlah desa di Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal dilanda banjir pada Selasa (22/10) malam. Dari informasi yang didapat desa-desa yang terkena banjir tersebut adalah Desa Lumban Dolok,Tangga Bosi I,III hingga Tanggabosi IIII, Muara Batang Angkola, Kelurahan Simangambat dan Desa Huraba I dan II, Malintang dan Huta Puli. Hujan yang melanda […]

  • Kurikulum 2013, akan jadi malapetaka

    Kurikulum 2013, akan jadi malapetaka

    • calendar_month Kamis, 3 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Pemerintah harus membatalkan program kurikulum baru yang akan diberlakukan tahun ajaran 2013 mendatang. Pasalnya, perubahan kurikulum tanpa melalui sosialisasi bertentangan dengan UU No.20/2003 tentang Sisdiknas dan Peraturan Pemerintah No. 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. “Karena itu, tidak ada alasan bagi pemerintah memaksakan penerapan kurikulum 2013 yang akan berlaku mulai efektif mulai Juni […]

  • PUSAT STUDI KEBENCANAAN (bagian 1)

    PUSAT STUDI KEBENCANAAN (bagian 1)

    • calendar_month Selasa, 19 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Moechtar Nasution PENDAHULUAN Dalam berbagai kesempatan diskusi dengan Kasubbag Program BPBD Madina, Raja Nasution-bisa disebut kami tidak lupa membicarakan gagasan untuk melakukan kajian tentang urgensi pendirian pusat studi kebencanaan di Panyabungan sebagai jantung urat nadi pemerintahan dan juga sosial kemasyarakatan. Saya selalu menekankan bahwa persoalan ini bukan terletak pada soal kelayakan atau tidak, […]

  • PT SM Tidak Pernah Menuduh Warga Madina Perampok

    PT SM Tidak Pernah Menuduh Warga Madina Perampok

    • calendar_month Selasa, 21 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Goverment and Media Relations Superintendent PT.Sorikmas Mining, Nurul Fazrie menyatakan, Paul Wills selaku pimpinan PT. SM tidak pernah melontarkan tuduhan perampok terhadap warga Madina, secara lisan maupun tulisan. Kepada Mandailing Online (20/2), Nurul mengungkapkan ini terkait adanya tudingan dari beberapa elemen yang menyatakan pimpinan PT.SM menuduh masyarakat Madina perampok. Dia menghimbau sebaiknya […]

  • Alasan Tolak Umumkan Kelulusan CPNS Dinilai Aneh

    Alasan Tolak Umumkan Kelulusan CPNS Dinilai Aneh

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 1Komentar

    JAKARTA – Forum Honorer Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau, menyatakan alasan kedua daerah itu belum mengumumkan kelulusan tes CPNS jalur umum dikarenakan putra daerah yang lulus tidak sesuai keinginan elit Pemda, sangatlah aneh. Alasan lain yakni takut didemo oleh peserta yang tak lulus, juga dinilai tidak logis Ketua Forum CPNS […]

expand_less