Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Warga Giring Dua Truk Pengangkut Kayu ke Polsek Ranah Batahan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 10 Sep 2022
  • print Cetak

Warga mendatangi kantor Polsek Ranah Batahan, Pasaman Barat, Sumbar, menyerahkan dua truk bermuatan kayu gelondongan, Jumat malam (9/9/2022).

PASAMAN BARAT (Mandailing Online) – Dua truk bermuatan kayu gelondongan ditangkap warga dan menggiringnya ke Polsek Ranah Batahan, Jum’at (9/9/2022).

Truk itu digiring puluhan warga ke kantor Polsek Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat pada Jum’at malam.

Kayu-kayu itu diduga ditebangi secara ilegal di kawasan sepanjang Sungai Batang Batahan, Kecamatan Ranah Batahan.

Penangkapan truk ini terjadi dalam aksi sweeping oleh warga di jalan raya titik Jorong Muara Mais Parkandangan, Ranah Batahan.

Pihak polsek menerbitkan dokumen serah-terima truk dan kayu hasil “tangkapan” warga tersebut. Salinannya diterima perwakilan warga.

Hanya saja, sekira pukul 3.00 WIB Sabtu dini hari, dua truk berisi kayu gelondongan dan para supir dibebaskan pihak polisi. Pembebasan itu karena pihak truk mampu menunjukkan dokumen perizinan pengambilan dan angkutan kayu.

Dua truk bermuatan kayu saat diparkir di sekitar Polsek Ranah Batahan, Pasaman Barat, Sumbar sesaat setelah diserahkan warga kepada pihak polisi, Jum’at malam (9/9/2022).

Warga di dua kecamatan menyatakan resah terhadap aksi penebangan kayu-kayu hutan di sepanjang Sungai Batang Batahan, Kecamatan Ranah Batahan dan Kecamatan Koto Balingka.

Aksi penangkapan truk pengangkut kayu itu adalah bagian dari komitmen warga dua kecamatan itu memberantas penambangan emas ilegal (illegal mining) dan penebangan kayu yang diduga ilegal (illegal logging) yang disuarakan pada aksi unjukrasa di halaman kantor bupati Pasaman Barat tanggal 11 Agustus 2022 lalu.

Pada unjuk rasa yang digerakkan Himpunan Pemuda dan Mahasiswa Ranah Batahan Bersatu (Hipemaratu) itu meminta bupati Pasaman Barat dan aparat penegak hukum untuk menindak tegas mafia dugaan ilegal mining dan ilegal logging yang terjadi di hulu Sungai Batang Batahan dan Sungai Batang Taming berdasarkan undang-undang dan peraturan yang berlaku.

Pengunjukrasa memberi tempo 7 hari kepada bupati dan aparat penegak hukum untuk menindak dugaan illegal mining dan illegal logging itu. Jika pemerintah dan aparat dinilai lemah, maka warga akan melakukan tindakan sendiri di lapangan berdasar kearifan lokal masyarakat.

Peliput: T Nasution
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kentang Hutanagodang Sangat Digemari

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULUPUNGKUT (Mandailing Online) – Jika ada produk lokal Mandailing Natal (Madina) yang pasarnya tidak bisa dipengaruhi produk dari luar daerah, pastinya kentang Hutanagodang produknya. Meskipun harga kentang di seluruh pelosok negeri ini merosot, namun harga kentang kebanggaan orang Mandailing ini tetap stabil di atas Rp.10.000 per kilo gram. Kentang Hutanagodang masih menjadi primadona bagi masyarakat […]

  • Mulai 2015, Seluruh PNS Harus Dilatih Lagi

    Mulai 2015, Seluruh PNS Harus Dilatih Lagi

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – -Banyaknya PNS yang kompetensinya rendah mendorong Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mewajibkan seluruh pejabat pembina kepegawaian (PPK) menggelar diklat untuk aparaturnya. Harapannya, dengan mendapatkan diklat kemampuan PNS akan bertambah. “Seiring dengan akan dilaksanakannya moratorium, daerah harus memberdayaan PNS yang ada. Itu sebabnya, mulai tahun depan seluruh PPK wajib mendiklatkan PNS-nya,” […]

  • Poin Capaian Madina di 2021

    Poin Capaian Madina di 2021

    • calendar_month Sabtu, 1 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setidaknya terdapat 7 poin capaian Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di tahun 2021. Capaian-capaian itu berada di berbagai bidang, antara lain bidang kesehatan, narkoba, persampahan, dan terutama pembaharuan tata birokrasi yang dilakukan Ja’far Sukhairi Nasution (bupati) dan Atika Azmi Utami Utami Nasution (wakil bupati). 1) Di sektor inovasi pemerintahan daerah […]

  • DPRD Madina Minta Polisi Usut Kasus Penembakan Warga

    DPRD Madina Minta Polisi Usut Kasus Penembakan Warga

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro mengusut tuntas kasus penembakan warga oleh aparat kepolisian saat berunjukrasa mendesak penutupan perusahaan tambang PT Sorikmas Mining, Ahad (29/05/2011) kemarin. “Kita dari DPRD Madina meminta Kapolda Sumut mengusut tuntas aparat pelaku penembakan warga saat melakukan unjuk […]

  • 468 Knalpot blong Digilas situmalas

    468 Knalpot blong Digilas situmalas

    • calendar_month Sabtu, 18 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN- Sebanyak 468 knalpot blong bernilai Rp163 juta digilas alat berat perata jalan atau yang biasa disebut situmalas, di Alaman Bolak Padang Nadimpu, Kota Padangsidimpuan, Jumat (17/2). Penghancuran knalpot blong tersebut langsung dipimpin Kapolres Psp AKBP Andi Syahriful Taufik bersama Wali Kota Drs H Zulkarnain Nasution, dan disaksikan unsur muspida plus, praktisi hukum, tokoh masyarakat, […]

  • Pasca Banjir di Siulangaling, 1 Gedung SD Tak Lagi Layak Pakai

    Pasca Banjir di Siulangaling, 1 Gedung SD Tak Lagi Layak Pakai

    • calendar_month Jumat, 31 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pasca banjir, gedung SD Negeri Desa Hutaimbaru, Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina rusak berat. Kondisinya tak lagi layak pakai. Selain itu, buku-buku dan raport sudah hanyut tak tersisa. Padahal raport seharusnya diserahkan pada Sabtu tanggal 18 Desember 2021. Nahas, dini hari Sabtu itu pula banjir melanda desa itu. Sementara […]

expand_less