Rabu, 11 Mar 2026
light_mode

Warga Tabagsel Bisa Daftar Memperoleh Bantuan Kaki dan Tangan Palsu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
  • print Cetak

Sahren Hasibuan saat penyerahan bantuan tahap lima di Medan

PANYABUNGAN (Mandailing Online) –
Penduduk Tapanuli Bagian Selatan yang kehilangan tangan dan kaki, tahun ini kembali memiliki peluang memperoleh kaki palsu dan tangan palsu secara gratis.

Tim penggiat sosial di Mandailing Natal (Madina), Sumut membantu penduduk bekerjasama dengan satu yayasan di Jakarta sebagai donatur yang menyediakan kaki palsu dan tangan palsu.

Tim ini sudah melakukan perbantuan sebanyak lima kali sejak tahun 2021.

Tahun 2025 ini adalah gelombang bantuan kali keenam.

Tim penggiat sosial di Madina, Sahren Hasibuan didampingi Maradotang Pulungan dan Seri Aidah Lubis kepada Mandailing Online di Panyabungan, Kamis (30/2/2025) menyatakan syarat yang diperlukan bagi calon penerima bantuan adalah fotocopy KTP, fotocopy Kartu Keluarga dan surat keterangan tidak mampu dari kepala desa atau lurah.

Kemudian, foto calon penerima secara utuh yakni terlihat seluruh tubuh dari kaki hingga kepala. Serta nomor WhatsAap calon penerima.

Untuk mendaftar cukup menghubungi nomor WhatsAap 085359274447 atas nama Sahrem Hasibuan.

Sahren mengungkap untuk tahun ini atau gelombang keenam pihaknya sudah menerima tujuh orang pendaftar calon penerima bantuan asal Madina.

Maradotang Pulungan (kiri) mendampingi penerima saat memasangkan kaki palsu di Medan

“Untuk wilayah Padangsidimpuan, Palas, Paluta dan Tapsel (Tabagsel) bisa juga mendaftar, bahkan kawasan Sibolga dan Tapteng juga kita terima. Hanya saja sejauh ini kita masih mencari tim di wilayah-wilayah itu sebagai tim kerja yang bisa mengurus di sana,” ujar Sahren.

Jadwal untuk gelombang enam tahun ini adalah pengukuran di Medan pada bulan Pebruari 2025.

Sahren mengungkap bahwa tahap serahterima bantuan dimulai dari kegiatan pengukuran. Ukuran diperlukan agar kaki palsu atau tangan palsu yang akan disalurkan sesuai dengan tubuh calon penerima.

Biaya transfortasi dan makan sejauh ini belum pasti. Tim penggiat masih mencari donatur. Tetapi jika tim penggiat tak berhasil mengumpul dana maka biaya transfortasi dan makan ditanggung calon penerima.

Penginapan tak dibutuhkan karena tim penggiat berupaya kegiatan pengukuran selesai satu hari sehingga calon penerima bisa pulang hari itu juga.

Sahren menyatakan bahwa kegiatan pengukuran bisa berlangsung di Madina, tetapi harus ada setidaknya 100 orang calon penerima di kawasan ini agar tim pengukur bisa didatangkan ke Madina. (dahlan batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1.949 Guru Di Madina Akan Ikuti Uji Kompentesi

    1.949 Guru Di Madina Akan Ikuti Uji Kompentesi

    • calendar_month Kamis, 26 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan MO– Sebanyak 1.949 guru dari berbagai jenjang yang sudah lulus sertifikasi akan melaksanakan Uji Kompetensi Guru (UKG) dalam aktu dekat. Kasi Subsidi Bantuan Dikmenujur Dinas Pendidikan Madina, Dollar Aprianto Rabu (25/7) menyatakan uji kompetensi guru tersebut akan dipola dalam 16 gelombang, bertempat di lima lokasi, yaitu di SMA Negri I Panyabungan, SMA Negri 2 […]

  • Kapolres: Tidak Ada Penculikan Anak

    Kapolres: Tidak Ada Penculikan Anak

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TEBING TINGGI – Menangapi maraknya isu penculikan anak untuk diambil organ tubuhnya di Kota Tebing Tinggi membuat Kapolres Tebing Tinggi, AKBP Robert Haryanto Watratan gerah juga. Ia lantas memanggil semua Kapolsek yang ada di wilayah hukum Polres Tebing Tinggi guna mengetahui laporan yang sedang terjadi di wilayah Polsek Masing-masing, Rabu (8/12) kemarin. Setelah mendengarkan laporan […]

  • Longsor makan korban di Tapteng 500 meter

    Longsor makan korban di Tapteng 500 meter

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Longor yang terjadi di Desa Sibiobio, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera utara mencapai lebih kurang 500 meter dan berada di delapan titik. “Kedalaman longsor mencapai 5 sampai 20 meter dan lebar 3 tiga meter,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapteng, Bonaparte Manurung saat dihubungi dari Medan, Minggu. Longsor […]

  • Harga Pangan Meroket di Awal Ramadhan, Dimana Peran Negara?

    Harga Pangan Meroket di Awal Ramadhan, Dimana Peran Negara?

    • calendar_month Kamis, 22 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nuraty, S.Pd Anggota Komunitas Madina Menulis Meroketnya harga pangan bukan sesuatu yang tabu di tengah-tengah masyarakat. Karena kejadian ini setiap tahunnya berulang terjadi menjelang dan di tengah bulan Ramadhan. Hal ini terjadi dikarenakan permintaan terhadap barang tersebut cukup tinggi di pasar, jadi seolah-olah hal yang dimaklumi apabila terjadi kenaikan harga. Deputi Kajian dan Advokasi […]

  • Kadis PUPR Madina Pantau Progres Pengaspalan Jalan di Rantobaek

    Kadis PUPR Madina Pantau Progres Pengaspalan Jalan di Rantobaek

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    RANTO BAEK- Mandailing Online : Pengerjaan Ruas Jalan Padang Silojongan – Ranto Panjang Kecamatan Ranto Baek Kabupaten Mandailing Natal (Madina) telah memasuki tahap pengaspalan. Untuk memastikan mutu pengaspalan jalan sesuai. “Harus kami pastikan mutu pengaspalan jalan ini seauai dengan kualutas dan perencanaan sehingga saya dan tim turun langsung ke lokasi, ” Kata Elpiyanti Harahap Kepala […]

  • Pemeriksaan KPK Dugaan Korupsi Syamsul Arifin Berlanjut

    Pemeriksaan KPK Dugaan Korupsi Syamsul Arifin Berlanjut

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan pemeriksaan terhadap dugaan korupsi mantan bupati Langkat Syamsul Afirin terkait penyalahgunaan APBD Langkat periode 2000-2007. Syamsul yang mengenakan kemeja lengan pendek dan sandal masuk ke dalam gedung KPK dengan tidak menghiraukan pertanyaan wartawan. Selain tersangka Syamsul Arifik, KPK hanya menjadwalkan pemeriksaan terhadap pegawai Bank Sumatera Utara (Sumut) sebagai […]

expand_less