Home / Seputar Madina / Yuk, Nikmati Durian Campur Lemang di Warung Mardiana

Yuk, Nikmati Durian Campur Lemang di Warung Mardiana


MADINA- Sejak 2 pekan terakhir, masyarakat Mandailing Natal (Madina) yang mempunyai kebun durian selalu ramai pengunjung. Salah satunya, Mardiana (27) warga Desa Simaninggir Kecamatan Siabu. Selain menjual durian, Mardiana juga menawarkan pulut dan lemang sebagai pelengkap makan durian.

“Lemang ini sengaja saya masak setiap hari. Ini berdasarkan permintaan pengunjung yang datang memakan durian,” ujar Mardiana, Minggu (14/11).

Mardiah yang membuka warung tepat di kebun miliknya juga menyediakan 3 pondok untuk pengunjung sebagai tempat untuk makan durian. Dan ia menjual durian dengan harga bervariatif, tergantung besar dan kecil. Namun, harga durian masih terjangkau kocek. Sebab, harga durian per buah hanya Rp2 ribu, paling mahal Rp10 ribu. Untuk harga lemang Rp10 ribu per batang, sedangkan pulut Rp8 ribu per kilogram.

Warga Panyabungan, Sarmin (30), dan beberapa rekannya yang sengaja datang ke Desa Simaninggir untuk menikmati durian. “Tapi, kalau hanya makan durian kurang sempurna. Bila durian dicampur dengan lemang maka rasanya lezat,” ungkapnya.

Amatan METRO di lokasi perkebunan di Desa Simaninggir, jumlah warga yang berjaga berbeda dari jumlah biasanya. Pada hari-hari biasa di uar musim durian warga hanya berangkat ke kebun ini untuk menderes atau bertani karet. Namun, memasuki musim durian ini, warga yang memiliki pohon durian seluruhnya berjaga hingga tak pulang, artinya selama musim durian dia tak pulang ke desa.

Seperti disampaikan Ali wardana (42), warga Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu, sejak 2 pekan terakhir dirinya tak pernah pulang ke desa dan selama itu juga dia tinggal di kebun untuk menjaga durian yang memiliki waktu tempuh dari tempat tinggalnya hanya sekitar 1 jam saja. Sedangkan untuk belanjanya diantarkan oleh anak-anaknya.

“Ini tradisi, setiap musim durian warga selalu begadang di kebun masing-masing, bahkan yang tak memiliki kebun pun ikut bedagang mengingat keramaian di kebun pada saat musim durian seperti saat ini,” tuturnya. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

Comments

Komentar Anda

%d blogger menyukai ini: