Home / Seputar Madina / Dua Perusahaan Akan Investasi di Sektor PLTA dan Industri Kelapa Madina

Dua Perusahaan Akan Investasi di Sektor PLTA dan Industri Kelapa Madina

Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution (duduk kiri) dan Dubes RI untuk Norwegia, Todung Mulya Lubis (duduk kanan) bersama dua investor dari PT. Tamaris Hydro dan PT. Moya usai melakukan pembicaraan investasi di Madina.

 

JAKARTA (Mandailing Online) – Dua investor akan menanamkan modal di Mandailing Natal. Yakni sektor energi dan industri kelapa.

Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dan Kadin Madina bersama Duta Besar Indonesia untuk Norwegia, Todung Mulya Lubis telah melakukan rangkaian pembicaraan dengan kedua investor.

Ketua Kadin (Kamar dagang dan Industri) Madina, Sobir Lubis menjawab Mandailing Online via televon seluler, Jum’at (17/5/2019) usai mendampingi bupati melakukan pertemuan lanjutan dengan pihak investor di Jakarta, mengungkapkan sektor energi yang akan dikembangkan itu adalah pembangkit listrik tenaga air berloksi di kawasan Siabu dan Batang Natal.

Perusahaan yang akan berinvestasi di sektor ini adalah PT. Tamaris Hydro.

Mandailing Natal memiliki sumber-sumber daerah aliran sungai (DAS) yang memiliki potensi bagi pembangkit listrik. Sehingga diminati investor. PLTA merupakan sumber energi listrik  yang ramah lingkungan.

Sedangkan investasi di industri kelapa berkaitan dengan bahan baku kosmetik, mengingat produk kelapa sangat melimpah di Madina sehingga memberikan peluang dalam hitung-hitungan investasi. Perusahaan yang akan berinvestasi di sektor ini adalah PT.Moya.

Bupati Madina didampingi Ketua Kadin Madina bersama Duta Besar Indonesia untuk Norwegia, Todung Mulya Lubis telah melakukan pembicaraan dengan kedua investor yakni PT. Tamaris Hydro yang langsung dihadiri CEO Mohammad Syahrial dan PT.Moya yang langsung dihadiri Managing Director, Irwan Dinata.

Masing-masing utusan kedua perushaan itu dalam waktu dekat akan melakukan survey ke Madina sebagai rangkaian tahapan yang harus dilakukan.

Sobir menyatakan, lobing-lobing dengan kedua investor itu tak terlepas dari upaya Duta Besar RI untuk Norwegia, Todung Mulya Lubis dalam membantu pemerintah Kabupaten Madina mempercepat laju pertumbuhan ekonomi.

Todung Mulya Lubis sebagai putra daerah Mandailing dalam pertemuan itu juga menyarankan pengembangan sektor perikanan mengingat Madina memiliki pantai terpanjang di Sumut, serta pengembangan industri kreatif batu alam karena Madina juga memiliki jenis batuan yang sangat bernilai.

Soal batu alam ini, Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution menimpali bahwa pihaknya sebenarnya telah memulai pengembangan kerajinan batu alam yang juga sangat terbuka bagi investor untuk turut serta.

 

Peliput : Dahlan Batubara

 

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.