Home / Artikel / Aktivis Pacaran Beralih Menjadi Aktivis Dakwah

Aktivis Pacaran Beralih Menjadi Aktivis Dakwah

Oleh: Ummu Taqiyya
Aktivis Dakwah, Mompreneur

Berbagi kisah nyata.

Aku pernah merasa ujub dikagumi dan didekati banyak lelaki. Sambil bercermin merasa diri ini begitu cantik. Dekat dengan banyak lelaki dan bahkan menjalin hubungan sebelum nikah, menganggap pacaran itu keren, gaul, laris manis. Padahal nyatanya begitu hina. Astaghfirullah

Sampai saat ini aku sangat bersyukur, Allah lembutkan hati ini setelah membaca buku ustad Felix yang berjudul “Udah Putusin Aja”, dijelaskan juga fakta-fakta betapa ruginya pacaran, bukan hanya di dunia namun juga di akhirat.

Setan gak bakalan diam dong, seakan berbisik,

“nanti kamu gak dapat jodoh lho” ,

“eh kasihan lho dia”,

“Ntar kamu nyesal”,

“Dia anak orang hebat lho, ayahnya profesor, keluarga terpandang”

Tapi mengingat kembali bahwa aku manusia yang bakalan mati. Nanti kalau aku masih pacaran, tiba-tiba Allah cabut nyawaku bagaimana?

Aku takut!
Banyak yang aku takutkan, terutama aku takut di azab sama Allah, Sang Penciptaku.

Akhirnya bertekad kuat untuk benar-benar berhijrah, meninggalkan semua kemaksiatan dan bersegera menuju ketaatan.

Bisa diibaratkan “aktivis pacaran hijrah menjadi aktivis dakwah”.

Aku bahkan tak peduli lagi kapan dan siapa jodohku yang datang nanti.

Namun siapa sangka?
Allah selalu memberikan yang terbaik untuk hambaNya. Jodoh yang pas di waktu yang tepat. Aku pun menikah di jalan dakwah.

Aku telah merasakan titik balik kehidupanku. Di saat aku bermaksiat, hidupku sengsara, hatiku hampa gundah gulana.

Namun, setelah aku memutuskan untuk taat pada Allah, justru kebahagiaan dan keberkahan hidup selalu Allah berikan. Alhamdulillah ‘alaa kulli hal.

Buat semua pembaca yang telah membaca tulisan ini, ingatlah bahwa surga telah menanti kita. Kenikmatan yang kekal akan kita dapatkan di sana. Bersabarlah dalam ketaatan, dan jangan ragu untuk meninggalkan kemaksiatan. Sebab waktu kita kian mendekat pada kematian.

Masih punya pacar, TTM-an, HTS-an, abang-adek, atau apapun istilahnya itu tetaplah mendekati zina. Yakinlah akan tiba waktunya jodoh terbaik kan menghampirimu. Katakan padanya bahwa kamu ingin mengakhiri hubungan itu karena kamu ingin menguatkan hubunganmu dengan Allah. Jika dia pun ikut bertaubat, insyaAllah dia akan menjemputmu dengan cara yang Allah ridhoi yaitu menikahimu dan itulah bukti bahwa dia benar-benar mencintaimu karena Allah.

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: