Senin, 16 Feb 2026
light_mode
Tak Berkategori

Alokasi Biaya Gaji Pegawai Tembus Rp 547,1 Triliun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 2 Mei 2013
  • print Cetak

Gaji PNS Disarankan Tidak Naik Tiap Tahun

korpri3513

Anggaram Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2013 tidak pro poor. Terbukti, pemerintah lebih senang menutupi jebolnya APBN dengan cara mengurangi subsidi BBM ketimbang melakukan efisiensi dan mengurangi ongkos yang sangat layak untuk dipotong.

“Anggaran yang paling layak untuk dipotong adalah gaji pegawai negeri sipil (PNS),” kata Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Uchok Sky Khadafi.

Menurut Uchok, gaji pegawai pemerintah jumlahnya terus meningkat dan pada 2011 sebesar Rp 175,7 triliun. Angka tersebut naik lebih dari 20 persen pada 2012 menjadi Rp 212,2 triliun. Sementara tahun ini gaji PNS dianggarkan Rp 241,1 triliun.

Jika dipukul rata, maka masing-masing PNS mendapat Rp 51 juta per tahun atau Rp 4,3 juta per bulan. Namun, angka itu belum termasuk seluruh biaya untuk PNS. Masih ada lagi tambahan Rp 306,1 triliun untuk dana alokasi umum (DAU) yang sebagian besar digunakan pemerintah daerah untuk gaji pegawai dan tunjangan profesi guru. Kalau dijumlah, maka biaya untuk PNS tahun ini Rp 547,1 triliun atau sepertiga dari total belanja negara sebesar Rp 1.683 triliun.

“Pemotongan gaji PNS bisa dilakukan dengan menghilangkan kenaikan gaji PNS setiap tahun, karena tidak seharusnya gaji naik tiap tahun. Remunerasi yang jumlahnya triliunan itu seharusnya baru diberikan setelah reformasi birokrasi berjalan. Ini belum berjalan, tapi remunerisasi sudah diberikan,” kritik Uchok.

Ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM-FEUI) Eugenia Mardanugraha menilai, pemerintah tidak punya keberanian memangkas gaji PNS dan mengalihkan ke subsidi BBM.

“Untuk menaikkan harga BBM saja pemerintah terasa ragu-ragu. Kemarin ingin menaikkan tapi ditolak DPR, lalu ingin menggunakan mekanisme dua harga kemudian diganti lagi menjadi kenaikan dengan satu harga. Ini kan tidak tegas,” sentilnya.

Kendati masyarakat pasti senang jika pemerintah memberikan bantuan langsung tunai (BLT), namun menurut Eugenia, itu tidak mendidik. Harusnya hasil penghematan itu diarahkan untuk pembangunan seperti rumah, jembatan ataupun saluran irigasi.

Wakil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar Azis mengatakan, apabila subsidi BBM sudah memberatkan APBN, pemerintah harus melakukan perubahan alokasi anggaran melalui persetujuan DPR.

Menurut Harry, apabila ingin memangkas anggaran belanja pegawai untuk digunakan subsidi BBM, pemerintah harus memberikan usulan kepada DPR dengan perencanaan alokasi anggaran APBN yang mementingkan rakyat sehingga tidak menimbulkan kesengsaraan. (rmol.co)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Berkategori

    Ini Surat Edaran Mendagri yang larang fotocopy e-KTP

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, (Mandailing Online) – Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi kepada sejumlah pihak terkait mengatakan e-KTP tidak diperkenankan difoto copy, distapler dan perlakuan lainnya yang merusak fisik e-KTP. Berikut surat edaran Mendagri yang mengimbau e-KTP tidak difotocopy: Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: No. 471.13/1826/SJ Sifat: Penting Lampiran: – Hal: Pemanfaatan e-KTP dengan Menggunakan Card Reader. […]

  • Sudah 20 Remaja Korban Teror 2 PNS Madina

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP Achmad Fauzi Dalimunthe, Sik menjawab wartawan, Rabu (29/5/2013) menyatakan bahwa tercatat 20 orang yang mengadu tentang aksi 2 okum PNS tersangka yang meneror para remaja. Keduanya ditangkap aparat Polres pada Selasa malam, (28/5) bersama barang bukti satu senjara api jenis air soft gun revolver wing gun […]

  • Kejatisu Tahan 3 Tersangka Kasus Taman Raja Batu

    Kejatisu Tahan 3 Tersangka Kasus Taman Raja Batu

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Kejatisu resmi menahan 3orang tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Tapian Sirisiri dan Taman Raja Batu, Rabu (24/7/2019). Ketiga tersangka tersebut adalah Plt. Kadis Perkim Madina Rahmadsyah Lubis (49), Pejabat Pembuat Komitment (PPK) Dinas Perkim Madina 2017, Edy Djunaedi (42) dan ketiga adalah Akhyar Rangkuti (40) selaku PPK Perkim Madina tahun […]

  • FMI Madina Minta Kejari Transparan Terkait Dugaan Korupsi Smart Village

    FMI Madina Minta Kejari Transparan Terkait Dugaan Korupsi Smart Village

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ):  Forum Mahasiswa Intelektual Mandailing Natal (FMI Madina) meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Madina untuk serius serta tidak menutup informasi (Transparan) terkait perkembangan kasus dugaan korupsi Smart Village yang saat ini sedang ditangani. Demikian ditegaskan Ketua FMI Madina, Ahmad Husein Lubis kepada wartawan, Rabu (25/06/2025) dalam menanggapi proses hukum penyelidikan dugaan korupsi […]

  • BPN Madina Didemo Mahasiswa

    BPN Madina Didemo Mahasiswa

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar tiga puluh mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Pemuda Indonesia (IKAMPI) melakukan unjukrasa di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Mandailing Natal (Madina), Selasa (27/10). Unjuk rasa mahasiswa ini merupakan kali ke 2 ke BPN Madina. Kali pertama dilakukan pada 21 Oktober lalu. Dalam orasi di halaman kantor Badan Pertanahan Nasional […]

  • Penerimaan CPNS 2013, tak Ada Istilah Putra Daerah

    Penerimaan CPNS 2013, tak Ada Istilah Putra Daerah

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Nur Endang Aburaera mengatakan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kali ini menghilangkan kesan putra daerah. Menurutnya, tak ada lagi prioritas warga lokal untuk diterima jadi CPNS karena semuanya memiliki peluang yang sama. Nur Endang menjelaskan penentuan kelulusan CPNS berdasarkan rangking penilaian yang dilakukan secara […]

expand_less