Home / Seputar Madina / Arsidin Batubara: Jangan Bebani Kades dengan Titipan Keserakahan

Arsidin Batubara: Jangan Bebani Kades dengan Titipan Keserakahan

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Fraksi Golkar DPRD Mandailing Natal (Madina) Arsidin Batubara meminta semua pihak untuk tidak membebani para kepala desa (kades) dengan program titipan keserakahan ekonomi yang tidak jelas.

Hal itu disampaikan Arsidin ketika dimintai pendapatnya terkait adanya paksaan terhadap kepala desa agar menganggarkan dana desa untuk membeli 3 foto bergambar tokoh Mandailing.

“Jangan dibebani dengan hal-hal lain yang membuat mereka (kades-red) tersandera dan tidak bisa bekerja sebagaimana yang diharapkan,” katanya, Minggu (5/6).

Anggota Komisi III ini pun meminta kepala desa untuk abai terhadap segala bentuk program titipan yang tidak sesuai dengan hasil musyawarah desa.

“Ketika muncul persoalan, para kepala desa tidak akan mendapat apa-apa selain beban yang merugikan pribadi dan keluarga,” ujarnya.

Legislator yang mewakili daerah pemilihan IV ini pun mengimbau semua pihak untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada para kepala desa agar bisa menjalankan tugas dengan baik karena mereka merupakan ujian tombak pemerintahan.

“Merekalah sesungguhnya mata dan telinga pemerintah. Mereka yang lebih tahu rakyat lapar atau susah, sehat atau sakit, karenanya biarkan mereka bekerja sesuai dengan apa yang mereka tentukan melalui musyawarah desa,” jelasnya.

Menurut Arsidin, dana desa merupakan harapan terakhir untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat desa melalui government expenditure di tengah lemahnya kapasitas fiskal daerah.

“Anggaran Desa melalui APBDes adalah harapan terakhir peningkatan kesejahteraan masyarakat di tengah lemahnya kapasitas fiskal daerah sebagaimana potret APBD hari ini,” jelasnya.

Belakangan viral adanya oknum yang memaksa kepala desa agar menganggarkan dana desa untuk membeli 3 buah foto bergambar tokoh Mandailing, yakni Willem Iskander, Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, dan foto Syekh Abdul Qodir Al-Mandily.

Peliput: Roy Adam

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: