Home / Seputar Madina / Atika dan Solusi Pertanian Bawang

Atika dan Solusi Pertanian Bawang

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Aspirasi dan keluhan petani bawang kita di Desa Gunung Tua Panyabungan tidak terlalu jauh berbeda dengan petani tanaman muda lainnya”.

Itu diungkap Atika Azmi Utammi Nasution, kandidat calon Wakil Bupati Madina di akun facebooknya usai meninjau petani bawang merah di Desa Gunungtua Julu, Panyabungan, Madina, Selasa (16/6/2020).

Dia melakukan dialog dengan petani Yahya Bototan dan Ketua Kelompok Petani Bawang Merah, Akhiruddin Borotan tentang persoalan persoalan yang dihadapi dan peluang kedepan usaha budidaya bawang merah.

“Problematika yang saya tangkap adalah keterbatasan modal karena mahalnya harga bibit dan bedengan serta literasi dan pembinaan yang hampir tidak ada. Saya bangga teman-teman berinisiatif untuk belajar sendiri (otodidak),” lanjut Atika.

Dialog dengan petani itu menghasilkan solusi solusi yang bisa menjadi bahan bahan rujukan melahirkan kebijakan publik, antara lain :

1. Menyediakan akses permodalan dan menyederhanakan persyaratan untuk medapatkan KUR.

2. Pembinaan, pelatiahan dan control bersifat berkelanjutan harus diterapkan oleh pemerintah, sehingga hasil panen bisa (mendekati) level yang diinginkan.

“Ketiga, pelibatan teknologi berupa cultivator harus sudah dimulai. Kita perlu mengejar pace of change karena meningkatnya kebutuhan sehari-hari, sehinggga masa tanam lebih pendek dan masa panen lebih cepat tergapai. Negara lain sudah mulai menggunakan Artificial Intelligent (AI), sudah saatnya kita setidaknya melibatkan tekhnologi dalam bertani. Seadanya saja dulu, karena kalau terlalu banyak, kita akan menghadapi pengangguran karna tugas digantikan mesin. Cultivator bisa saja nanti menjadi aset desa atau pun aset daerah,” tulis Atika.

“Prinsip saya dari kecil itu seperti The Deutsch way of thinking: identifying a problem, finding a solution then problem solved”, imbuhnya.

Di akhir status Atika mengajak publik menyampaikan gagasan gasasan serta solusi lain bagi dinamika pertanian bawang merah di Madina.

“Bagaimana menurut teman-teman, jika ada solusi lain, kita sharing,” ajaknya.

Peliput : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: