Home / Seputar Madina / Bayi Lahir Berkelainan Anenchepali

Bayi Lahir Berkelainan Anenchepali

 

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu bayi lahir dengan kelainan otak diluar tempurung kepala (Anenchepali).

Bayi yang lahir pada Senin (18/11) itu berjenis kelamin perempuan merupakan anak dari pasangan warga Desa Aek Garingging Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal.

Anak tersebut lahir dengan berat badan 3200 gram dan panjang 50 cm mempunyai kelainan dengan kelainan otak diluar tempurung kepala.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal, dr. Nondang Eflita menyampaikan, saat lahir bayi tersebut difasilitasi oleh petugas kesehatan bidan mandiri secara spontan di Linggabayu.

Anak malang tersebut sudah dirujuk ke RSU Panyabungan dan ditangani oleh dokter spesialis anak dan dokter bedah dan akan direncanakan kembali dirujuk ke salah satu rumah sakit di Padang, Sumatera Barat.

Saat ditanya terkait pekerjaan orangtua si bayi sehari-hari apakah terkait dengan aktifitas tambang, Eflita menyebutkan orang tua si bayi bekerja sebagai pelukis dan tambal ban.

“Namun kalau terkait air minum yang konsumi terkontaminasi dengan air pertambangan saya belum tau pastinya,” ujarnya yang dikutip Antara.

Dari data yang didapat dalam kurun dua tahun belakangan ini sudah ada enam bayi baru lahir yang menurut hasil Diagnosa mengalami cacat bawaan Omphalocele, Anencephali, Cyclopia dan Gastroschicis dan Anencephaly.

Banyak warga Madina menduga cacat bawaan bayi lahir ini akibat penggunaan bahan kimia secara liar pada aktifitas pertambangan yang ada di kawasan itu.

Saat ini banyak kebun, sawah di beberapa wilayah di Madina dijadikan tempat pengambilan emas sehingga telah merusak lingkungan.

Selain itu pada beberapa titik di wilayah itu banyak juga berdiri bebas unit-unit gelondongan alat pemisah biji emas dengan menggunakan bahan kimia merkuri.

Sumber : Antara / Holik Nasution
Editor : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: