Rabu, 18 Feb 2026
light_mode

Bupati Madina Dahlan Hasan Dirangkul Warga di Aek Mata

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 15 Okt 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kunjungan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution ke kawasan Aek Mata ternyata memiliki makna tersendiri.

Sebab, kedatangan bupati itu, menurut pengakuan warga, rupanya merupakan kunjungan pertama dari seorang bupati sejak Mandailing Natal (Madina) berdiri tahun 1998 lalu.

“Bagaimana tidak, baru kali ini bupati Madina datang ke desa ini sejak kabupaten kita ini berdiri,” kata Lian, seorang warga menyatakan kepada Mandailing Online, Kamis (15/10).

Kawasan Aek Mata terdiri dari Desa Aek Mata, Siobon Jae dan Siobon Julu di Kecamatan Panyabungan. Bupati Madina Dahlan Hasan melakukan kunjungan kerja ke kawasan ini, pekan lalu.

Tetapi, menurut Nasution, warga lainnya, bukan saja sejak Madina berdiri, sejak era Tapanuli Selatan pun belum ada bupati yang berkunjung ke Aek Mata.

“Sejak Indonesia merdeka, baru bang Dahlan ini bupati yang datang ke mari,” imbuhnya.

“Makanya, wajar kalau warga merangkul bupati dan meneteskan air mata, menangis terharu karena seorang pemimpin telah datang ke desa kami, melihat kondisi kami di pelosok ini,” kata Nasution.

“Selama ini kami selalu merasa kurang diperhatikan pemerintah, dan sekarang sudah menjadi kenyataan bahwa pemerintah sudah melihat langsung kondisi masyarakat kami,” ujarnya.

Dia menyatakan, permintaan masyarakat kepada bupati Dahlan tak lah banyak, hanya mau memperhatikan warga dan juga mengaspal badan jalan ke daerah itu sudah cukup bagi masyarakat.

Tak ayal, kedatangan bupati itu menimbulkan rasa haru di kalangan warga, sehingga banyak tokoh desa yang lengsung merangkul bupati di acara pertemuan.

“Kita sangat berharap kepada bupati agar jalan ke wilayah Aek Mata dan Siobon secepatnya dibangun (diaspal-red), karena warga Siobon juga adalah warga Mandailing Natal yang sejak zaman dulu kurang diperhatikan oleh pemerintah,”katanya.

Editor  : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aceh Terkorup Kedua, Gubernur: Pejabat Korupsi Seharusnya Malu

    Aceh Terkorup Kedua, Gubernur: Pejabat Korupsi Seharusnya Malu

    • calendar_month Selasa, 27 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BANDA ACEH, (MO) – Aceh yang dinobatkan sebagai provinsi terkorup nomor dua di Indonesia membuat Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah merasa sangat terpukul. Karena itu ia bertekad untuk membersihkan pejabat Aceh dari korupsi agar Aceh bisa lebih baik ke depan. “Pejabat yang korupsi di Aceh seharusnya malu kepada rakyat dan Allah. Apalagi Aceh Serambi Mekkah […]

  • Jenazah Hasanuddin Ditemukan Bersimbah Darah

    Jenazah Hasanuddin Ditemukan Bersimbah Darah

    • calendar_month Sabtu, 18 Nov 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Kelurahan Kota Siantar, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara dikejutkan penemuan jenzah pria bersimbah darah, Sabtu dini hari (18/11/2017). Korban diketahui bernama Hasanuddin (40), warga Kelurahan Kota Siantar. Istri korban, Halimah Lubis (35) yang didampingi putrinya yang masih duduk di bangku SD menangis histeris begitu melihat jenazah korban. Kasat Reskrim […]

  • Prisia Nasution Petik Pelajaran dari Orang Rimba

    Prisia Nasution Petik Pelajaran dari Orang Rimba

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Dua Minggu berada di dalam pedalaman Hutan Bukit Duabelas, Jambi membuat Prisia Nasution memetik banyak pelajaran dari penghuni Hutan tersebut. Dirinya menilai terjadi ironi kehidupan di kota besar yang sangat klise. Menurut Phia, begitu ia disapa, Orang Rimba selalu menjalani hidup dengan bahagia meski dalam kondisi yang kurang memadai. Sedangkan di kota, orang-orang masih saja […]

  • Di Desa Terisolir, Raskin Bukan Beras Miskin

    Di Desa Terisolir, Raskin Bukan Beras Miskin

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailig Online) –  Beras miskin kadang tak lah menjadi beras miskin, terutama bagi penduduk di desa terisolir. Beras miskin untuk Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal sudah masuk pekan lalu. Tetapi penduduk miskin harus mengeluarkan ongkos ojek sebesar 1.000 rupiah per kilo gram. Penduuduk miskin di desa-desa terisolir harus memakai jasa ojek mengangkut […]

  • BPBD Madina Cari Korban Hanyut di Aek Galoga

    BPBD Madina Cari Korban Hanyut di Aek Galoga

    • calendar_month Selasa, 13 Nov 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim BPBD Madina bersama warga hingga kini masih melakukan pencarian Roni Rizky yang hanyut di Sungai Batang Gadis, titik Aek Galoga, Selasa (13/11/2018). Berdasar informasi yang dihimpun di lapangan, remaja warga Aek Galoga, Panyabungan, Mandailing Natal itu hanyut ketika melompat ke sungai mengejar bola. Dia dan rekan-rekannya bermain bola di lapangan […]

  • Tympanum dan Nila Sari Pro Garap Film “Si Bisuk Na Oto”

    Tympanum dan Nila Sari Pro Garap Film “Si Bisuk Na Oto”

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tympanum Novem Multimedia kembali memproduksi film Mandailing. Film yang diproduksi ini berjudul “Si Bisuk Na Oto”. Ini merupakan film ke-9 yang diproduksi Tympanum Novem Multimedia. Kali ini Tympanum tak sendirian, tetapi menggandeng Nila Sari Pro, sebuah production house milik penyanyi Nila Sari. Shooting perdananya dilakukan  Minggu (29/3/2015) lalu di […]

expand_less