Home / Seputar Madina / Bupati: RKLA Harus Bergerak di Bidang Ekonomi Kerakyatan

Bupati: RKLA Harus Bergerak di Bidang Ekonomi Kerakyatan

Bupati Madina H. M. Ja’far Sukhairi Nasution Saat Menghadiri Pelantikan Pengurus DPC RKLA.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution menyampaikan agar Dewan Pimpinan Cabang Rumah Komunikasi Lintas Agama (DPC RKLA) tidak hanya duduk-duduk saja melainkan harus bergerak di bidang ekonomi kerakyatan.

Hal itu disampaikan Bupati usai acara pelantikan di gedung serbaguna Parbangunan, Rabu (2/2) kemarin.

“Kita berharap bagaimana RKLA ini berperan dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan di Madina,” kata Sukhairi.

Bupati menjelaskan, Madina yang selama ini dikenal rukun bukan berarti RKLA hanya diam, tapi bisa menggeser program ke bidang lainnya.

“Kalau sudah rukun, tentu beberapa program bisa digeser, terutama ekonomi. Kita berharap RKLA jadi motor perubahan di Mandailing Natal,” sebutnya.

Sukhairi menilai peluang dan potensi ekonomi akan terbuka dengan sendirinya ketika kerukunan umat beragama terjaga dengan baik.

Sebagai organisasi yang bergerak dalam lintas agama, Bupati berharap RKLA memberikan kontribusi bagi pemerintah berupa pemikiran dan sumbangsih dalam mengeratkan hubungan antar umat beragama.

Untuk diketahui, DPC RKLA Madina akan dinakhodai oleh Drs. Rizal Efendi untuk periode 2021-2024. Sementara Bupati Madina didaulat sebagai Ketua Dewan Penasehat dengan anggota Kapolres H. M. Reza CAS, Dandim 0212/ Tapanuli Selatan, Kajari Taufiq Djalal, dan anggota DPRD Muharuddin Umpan .

Untuk dewan pembina diketuai oleh Wabup Atika Azmi Utammi Nasution dengan anggota Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis, pengurus DPP RKLA H. Hasbi Pane, dan Muhammad Irsyad.

Pimpinan pondok pesantren Musthafawiyah Purba Baru H. Mustafa Bakri ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pakar dengan anggota Kakan Kemenag H. Ahmad Qasbi, H. Asrul Nasution, dan Saparuddin Haji.

 

Peliput: Roy Adam

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: