Selasa, 17 Feb 2026
light_mode

Demo, Mahasiswa Minta Walikota Copot Kadis PU

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2015
  • print Cetak

SIDIMPUAN – Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Revolusioner (Gemar) Bersatu Kota Padangsidimpuan (Psp) menggelar aksi unjuk rasa di Halaman Sekretariat Daerah Pemko, Selasa (24/2). Dalam aksinya, mereka meminta Walikota Psp Andar Amin Harahap agar mencopot Kepala Dinas Pekerjaan Umum dari jabatannya atas banyaknya dugaan korupsi di intansinya.

Ketua Umum Gemar Bersatu Kota Psp dalam orasinya ketika membacakan pernyataan sikap, menyebutkan, demi menegakkan pemerintahan yang baik dan bersih sesuai dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sub Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, maka Gemar Bersatu perlu menyikapi berbagai persoalan realisasi pekerjaan yang ada di Dinas Pekerjaan Umum Kota Psp pada tahun anggaran 2013.

Pertama, Pemerintah Kota Psp telah menganggarkan pendapatan retribusi darah sebesar Rp2.583.750.000 termasuk PPN 10 persen yang dilaksanakan CV PKB berdasarkan kontrak 620/012/SP/II/2013 pada tanggal 20 Juni 2013 dalam kegiatan rehabilitas Jalan Pijorkolong Tarutung Kota Psp, sementara hasil pemeriksaan fisik terjadi kekurangan volume senilai Rp209.903.581,88 yang diuraikan bidang bina marga.

Kedua, pada pemeriksaan LKPD Kota Psp tahun anggaran 2013 BPK mengungkapkan penggunaan lanjutan Rehabilitas Jalan Pijorkoling-Batas Kota Psp pada Dinas Pekerjaan Umum sebesar Rp947.250.000 termasuk PPN 10 persen yang dilaksanakan CV PND berdasarkan kontrak nomor 620/04/SP/III/2013 tanggal 2 Juli 2013 terdapat kekurangan sebesar Rp26.372.329,48.

Ketiga, pemeriksaan pekerjaan lanjutan rehabilitasi Jalan Pijorkoling Batas Kota Psp yang dilaksanakan oleh CV HU dengan kontrak nomor 620/17/SPP/I/2013 tanggal 10 Juli 2013 senilai Rp834.400.000 termasuk PPN 10 persen, hasil pemeriksaan fisik secara uji petik tanggal 10 februari terdapat kekurangan volume senilai Rp16.668.552,81 dan seterusnya hingga 6 item jenis pekerjaan temuan BPK tahun anggaran 2013.

“Kami tidak ingin ada pejabat yang terlibat dalam dugaan  KKN terutama Kadis PU.  Makanya kedatangan kami ke sini untuk menyuarakan aspirasi yang sesuai dengan kenyataan. Dan kami ingin Walikota Psp Andar Amin Harahap datang menjumpai kami untuk memberikan tanggapan terkait dengan temuan-temuan BPK tahun anggaran 2013 yang ada di Dinas PU,” ujarnya.

Sementara itu Koordinator Aksi Roni Yakub bersama Adek Hasibuan yang turut menyampaikan orasinya juga menuturkan bahasa yang sama agar Walikota Psp mencopot Kepala Dinas PU Ir Ardan Noor Hasibuan MM dari jabatannya.

Selain itu, mereka meminta aparatur penegak hukum agar memeriksa Kadis PU terkait dengan persoalan dugaan korupsi yang ada di instansinya. “Turunkan dan copot pejabat yang bermain dengan kasus dugaan KKN. Kami minta ada tanggapan dari Walikota Psp untuk menindak Kadis PU yang diduga pejabat korup,” tuturnya.

Gemar Bersatu yang melakukan aksi dari pukul 10.00 WIB  hingga pukul 11.30 WIB lewat tidak mendapatkan respon dari Sekretariat Daerah atau tidak ada yang memberikan jawaban terkait dengan aspirasi tuntutan mahasiswa tersebut. Karena tidak ada respon, akhirnya mereka memutuskan untuk membubarkan diri. “Kami akan datang lagi menyuarakan aspirasi ini hingga walikota mencopot Kadis PU dari jabatannya, tunggu kedatangan kami,” kata mereka sambil meninggalkan halaman Sekretariat Daerah.

Sumber : metrosiantar

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambang Emas Ilegal Meraja Lela di TNBG Madina

    Tambang Emas Ilegal Meraja Lela di TNBG Madina

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Madina-Mandailing Online: Perusakan lingkungan akibat aktifitas Pertambangan emas ilegal kini semakin marak dan sudah merambah ke wilayah Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) yang notabene dilindungi oleh negara sebagai paru-paru dunia. Aktifitas tambang emas ilegal di kawasan TNBG ini sepertinya kebal hukum. Sebab diketahui telah beberapa kali tim dari TNBG sudah melakukan razia. Namun, tampaknya tak […]

  • Ketika Koruptor dan Kapitalisme Berdisco di Atas Penderitaan Rakyat Batahan (bagian 2)

    Ketika Koruptor dan Kapitalisme Berdisco di Atas Penderitaan Rakyat Batahan (bagian 2)

    • calendar_month Selasa, 19 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Esai : Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online …………………………………………………………………………………………………………………….. Bisa jadi, bisa tidak, rekomendasi itu telah menjelma menjadi akrobat persubahatan. Sirkus  kemunafikan. Satu permufakatan permunafikan secara massif. Permunafikan massal di gedung legislatif yang konon gedung yang terhormat. Meski tak semua wakil rakyat ikut di permunafikan itu, tetapi wakil rakyat yang tak ikut di permunafikan itu […]

  • CPNS Dimonopoli Keluarga Pejabat?

    CPNS Dimonopoli Keluarga Pejabat?

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tarutung, Dari 203 orang CPNS yang diterima di Pemkab Tapanuli Utara Formasi Tahun 2010, yang diumumkan lulus hanya sebanyak 184 orang. Hal itu tertera pada pengumuman bupati yang dipampangkan di Kantor BKD Taput. Pengumuman Nomor 800/5272/BKD/II/2010 tentang penetapan nomor ujian serta yang dinyatakan lulus seleksi CPNS Daerah Tapanuli Utara TA 2010 tersebut, ditandatangani Bupati Taput […]

  • Realisasi Anggaran Pemkab Madina Mencapai 92,96 Persen

    Realisasi Anggaran Pemkab Madina Mencapai 92,96 Persen

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengakui hingga Selasa (27/12) realisasi anggaran APBD Tahun Anggaran 2010 sudah terserap 92.96 persen dari total anggaran Rp.629,9 miliar. Demikian disampaiakan Kadis Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Rasit Ritonga AP melalui Sekretaris Jhon Amriadi kepada wartawan, Rabu (29/12) kemarin. Dikatakan, melihat pagu anggaran APBD murni mencapai Rp.629,9 miliar yang […]

  • Pasca Mengadu ke Polisi, Korban Pencabulan Kena Teror

    Pasca Mengadu ke Polisi, Korban Pencabulan Kena Teror

    • calendar_month Selasa, 18 Apr 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu keluarga korban pencabulan di Muara Batang Gadis, Madina, Sumut, saat ini menghadapi teror dan penganiayaan. Teror diduga berasal dari pihak pelaku pencabulan. Sekelompok orang yang melakukan penganiayaan tersebut diduga tidak terima karena salah satu keluarganya dilaporkan oleh korban ke polisi terkait kasus pencabulan di bawah umur. Satu rekaman video berdurasi […]

  • Hasil Tes Honorer K2 Batal Diserahkan ke Daerah

    Hasil Tes Honorer K2 Batal Diserahkan ke Daerah

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Penyerahan hasil tes kompetensi dasar (TKD) CPNS dari honorer kategori dua (K2) kepada seluruh kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi, batal dilakukan kemarin. Pasalnya, hasil rapat jajaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) dengan seluruh kepala BKD provinsi dan seluruh sekdaprov, menyepakati pengumuman kelulusan honorer K2 yang dijadwalkan 5 Februari 2014, […]

expand_less