Rabu, 18 Feb 2026
light_mode

Desember 2011, Tambang Emas BT. Toru Berproduksi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
  • print Cetak


P. Sidimpuan,

Direncanakan akhir tahun 2011 atau tepatnya bulan Desember, tambang emas di Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan mulai berproduksi.

Demikian Permitting & Government Relation Manager G-Rosurces Martabe, Linda Siahaan kepada Analisa disela-sela kunjungan Bupati H. Syahrul M Pasaribu bersama sejumlah anggota komisi D DPRD SU di tambang mas Bt Toru Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (20/4) sore.

Dikatakan, saat ini perusahaan pertambangan emas yang telah berganti kepemilikan dari Aginrcourt, Australia ke G. Resources, Hongkong ,sudah memasuki tahap konstruksi.

“Direncanakan tahapan konstruksi berlangsung 5 hingga 9 bulan kedepan, sehingga akhir desember tambang emas ini sudah bisa memasuki tahapan produksi seiring semua infrastruktur penunjang perusahaan selesai, “katanya.

Dijelaskan, sebelumnya Agricourt sempat menghentikan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi tambang emas di Batang Toru, Sumut karena perusahaan pertambangan asal Australia itu mengalami dampak akibat krisis keuangan global.

“Sejak Februari 2009, perusahaan itu sempat merumahkan karyawan harian dan kontrak selama setahun lebih, sebelum lokasi pertambangan emas itu dilepas kepemilikannya kepada G. Resources, Hongkong. Itulah sebenarnya salah satu alasan kenapa hingga saat ini tambang ini belum berproduksi,” ungkapnya.

Disinggung mengenai kandungan mineral yang bernilai ekonomis tinggi pada proyek Martabe tersebut, Linda mengatakan, sumber daya emas di tambang Martabe sekitar 6,5 juta ons dan perak 66,4 juta ons.

Namun yang sudah dipastikan, cadangan emasnya sekitar 2,7 juta ons dan perak 32,8 juta ons,” terangnya sembari menyebut, wilayah eksplorasi kontrak karya G-Resources seluas 163.927 hektare, membentang di wilayah Kabupaten Tapsel, Taput, Tapteng,Madina dan Kota P. Sidimpuan.

Lebih lanjut Linda mengatakan, kendala dan kesulitan yang dihadapi G-Resources saat ini adalah, teknis lahan berupa pergeseran lokasi pembangunan pabrik, dan hujan terus menerus yang mengakibatkan pekerjaan lapangan harus dihentikan.

Terkait ganti rugi lahan dan invetasi yang ditargetkan G-Resources di proyek Martabe ini Linda mengatakan, lahan warga yang sudah diganti rugi sekitar 1.000 Ha dan untuk sementara tidak ada lagi ganti rugi. Sedangkan investasi yang ditanamkan untuk proyek ini sekitar US$440 juta atau sekitar Rp 3,5 Triliun lebih.

Terpisah, Bupati Tapsel H. Syahrul M Pasaribu mengungkapkan harapan agar proses konstruksi dapat selesai sesuai jadwal yang ditentukan, sehingga tahapan produksi dapat segera dilakukan. (hih/sah)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1,7 Ton Ikan Laut Air Bangis Masuk Madina

    1,7 Ton Ikan Laut Air Bangis Masuk Madina

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MANISAK (Mandailing Online) – Sekitar 1,7 ton ikan laut dari Air Bangis, Pasaman Barat, Sumatera Barat masuk ke Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Wilayah pasar yang dikuasai Air Bangis tersebut meliputi Kecamatan Ranto Baek, Linggabayu, Batang Natal dan Kecamatan Sinunukan. Sebagiannya juga masuk ke Kecamatan Natal. Ini ironis, mengingat Kabupaten Madina merupakan kabupaten yang memiliki pantai […]

  • Gunakan Alat Seadanya, Magrifat Buka Les Komputer Gratis untuk Anak-Anak

    Gunakan Alat Seadanya, Magrifat Buka Les Komputer Gratis untuk Anak-Anak

    • calendar_month Jumat, 29 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meskipun dengan menggunakan alat seadanya tidak menyurutkan niat Magrifat Lubis untuk memberikan les pengenalan dan pengoperasian komputer tingkat dasar secara gratis kepada anak-anak di lingkungannya. Aktivis Muda ini dengan sukarela dan penuh kesabaran mengajari anak-anak agar tidak gagap teknologi (gaptek). Kegiatan yang menggunakan 5 unit komputer yang dipinjamkan salah satu seniornya […]

  • 500-an Mahasiswa, OKP dan Pelajar Madina Tolak RUU KPK dan KUHP

    500-an Mahasiswa, OKP dan Pelajar Madina Tolak RUU KPK dan KUHP

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 500 mahasiswa, pelajar dan organisasi kepemudaan berunjukrasa ke gedung DPRD Mandailing Natal, Jum’at (27/9/2019) menolak revisi UU KUHP dan UU KPK. Unjukrasa ini berlangsung sejak pukul 9.20 WIB. Massa bergerak pawai dari masjid agung Nur Ala Nur menuju gedung DPRD Mandailing Natal (Madina) yang berjarak sekira 1,5 kilo meter. […]

  • Rusia Sebut Negara Barat Bak “Monyet Bergranat”

    Rusia Sebut Negara Barat Bak “Monyet Bergranat”

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    KOMENTAR pedas dilontarkan Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitry Rogozin terkait kebijakan negara-negara Barat terhadap dunia Islam. Ia menyebut Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya itu telah bertingkah layaknya “monyet bergranat”. “Sikap Barat terhadap dunia Islam seperti seekor monyet yang membawa granat” tulis Rogozin di akun Twitter miliknya, Selasa (27/8). Pernyataan keras ini dilontarkan seiring menguatnya ancaman intevensi […]

  • Jumat Bersih, KPPG Madina Bersihkan TPU di Nagajuang

    Jumat Bersih, KPPG Madina Bersihkan TPU di Nagajuang

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    NAGAJUANG (Mandailing Online) – Setelah meluncurkan program Jumat Subuh Berkah, Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melaksanakan kegiatan Jumat Bersih. Kali ini dilaksanakan di Kecamatan Nagajuang berupa bersih-bersih Tempat Pemakaman Umum (TPU). Giat yang dilaksanakan pada Jumat (29/10) berpusat di TPU Desa Sayurmatua, TPU Desa Tambiski, dan TPU Desa Banua Simanosor. Ketua […]

  • RI paling korup di Asia

    RI paling korup di Asia

    • calendar_month Kamis, 6 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BERLIN, (MO) – Upaya pemberantasan korupsi di Indonesia sepertinya membutuhkan usaha yang lebih keras. Indeks tingkat korupsi di Indonesia dilaporkan naik dari peringkat 100 menjadi 118 pada 2012. Tingkat korupsi tersebut merupakan laporan hasil survei lembaga Transparansi Internasional (TI) yang berkedudukan di Berlin, Jerman. Dari situs resmi TI, Indonesia dilaporkan mendapat nilai 32 dari 0 […]

expand_less