Artikel

Generasi Muda Amburadul Akibat Sistem Sekularisme

Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd
Pemerhati Generasi Muda dan Anggota Komunitas Forum Kajian Akhwat Islam

Generasi muda adalah generasi penerus yang mana di tangan merekalah perubahan suatu bangsa itu berada, baik perubahan ke arah yang baik atau pun rusak. Semua itu tergantung bagaimana generasi ini dididik. Oleh karena itu, sangat penting sekali memperhatikan bagaimana pendidikan para generasi muda hari ini agar mereka bisa menjadi agent of change, terutama dalam pendidikan agama agar tidak terperosok dalam kubangan kemaksiatan.

Lihat saja hari ini bagaimana kelakuan para pemuda di setiap daerah, mereka sangat jauh dari Allah. Seperti fenomena balap liar yang terjadi baru-baru ini di Padang Sidempuan. Dimana karena kenakalan remaja ini sehingga mengakibatkan salah satu teman mereka meninggal dunia akibat bersenggolan dengan temannya saat melakukan balap liar. (Lampung.tribunnews.com)

Bukan hanya itu, baru-baru ini di Makassar seorang selegram bernama Ari Pratama ditikam oleh pacarnya sampai tewas dikarenakan sakit hati. (m.tribunnews.com)

Sungguh mengerikan sekali dan tentunya sangat memprihatinkan melihat kelakuan generasi muda hari ini. Mereka sama sekali tidak takut dalam melakukan kemaksiatan. Rasanya kemaksiatan itu menjadi hal wajar dalam kehidupan mereka.

Bagaimana tidak! Hal ini bisa terjadi tentunya karena diterapkannya sistem sekularisme-kapitalisme dalam kehidupan kita. Dimana dalam sistem sekularisme ini setiap aktivitas kehidupan selalu dipisahkan dengan agama. Sistem sekularisme memaksa manusia untuk tidak melibatkan Allah dalam setiap aktivitasnya.

Sistem ini juga membuat manusia selalu melakukan apa saja sesuai kehendak mereka walaupun jelas yang mereka lakukan dosa, mereka akan tetap melakukannya sebab mereka hanya melihat kesenangan dan manfaat apa yang mereka dapatkan dari melakukan seluruh aktivitas itu. Tidak peduli lagi halal dan haram suatu perbuatan.

Padahal jelas sekali sudah tampak kerusakan yang terjadi dalam kehidupan kita jika kita hidup tanpa aturan dari Sang Pencipta maka kehidupan kita akan rusak, sebab kita manusia memiliki sifat terbatas, serba kurang dan membutuhkan yang lebih dari kita yaitu Sang Pencipta dan Pengatur. Oleh karenanya, harusnya kita selalu melibatkan Allah dalam setiap aktivitas kita.

Allah sebagai pencipta sudah menyiapkan aturan yang jelas kepada seluruh umat manusia agar kita menerapkannya. Aturan itu sudah tertulis dalam Alquran dan Assunnah. Jadi harusnya, jika kita ingin menyiapkan generasi muda yang baik dan taat maka kita harus menjadikan sistem Islam kaffah sebagai aturan sebab hanya sistem inilah yang akan mampu memuliakan seluruh makhluk tanpa terkecuali.

Dan sistem Islam kaffah sudah terbukti diterapkan 1300 tahun yang lalu. Yang mana karena diterapkannya sistem Islam kaffah maka muncullah generasi muda yang sangat memukau dunia. Seperti muncul ahli bedah, muncul ahli astronomi, muncul penghafal hadist, muncul ahli gravitasi, dan lain-lain, yang mana semua generasi muda ini memberikan kontribusi kepada dunia sampai hari ini ilmu yang mereka gali selalu dimanfaatkan untuk kehidupan manusia hari ini. Begitulah memang mulianya dan berpotensinya manusia jika hidup dalam sistem Islam kaffah.

Maka harusnya ini membuat kita sadar bahwa hanya dengan diterapkannya aturan yang berasal dari Sang Pencipta kehidupan kita akan bahagia dunia dan akhirat.

Wallahuā€™alam bishowab

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.