Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

Gerakan Orangtua Asuh Positif, Tapi Beasiswa Wajib di APBD 2020

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 31 Okt 2019
  • print Cetak

Tan Gozali

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gerakan Orangtua Asuh bagi mahasiswa miskin berprestasi yang digagas Fraksi Golkar DPRD Madina dinila positif. Namun Golkar juga harus mengupayakan agar APBD tetap menampung anggaran beasiswa.

Itu dikatakan tokoh pemuda Madina, Tan Gozali Pulungan kepada Mandailing Online, Kamis (31/10/2019) di Panyabungan menyikapi gagasan Fraksi Golkar DPRD Mandailing Natal (Madina).

“Kita mengapreasi wacana yang dicetuskan Fraksi Golkar tentang program Orang Tua Asuh bagi mahasiswa berperestasi namun tak mampu secara ekonomi. Tetapi Fraksi Golkar juga kita harapkan melakukan dukungan penuh terhadap pembiayaan beasiswa ini dari APBD,” kata Tan Gozali.

Bahkan, lanjut Tan Gozali, bukan saja Fraksi Golkar, seluruh fraksi yang ada di DPRD Madina harus mendukung agar beasiswa bagi mahasiswa miskin berprestasi masuk dalam pembiayaan APBD Madina 2020.

Beasiswa untuk mahasiswa miskin yang berprestasi telah ditiadakan Pemkab Madina sejak 2017 hingga kini. Program itu hanya berlangsung sejak 2013 hingga 2016.

“Akibat kekosongan anggaran beasiswa, banyak mahasiswa yang terputus kuliah disituasi ekonomi masyarakat saat ini yang lagi lesu. Harga karet dan sawit lagi turun drastis sebagai mata pencarian mayoritas masyarakat Madina. Sayang sekali banyak mahasiswa berprestasi gugur akibat ketidakmampuan oran tua mereka,” ungkap Tan.

“Gerakan Orang Tua Asuh bagi mahasiswa berperestasi itu juga harus kita dorong bersama sebagai bentuk program keikutsertaan masyarakat dan perusahaan untuk mendukung kemajuan pendidikan. Apalagi jika kedua program ini bisa terwujud secara bersamaan akan banyak mahasiswa yang terbantu, termasuk bagi mereka yang tak tertampung di Bidik Misi,” imbuh Tan Gozali.

“Kita hanya berharap wacana Fraksi Golkar itu jangan menjadi alasan mengalihkan dukungan program beasiswa yang akan dianggarkan dari APBD tahun 2020,” ujarnya.

“Karena merasa berdosa besar kita membiarkan masa depan generasi muda suram karena banyak mahasiswa yang berperestasi tidak mampu secara finansial putus kuliah akibat tidak ada solusi dari Pemda dan DPRD Madina. Betapa sakitnya jika posisinya berada dalam keluarga kita,” ujar Tan Gozali yang juga Ketua DPD KNPI Madina ini.

Sebelumnya, Fraksi Partai Golkar DPRD Madina menyatakan sangat menaruh perhatian terhadap kehadiran program beasiswa untuk meringankan beban mahasiswa berprestasi yang tak mampu secara ekonomi.

Dan kehadiran beasiswa itu merupakan hal yang uregen. Namun, ditengah ketersediaan anggaran yang terbatas dari sisi fiskal Pemerintah Daerah, maka Fraksi Partai Golkar DPRD Madina meletakkan program kebutuhan pendidikan sebagai tanggung jawab semua pihak.

“Berdasar itu, Fraksi Partai Golkar akan menginisiasi Program Orangtua Asuh bagi mahasiswa dari Mandailing Natal yang kurang mampu namun berprestasi,” ungkap Ketua Fraksi Golkar DPRD Madina, Arsidin Batubara kepada Mandailing Online usai rapat internal Fraksi Golkar di gedung dewan, Selasa (29/10/2019).

Menurutnya, program orangtua asuh ini akan dikomunikasikan dan disosialisasikan oleh Fraksi Partai Golkar kepada semua pihak, termasuk dunia usaha dan dunia industri yang ada khususnya di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) untuk secara bersama menggambil peran dalam memenuhi kebutuhan pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi.

Program Orangtua Asuh ini juga marupakan implementasi dari “Gerakan Mangalap Holong” yang sebelumnya telah dicanangkan oleh Fraksi Partai Golkar pasca pelantikan anggota DPRD Madina 2019-2024 beberapa waktu yang lalu.

Program Orangtua Asuh ini juga diharapkan akan lebih meluaskan kesempatan di kalangan mahasiswa berprestasi memperoleh beasiswa. Sebab, program Mahasiswa Miskin Berprestasi yang pernah diprogramkan Pemkab Madina beberapa tahun lalu itu hanya diperuntukkan bagi mahasiswa di perguruan tinggi negeri saja.

Dengan Program Orangtua Asuh ini diharapkan mahasiswa yang di perguruan tinggi swasta juga akan memperoleh kesempatan.

 

Peliput : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nazaruddin Akhirnya Tiba di Indonesia

    Nazaruddin Akhirnya Tiba di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Sosok M Nazaruddin tidak henti-hentinya memancing kontroversi setelah namanya terseret dalam kasus dugaan suap untuk proyek pembangunan Wisma Atlet Jakabaring di Palembang, Sumatera Selatan. Tak sampai 24 jam setelah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nazaruddin berhasil melarikan diri ke Singapura dan sempat bersembunyi untuk beberapa lama di negara tetangga itu dengan dalih […]

  • HUT ke-58 Golkar, Bupati Subuh Berjamaah dengan Pengurus Golkar Madina

    HUT ke-58 Golkar, Bupati Subuh Berjamaah dengan Pengurus Golkar Madina

    • calendar_month Minggu, 16 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam rangkaian acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Partai Golkar, pengurus DPD Golkar Mandailing Natal (Madina) melaksanakan salat Subuh berjamaah bersama Bupati H. M. Jafar Sukhairi Nasution di Masjid Agung Nur Alan Nur Aek Godang di Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut, Minggu (16/10). Usai salat Subuh berjamaah, Bupati Sukhairi […]

  • Terpidana Kasus Tambang Ilegal di Madina Tak Kunjung Dieksekusi

    Terpidana Kasus Tambang Ilegal di Madina Tak Kunjung Dieksekusi

    • calendar_month Jumat, 26 Mei 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN( Mandailing Online) : Terdakwa Zulkipli alias Jaopuk berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Mandailing Natal (Madina), Sumut, nomor 210/ PID.SUS/2022/PNMDL, dovonis 1 bulan 15 hari karena terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penambangan tanpa izin, namun terpidana tak kunjung dieksekusi jaksa dengan alasan terpidana keadaan sakit. Kasipidum Kejaksaan Negeri Madina Riamor Bangun […]

  • Pers di Daerah Tidak Mati, Tapi Banyak yang Bunuh Diri Pelan-Pelan

    Pers di Daerah Tidak Mati, Tapi Banyak yang Bunuh Diri Pelan-Pelan

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Muhammad Ludfan Nasution*   Selamat Hari Kebebasan Pers. Saya sempat lupa, kemarin (3 Mei 2026) adalah hari kebebasan pers dunia. Banyak orang bicara tentang itu. Salah satunya, budayawan yang punya latar belakang jurnalistik, Askolani Nasution menurunkan artikel pendek: “Pers Kontekstual”. Dia menggali fakta: “Kalau lembaga pers tidak ada, apakah langit akan runtuh? Ya, […]

  • Bagaimana Menyikapi Perang Ukraina vs Rusia Bagi Umat Islam?

    Bagaimana Menyikapi Perang Ukraina vs Rusia Bagi Umat Islam?

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Horrific! Barbaric! Itulah kata yang pasti muncul dibenak manusia modern hari ini  jika mendengar kata “perang”. Kenapa tidak? Karena perang yang telah terjadi, baik perang dunia pertama dan kedua telah menyisakan luka mendalam dan ketakutan yang mendarah daging bagi korban yang masih hidup atau keluarga yang telah […]

  • Laju Varian Baru Covid-19, Kapitalisme Tak Serius Atasi Pandemi

    Laju Varian Baru Covid-19, Kapitalisme Tak Serius Atasi Pandemi

    • calendar_month Senin, 17 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Ummu Taqiyya Aktivis Dakwah, Mompreneur Sudah dua tahun pandemi melanda dunia, sejak virus SARS-CoV-2 terdeteksi pertama kali di China kemudian menyebar keseluruh dunia. Berbagai upaya ditempuh guna mengatasi wabah, namun tak kunjung teratasi, dan varian virus baru pun kian bertambah. Belum usai penyebaran virus varian Delta dan Omicron, kini bertambah varian baru yang […]

expand_less