Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Gerakan Orangtua Asuh Positif, Tapi Beasiswa Wajib di APBD 2020

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 31 Okt 2019
  • print Cetak

Tan Gozali

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gerakan Orangtua Asuh bagi mahasiswa miskin berprestasi yang digagas Fraksi Golkar DPRD Madina dinila positif. Namun Golkar juga harus mengupayakan agar APBD tetap menampung anggaran beasiswa.

Itu dikatakan tokoh pemuda Madina, Tan Gozali Pulungan kepada Mandailing Online, Kamis (31/10/2019) di Panyabungan menyikapi gagasan Fraksi Golkar DPRD Mandailing Natal (Madina).

“Kita mengapreasi wacana yang dicetuskan Fraksi Golkar tentang program Orang Tua Asuh bagi mahasiswa berperestasi namun tak mampu secara ekonomi. Tetapi Fraksi Golkar juga kita harapkan melakukan dukungan penuh terhadap pembiayaan beasiswa ini dari APBD,” kata Tan Gozali.

Bahkan, lanjut Tan Gozali, bukan saja Fraksi Golkar, seluruh fraksi yang ada di DPRD Madina harus mendukung agar beasiswa bagi mahasiswa miskin berprestasi masuk dalam pembiayaan APBD Madina 2020.

Beasiswa untuk mahasiswa miskin yang berprestasi telah ditiadakan Pemkab Madina sejak 2017 hingga kini. Program itu hanya berlangsung sejak 2013 hingga 2016.

“Akibat kekosongan anggaran beasiswa, banyak mahasiswa yang terputus kuliah disituasi ekonomi masyarakat saat ini yang lagi lesu. Harga karet dan sawit lagi turun drastis sebagai mata pencarian mayoritas masyarakat Madina. Sayang sekali banyak mahasiswa berprestasi gugur akibat ketidakmampuan oran tua mereka,” ungkap Tan.

“Gerakan Orang Tua Asuh bagi mahasiswa berperestasi itu juga harus kita dorong bersama sebagai bentuk program keikutsertaan masyarakat dan perusahaan untuk mendukung kemajuan pendidikan. Apalagi jika kedua program ini bisa terwujud secara bersamaan akan banyak mahasiswa yang terbantu, termasuk bagi mereka yang tak tertampung di Bidik Misi,” imbuh Tan Gozali.

“Kita hanya berharap wacana Fraksi Golkar itu jangan menjadi alasan mengalihkan dukungan program beasiswa yang akan dianggarkan dari APBD tahun 2020,” ujarnya.

“Karena merasa berdosa besar kita membiarkan masa depan generasi muda suram karena banyak mahasiswa yang berperestasi tidak mampu secara finansial putus kuliah akibat tidak ada solusi dari Pemda dan DPRD Madina. Betapa sakitnya jika posisinya berada dalam keluarga kita,” ujar Tan Gozali yang juga Ketua DPD KNPI Madina ini.

Sebelumnya, Fraksi Partai Golkar DPRD Madina menyatakan sangat menaruh perhatian terhadap kehadiran program beasiswa untuk meringankan beban mahasiswa berprestasi yang tak mampu secara ekonomi.

Dan kehadiran beasiswa itu merupakan hal yang uregen. Namun, ditengah ketersediaan anggaran yang terbatas dari sisi fiskal Pemerintah Daerah, maka Fraksi Partai Golkar DPRD Madina meletakkan program kebutuhan pendidikan sebagai tanggung jawab semua pihak.

“Berdasar itu, Fraksi Partai Golkar akan menginisiasi Program Orangtua Asuh bagi mahasiswa dari Mandailing Natal yang kurang mampu namun berprestasi,” ungkap Ketua Fraksi Golkar DPRD Madina, Arsidin Batubara kepada Mandailing Online usai rapat internal Fraksi Golkar di gedung dewan, Selasa (29/10/2019).

Menurutnya, program orangtua asuh ini akan dikomunikasikan dan disosialisasikan oleh Fraksi Partai Golkar kepada semua pihak, termasuk dunia usaha dan dunia industri yang ada khususnya di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) untuk secara bersama menggambil peran dalam memenuhi kebutuhan pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi.

Program Orangtua Asuh ini juga marupakan implementasi dari “Gerakan Mangalap Holong” yang sebelumnya telah dicanangkan oleh Fraksi Partai Golkar pasca pelantikan anggota DPRD Madina 2019-2024 beberapa waktu yang lalu.

Program Orangtua Asuh ini juga diharapkan akan lebih meluaskan kesempatan di kalangan mahasiswa berprestasi memperoleh beasiswa. Sebab, program Mahasiswa Miskin Berprestasi yang pernah diprogramkan Pemkab Madina beberapa tahun lalu itu hanya diperuntukkan bagi mahasiswa di perguruan tinggi negeri saja.

Dengan Program Orangtua Asuh ini diharapkan mahasiswa yang di perguruan tinggi swasta juga akan memperoleh kesempatan.

 

Peliput : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawaslu Madina Proses Pelanggaran Kampanye Tim ON MA di Fasilitas Negara

    Bawaslu Madina Proses Pelanggaran Kampanye Tim ON MA di Fasilitas Negara

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Mandailing Natal (Bawaslu Madina) segera memproses Laporan Nomor 011/PL/LP/Kab/02.17/XI/2024 tentang dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh tim pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Madina nomor urut 1, Harun-Ichwan (ON MA) di Kantor Bawaslu Madina yang merupakan fasilitas negara, beberapa hari lalu. PP dan Datin Bawaslu Madina […]

  • Sekda Palas nyaris aniaya wartawan

    Sekda Palas nyaris aniaya wartawan

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIBUHUAN – Sekda Kabupaten Padanglawas (Palas), Gusnar Hasibuan, nyaris menganiaya salah seorang wartawan di ruang kerjanya. Namun hal tersebut sempat dihindari wartawan. “Kalau tidak menghindar dan menjauh saat diserang, kemungkinan saya sudah babak belur ditinju oknum sekda itu,” ujar Sunardy, oknum wartawan, tadi malam. Dikatakan, kejadian tersebut berawal dari berita yang berjudul “Anggaran Pembinaan Keagamaan […]

  • Sumut Daerah Terkorup, Kerugian Negara Rp400 M

    Sumut Daerah Terkorup, Kerugian Negara Rp400 M

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, – Sumatera Utara menempati ranking pertama provinsi dengan potensi terkorup di Indonesia. Hal itu tergambar dari catatan yang dikeluarkan Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra). Dari 278 kasus korupsi yang terjadi di Sumut, jumlah kerugian negara diperkirakan mencapai sekitar Rp400 miliar. “Urutan pertama Sumut, kemudian disusul Provinsi Aceh, Papua Barat dan DKI Jakarta. Kerugian […]

  • Sabtu, Dana PSKS Dicairkan

    Sabtu, Dana PSKS Dicairkan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Mulai Sabtu (11/4), sebanyak 82.359 Rumah Tangga Sasaran (RTS) untuk wilayah Tabagsel yang dimulai dari Kota Padangsidimpuan sudah bisa mencairkan dana kompensasi yang disebut Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS). Selanjutnya akan disusul oleh  kabupaten lainnya, seperti  Tapsel, Padang Lawas (Palas), Padang Lawas Utara (Paluta) dan Mandailing Natal (Madina) di Kantor Pos setempat. “Untuk […]

  • Polisi Segera Gelar Perkara Dugaan Penggunaan Galian C Ilegal PT Jaya Kontruksi

    Polisi Segera Gelar Perkara Dugaan Penggunaan Galian C Ilegal PT Jaya Kontruksi

    • calendar_month Senin, 17 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- meski berlebel proyek Nasional pembangunan jalan nasional di wilayah Kabupaten Mandailing Natal( Madina ) Provinsi Sumatera Utara, ternyata diduga menggunakan material galian C ilegal. Polres Madina pun segera akan melakukan gelar perkara terhadap dugaan tersebut. Kasat Reskrim Polres Madina AKP Prastiyo Triwibowo, SIK, Senin (17/07/23), mengatakan dugaan penggunaan material galian C […]

  • DD dan ADD 2024 Desa Hutaraja Takbersilpa. Gaji dan Insentif BPD, Bilal Mayit, guru MDA Diduga Digelapkan Kades

    DD dan ADD 2024 Desa Hutaraja Takbersilpa. Gaji dan Insentif BPD, Bilal Mayit, guru MDA Diduga Digelapkan Kades

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – (Mandailing Online) – Dari laporan keuangan Desa Hutaraja di Kecamatan Panyabungan Selatan, Madina.  Anggaran Dana Desa ( ADD ) Dan Dana Desa tahun 2024 senilai Rp. 681.183.000 ternyata tidak ditemukan silpa. Artinya gaji dan insentif perangkat desa, BPD, bilal mayit, guru MDA dan guru mengaji sudah dicairkan Kepala Desa dan dugaan kuat telah […]

expand_less