Home / Seputar Madina / Ikaperta Kecam Premansime dalam Penanganan Kasus Mangrove

Ikaperta Kecam Premansime dalam Penanganan Kasus Mangrove

 

Ketua Ikaperta, Ikhwan Ab

 

NATAL (Mandailing Online) –
Okatan Pemuda Pemudi Ranah Natal (Ikaperta) mengecam tindakan yang mengedepankan sikap ala premanisme dalam penuntasan kasus dugaan pengrusakan hutan mangrove di Natal, Madina.

Pernyataan kecaman itu disampaikan Ketua Ikaperta, Ikhwan Ab kepada Mandailing Online via Whatsaap, Sabtu (23/11/2019) terkait pernyataan Eveline Sago yang diduga bernada ancaman yang viral di beberapa media online dengan kalimat ‘Kalau Tidak Lari, Shafron Selesai Desember Ini’.

Selain Ikaperta yang dipimpin Ikhwan Ab, juga Shafron termasuk salah satu tokoh Pantai Barat Madina yang konsisten mengkritisi pemusnahan mangrove.

Ikhwan menyatakan, pihaknya akan terus menuntut penuntasan kasus dugaan pembabatan hutan mangrove di Desa Sikara-kara, Natal yang diduga dilakukan PT. Tri Bahtera Srikandi dimana Direktur Utama-nya Ignasius Sago ayah Evaline Sago.

Ikaperta telah berjuang sejak bulan Agustus lalu.

“Masalah ini sudah kita serahkan ke pihak kepolisian dan harapan kami semoga penegak hukum cepat menindak perbuatan yang melanggar hukum di negara kita ini,” katanya.

“Negra kita negara hukum, harapan kami masalah ini segara diselesaikan karena masyarakat Pantai Barat sudah menunggu tiga bulan terakhir tentang bagaimana duduk perkara kasus perusakan mangrove di desa Sikara-kara,” imbuhnya.

“Semua orang itu sama di depan hukum, jangan merasa bisa memainkan hukum karena hukum itu panglima di negara kita ini,” pungkas Ikhwan.

Sementara itu, Shafron telah mengadukan Evaline ke Poldasu karena Shafron mengartikan kalimat Evaline itu ancaman penganiayaan fisik.

Sedangkan Kuasa Hukum PT. TBS, Ridwan Rangkuti, SH.MH dalam rilis pers menyatakan kalimat Evaline bukan ancaman penganiayaan fisik melainkan merujuk proses pengaduan Evaline yang saat ini di Poldasu.

 

Editor : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: