Home / Seputar Madina / Isu Penculikan Anak Resahkan Warga Tabagsel

Isu Penculikan Anak Resahkan Warga Tabagsel


Padangsidimpuan, Masyarakat wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) terutama orangtua diresahkan dengan maraknya isu penculikan anak-anak, penyebaran isu ini bukan hanya dari mulut ke mulut tapi juga menyebar melalui pesan singkat atau SMS. Akibatnya, orangtua yang memiliki anak di bawah umur dan anak

remaja menjadi resah dan mereka berupaya agar menjaga anak-anaknya agar terhindar dari aksi penculikan.

Salah seorang ibu rumah tangga di Padangsidimpuan mengatakan, dia terpaksa menjaga anak-anaknya ekstra ketat untuk menghindari aksi penculikan. “Biasanya anak saya bermain dengan teman – temannya terpaksa harus dijaga,” ujar Yusni salahh seorang ibu rumah tangga di Padangsidimpuan, Rabu (24/11).

Sedangkan orang tua yang mempunyai anak yang sudah bersekolah terpaksa pada paginya harus mengantar anaknya ke sekolah padahal biasanya mengaku selalu berangkat dan pulang sekolah selalu bersama dengan teman – temannya.

“Saya terpaksa mengantar anak-anak sekolah dan menjemputnya pulang sekolah,” Waris salah seorang warga Hutasiantar Panyabungan.

Dari pesan yang diterima Analisa menyebutkan bahwa ada penculikan anak-anak, dewasa, orang tua yang sudah sampai di Kota Panyabungan dan meminta agar pesan singkat agar disebarkan kesemua nomor kontak yang ada di HP.

Dan disebutkan berita yang di SMS-kan tersebut kenyataan dan mohon kerjasama dan disebutkan agar mewaspadai mobil APV Silver/abu-abu dengan plat nomor Polisi B 1857.

Informasi diperoleh penculikan telah banyak terjadi seperti di Pasar Baru Panyabungan, Keluarahan Kota Siantar, daerah banjar, daerah Panyabungan Julu, Aek Orsik Panyabungan, namun setelah diklarifikasi ke lokasi yang disebutkan ternyata tidak ada kejadian penculikan.

Isu yang berkembang, penculik hanya akan mengambil organ tubuh seperti ginjal, hati serta organ tubuh lainnya.

Pihak kepolisian Madina belum mengkonfrmasi adanya kasus penculikan anak yang sudah terjadi di wilayah hokum Polres Madina. (sah)
Sumber : Analisa

Comments

Komentar Anda

%d blogger menyukai ini: