Home / Seputar Madina / Jurnalis di Madina Minta Polri Usut Pembunuhan Pimred LaserNews

Jurnalis di Madina Minta Polri Usut Pembunuhan Pimred LaserNews

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kalangan jurnalis di Mandailing Natal meminta Kapolri dan Kapoldasu mengusut tuntas pembunuhan Pimred Lassernewstoday, Mara Salem Harahap.

Tuntutan itu disampaikan sekitar 80 wartawan dalam aksi unjukrasa di DPRD Mandailing Natal, Senin (21/6/2021).

Selain pengusutan, tuntutan juga meminta negara melindungi pers dalam menjalankan fungsinya sebagai pilar keempat dalam suatu negara.

Poin lain, mengecam segala tindak kekerasan kepada kalangan jurnalis dalam menjalankan tugas.

Mara Salem tewas setelah ditembak OTK pada 19 Juni 2021 di Simalungun, Sumatera Utara. Pembunuhan ini diduga terkait dengan berita-berita peredaran narkoba yang sering diberitakan Lassernewstoday.

Aspirasi pegnjukrasa diterima dua wakil ketua DPRD Mandailing Natal yakni Harminsyah Batubara dan Erwin Efendi Nasution serta dua anggota masing-masing Budiman Borotan dan Zubaidah.

Dokumen pernyataan sikap pengunjukrasa diterima pimpinan DPRD Mandailing Natal untuk dilanjutkan kepada Kapoldasu.

Selanjutnya pengunjukrasa beralih ke Polres Mandailing Natal melanjutkan aksi.

Tindak kekerasan terhadap pers meningkat di tahun 2021 di Sumatera Utara.

Berdasar laporan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara, tercatat 4 kasus tahun ini.

Pada 29 Mei, kasus percobaan pembakaran rumah Abdul Kohar Lubis, jurnalis linktoday.com di Kota Pematang Siantar.

31 Mei 2021, mobil jurnalis MetroTv, Pujianto di Serdang Bedagai dibakar OTK.

13 Juni 2021, rumah orang tua jurnalis di Binjai dibakar OTK. Diduga karena kasus judi.

Peliput: Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: