Home / Seputar Madina / Koridor Timur Terus Digenjot

Koridor Timur Terus Digenjot

Atika Azmi Utammi Nasuton (berjilbab) meninjau pengerjaan peningkatan ruas Panyabungan-Pagur, Kamis (8/9/2022). Foto: Diskominfo Madina.

 

PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Jalur Panyabungan-Pagur menjadi salah satu prioritas karena akan menjadi koridor timur bagi Mandailing Natal menuju kawasan Padang Lawas.

Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bertetangga dengan Kabupaten Padang Lawas (Palas), dua kabupaten di Provinsi Sumatera Utara.

Koridor timur ini diproyeksi menjadi jalur ekonomi bagi dua kawasan itu.

Oleh karenanya, peningkatan ruas jalan Pagur-Panyabungan dilakukan saban tahun dalam beberapa tahun terakhir.

Sepanjang 3,8 kilometer ditingkatkan tahun ini, berupa pelebaran, pengaspalan jenis hotmix, pembuatan parit dan dek.

Koridor timur ini kelak akan terbagi dalam dua status kewenangan. Sebagian menjadi kewenangan Pemkab Madina, yakni ruas Panyabungan-Pagur. Rentang berikutnya berstatus jalan provinisi, yakni ruas Pagur (Madina) – Hapung (Palas).

Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution meninjau progres pengerjaan jalan itu, Kamis (8/9/2022).

Atika mengatakan progres pengerjaan proyek sepanjang 3,8 kilometer tersebut baru mencapai 30 persen dan diprediksi selesai pada Oktober dari target Desember 2022 yang ditetapkan.

Atika menyebut dana proyek peningkatan ruas jalan Pagur – Panyabungan ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD Madina tahun 2022 sebesar Rp 7.384.665.200 dengan waktu pelaksanaan selama 150 hari kalender. Pengerjaannya ditangani CV. Radiner.

Atika Azmi Utammi Nasuton (berjilbab) memberi penjelasan kepada wartawan saat meninjau pengerjaan peningkatan ruas Panyabungan-Pagur, Kamis (8/9/2022). Foto: Diskominfo Madina.

Atika mengatakan peninjauan progres peningkatan ruas jalan tersebut perlu dilakukan untuk meminimalisir penyimpangan.

“Saya sengaja turun hari ini karena selama ini kita menyusun pekerjaan secara administratif saja. Jadi, pekerjaan di lapangan, selain di atas kertas, kita juga kontrol agar meminimalisir temuan dan jalan menuju WTP (wajar tanpa pengecualian) bisa lebih mudah,” kata Atika.

“Hasil tinjauan hari ini, alhamdulillah sesuai dengan laporan seperti yang kita lihat,” kata Atika.

Editor: Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: