Selasa, 17 Feb 2026
light_mode

Laporan Conservation International Indonesia Dinilai Mengada-ada

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 1 Okt 2015
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Forum NGO lingkungan se-Kabupaten Mandailing Natal menilai laporan SLP Conservation International Indonesia tak masuk akal.

Forum NGO lingkungan di Madina menilai bahwa laporan Conservation International Indonesia (CII) yang mengklaim sebanyak 4.700 petani Madina mendapatkan manfaat ekonomi dari peningkatan praktik-praktik pertanian yang dilakukan dalam program Sustainable Landscapes Partnership (SLP) CII.

“Mereka membuat laporan kepada petingginya di Jakarta dengan bahasa dan data-data kesuksesan yang berlebihan. Itu tak masuk diakal,” kata Syafruddin Lubis, Koordinator Umum BPGC didampingi pimpinan NGO yang tergabung dalam Forum NGO Lokal Lingkungan se-Kabupaten Mandailing Natal, di Panyabungan, Kamis (1/10).

Hal ini diketahui berdasarkan surat yang dikirimkan Simon Badcock, Chief of Party SLP Conservation International Indonesia kepada Batang Pungkut Green Conservation (BPGC).

Forum NGO ini beranggotakan Batang Pungkut Green Conservation (BPGC), Serikat Hijau Indonesia (SHI), Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kab. Mandailing Natal, Sumatra Rainforest Institute (SRI), Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Sumatera Utara menilai

Dikatakannya,  dalam surat CII yang ditandatangani Simon Badcock menjelaskan kepada BPGC  bahwa 4.700 masyarakat mendapatkan manfaat ekonomi dari peningkatan praktik-praktik pertanian  yang dilakukan dalam program SLP CII.

“Bagaimana cara menghitungnya?, ini klaim yang berlebihan, jumlah ini tentu saja muncul dari laporan staf CII yang di Madina” ujarnya.

Oleh karenanya, Forum NGO ini akan melakukan investigasi. Hasilnya akan dikirim kepada USAID dan The Wilton Family selaku donator program Sustainable Landscapes Partnership itu.

Sementara itu, Sekretaris HKTI Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kab. Mandailing Natal Khairul Anwar Siregar menambahkan bahwa Forum koalisi NGO Lokal Lingkungan se-Kabupaten Mandailing Natal sedang melengkapi data-data kejanggalan program SLP CII di Madina.

“Klaim seperti ini tidak boleh dibiarkan, ini sama saja dengan menjual kepala petani-petani Madina kepada donornya CII, sedang mereka sendiri belum mempunyai peranan yang berarti dalam pembinaan petani di daerah kita” ujarnya.

Anwar memberikan contoh, salah satu hasil investigasi yang telah dilakukan, ditemukan pemakaian cairan kimia dalam pelatihan karet yang dilakukan oleh CII, pemakaian zat tersebut ternyata tidak pernah dilaporkan kepada Pemda Madina.

“Selain klaim 4.700 masyarakat penerima manfaat, masih ada keanehan yang lain dalam program SLP CII di Madina. Dan NGO lokal Madina masih terus melakukan investigasi,” imbunhya.

Peliput : Lokot Husda Lubis

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4 Oknum LSM Memeras Sekolah Jutaan Rupiah

    4 Oknum LSM Memeras Sekolah Jutaan Rupiah

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Empat oknum LSM Pemantau Penggunaan Keuangan Negara (P2KN) yang ditangkap polisi karena selalu memeras para kepala sekolah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akhirnya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Lalu, bagaimana cara dan pola yang mereka mainkan sehingga para kepal sekolah harus menyerahkan uang kepada mereka? Dan dikabarkan sudah banyak sekolah […]

  • BURANGIR DALAM PILKADA

    BURANGIR DALAM PILKADA

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Moechtar Nasution Apa keterkaitan burangir dengan pilkada Madina yang direncanakan pada penghujung tahun ini akan dilaksanakan? Jelas sekali secara denotatif tidak akan diketemukan korelasinya namun jika dimakna ini secara konotatif sesungguhnya pasti akan bisa dihubungkan sinerginya. Burangir, kata ini mengalami penyimpangan makna yang sangat jauh dari arti yang sebenarnya persis seperti nama buah-buahan […]

  • Sejumlah Raja Kawasan Indonesia Hadiri Pengukuhan Lembaga Adat Budaya Mandailing

    Sejumlah Raja Kawasan Indonesia Hadiri Pengukuhan Lembaga Adat Budaya Mandailing

    • calendar_month Selasa, 28 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah perwakilan raja dari berbagai kawasan di Indonesia datang menghadiri pengukuhan pengurus Lembaga Adat Budaya Mandailing (LABM) Kabupaten Mandailing Natal di Pidoli Lombang, Panyabungan, Selasa (28/2/2107). Perwakilan raja itu antara lain, YM Kanjeng Rhesi Herbayu mewakili Kerajaan Mataram dari Yogyakarta. Shri Lalu Gde Pharma dari Asosiasi Kerajaan dan Kraton se Indonesia […]

  • Banjir Bandang di Kotanopan, 1 Orang Hanyut

    Banjir Bandang di Kotanopan, 1 Orang Hanyut

    • calendar_month Rabu, 26 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Banjir bandang terjadi di Sungai Aek Sampuran Desa Hutadangka, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal, Rabu (26/4), menghanyutkan 1 orang dan setidaknya 3 unit rumah warga rusak. Sejauh ini, korban diketahui bernama Nurnainah (52). Dia dilaporkan hanyut ketika  berada di sawah. Hingga kini belum ditemukan. Keterangan yang diperoleh dari Sekcam Kotanopan, Pamilu […]

  • Solusi Menghentikan Segala Bentuk Penghinaan Terhadap Rasululloh

    Solusi Menghentikan Segala Bentuk Penghinaan Terhadap Rasululloh

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dahlena Pulungan Pengajar, tinggal di Padangsidempuan Penghinaan terhadap Nabi Muhammad kembali terjadi, beberapa waktu belakangan, dunia dihebohkan dengan penghinaan Nabi Muhammad di India. Dikutip dari Detik.com, (12/6/2022) seorang politikus India melontarkan komentar yang kontroversional soal Nabi Muhammad. Akibatnya memicu kemarahan dari berbagai negara-negara muslim. Mengutip CNBC yang melansir Sputnik News, juru bicara partai Bharatiya […]

  • Tolong Pak, Tertibkan Terminal!

    Tolong Pak, Tertibkan Terminal!

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Tolong pak, tertibkan terminal! Kalau tidak bisa, silahkan mundur dari jabatannya pak. Demikian ungkapan para supir angkutan kota lin 01 Kota Padangsidimpuan, saat ketika menyampaikan orasi, kemarin (20/4). Puluhan supir ini melakukan aksi unjukrasa di halaman Sekretariat Daerah Pemko Psp, mulai pukul 09.30 WIB. Mereka menuntut pemerintah kota menertibkan dan menyesuaikan fungsi Terminal […]

expand_less