Seputar Madina

Pemkab Madina Dilema Terkait PETI

Bupati Madina H.M.Ja’far Sukhairi Nasution ( nap )

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) H.M.Ja’far Sukhairi Nasution melihat  Penamnang Emas Tanpa Izin atau PETI di Kecamatan Kotanopan mengakibatkan pemerintah daerah dilema. Dirinya menegaskan penertiban Petambang Emas Tanpa Izin atau PETI di Kotanopan bukan untuk menutup mata pencaharian masyarakat. Hanya saja, diperlukan penataan yang lebih baik yang tidak bertentangan dengan hukum.

“PETI di Kotanopan cukup terbuka. Ini menimbulkan dilema, dan menimbulkan asumsi ketidakmampuan pemerintah daerah. Semua masyarakat melihat, dan bisa melapor. Ke Kapolda, Wakapolda bahkan Kapolri. Pemerintah Daerah terkesan melakukan pembiaran terhadap kegiatan ilegal ini,” jelas Sukhairi usai membuka rapat terkait penindakan pelaku PETI di Madina yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Jum’at 19/4/2024.

Bupati juga mengaku shock dan terkejut dengan jumlah Excavator atau alat berat yang menjajah sungai batang gadis di Kota Nopan.

“Saya shock dan terkejut. Berdasarkan laporan dari Camat Kotanopan tadi, saat ini ada sekitar 70 excavator di berbagai lokasi di Kotanopan itu,” ungkapnya.

Hasil Rapat yang dipimpin Sekda Madina Alamulhaq Daulay Pemerintah Daerah dengan Forkopimda, TNI, POLRI beserta elemen lainnya akan melakukan kerjasama penindakan kembali pada Kamis besok. Meski Ia tak menyebutkan Teknis yang lebih spesifik.

Perludiketahui, aktifitas tambang emas ilegal dengan menggunakan alat berat di wilayah Kota Nopan sudah berlangsung berbulan bulan. Anehnya meski Polisi sudah pernah melakukan tindakan. Aktifitas penambang emas ilegal itu justru semakin ramai seolah dimata para toke atau pemodal hukum di Mandailing Natal tidak mempan bagi mereka.

Nyaris areal persawahan di wilayah itu sudah digunakan untuk aktifitas mencari butiran emas. Para toke justru bukan berasal dari daerah kota nopan, kebanyakan mereka adalah pendatang.

Infestigasi Mandailing Online dilokasi, setiap harinya setiap alat berat bisa menghasilkan setengah kilo emas. Untuk mesyarakat sekitar sendiri hanya mendapatkan sisa sisa hasil kerukan alat berat atau istilah ” mancetek “.

Selain menindak pelaku tambang emas ilegal, polisi juga harus memburu penampung hasil emas ilegal tersebut. ( Fikri / tim )

 

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.