MEDAN (Mandailing Online) – Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami kenaikan dalam 2 tahun terakhir.
Badan Pusat Statistik Sumatera Utara dalam website resminya melaporkan, jumlah penduduk miskin di Madina tahun 2016 sebesar 10.98 %. Jumlah itu merangkak naik sejak tahun 2015.
Sebab, pada tahun 2013 jumlah penduduk miskin di Madina masih sebesar 9.62 %. Tahun 2014 sebesar 9.28 %. Kemudian tahun 2015 naik ke level 11.13 %, turun sedikit di tahun 2016 menjadi 10.98 %.
Sementara itu, untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dari 10 kabupaten yang dilaporkan BPS Sumut, Kabupaten Mandailing Natal pada tahun 2016 berada di posisi nomor urut 2 paling terakhir, yakni di angka 64,55 %. Hanya berada di atas Nias sebagai kabupaten nomor urut akhir yang berangka 59,75 %.
Kabupaten Toba Samosir, sebagai kabupatan yang sama-sama lahir dengan Mandailing Natal justru saat ini berada di posisi teratas yakni 73,61 %.
Tapanuli Utara berada di posisi nomor 2 tertinggi, yakni 71,96 %, disusul Simalungun 71,48 %. Kemudian Asahan 68.71 %, lalu Tapanuli Selatan 68.04 % dan Tapanuli Tengah 67.27 %.
Sumber : sumut.bps.go.id
Editor : Dahlan Batubara