Seputar Madina

Pengadaan Bibit Dari Dana Desa di Madina Kembali Jadi Sorotan

Bibit Kelapa ( photo Istimewa )

PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): ditahun 2024 ini, penggunaan dana desa diprioritaskan untuk mendanai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi telah menerbitkan aturan tentang prioritas penggunaan Dana Desa Tahun 2024. Aturan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2023 Tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa yang telah ditetapkan tanggal 27 Oktober 2023.

Prioritas Penggunaan Dana Desa dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat sebagaimana diatur dan diurus oleh Desa berdasarkan kewenangan Desa sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri dan diarahkan untuk percepatan pencapaian tujuan SDGs Desa.

Di Kabupaten Mandailing Natal nampaknya peraturan negara tidak begitu berlaku. tahun 2024 ini Dana Desa kembali plot anggaran untuk pengadaan bibit kelapa. setiap desa di Kabupaten ini wajib mengalokasikan anggaran pengadaan bibit kelapa tersebut.

” ia benar, ada arahan dari Dinas PMD untuk pengadaan bibit kelapan, setiap kepala keluarga di desa akan dapat jatah bibit kelapa 1 ( satu ),” kata seorang Kades yang identitaanya diminta di rahasiakan selasa 14/5/2024.

Sejumlah Kades mengaku tidak berdaya karena banyaknya program titipan.” ini pengadaan bibit kelapa tidak ada gunanya, di Madina ini kan banyak kelapa, kalau hanya 1 per kepala keluarga akan mubazir nantinya,” jelas Kades itu dengan nada kesal.

Belum diketahui pasti berapa nilai alokasi anggaran yang dikeluarkan dari dana desa untuk pengadaan bibit kelapa itu.

Perlu diketahui tahun 2023 lewat anggaran dana desa juga menjadi sorotan di Kabupaten Madina. untuk proyek pengadaan bibit anggaran dana desa tahun 2023 diplot mencapai Rp.50.000.000/ desa nya. angka yang pantastis tentuya ketika dikalikan dengan jumlah desa yang ada di Madina yakni 377 Desa.

Untuk tahun 2024 ini, belum diketahui pasti berapa alokasi anggaran dana desa yang dikeluarkan untuk pengadaan bibit kelapa ini. Pantauan Mandailing Online sejumlah desa mengaku belum menerima bibit tersebut namun anggaran pengadaan nya sudah di plot di dana desa.

Untuk penyedia sendiri, sejumlah kades mengaku tidak tahu pengusahanya, mereka nanti hanya menerima bibit dan melakukan pembayaran sesuai orderan demikian juga jenis bibit kelapanyang akan diterima.( Nap/ fikri )

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.