Selasa, 17 Feb 2026
light_mode

Petugas Kebersihan Pasar Masih Kurang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 6 Okt 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online)Sejauh ini jumlah petugas kebersihan pasar di Madina masih 25 orang. Itu sudah termasuk tenaga supir, pengumpul dan pengangkut sampah.

Jumlah ini masih kurang. Sejatinya ada penambahan sebanyak sekitar 33 petugas agar seluruh pasar kelas III di (Mandailing Natal) yang berjumlah 33 pasar dapat terkaper.

Dari 25 petugas itu, 8 orang diantaranya bertugas mengangkut sampah dari pasar kelas II Kotanopan, sementara yang lainnya menanggungjawabi pengangkutan sampah dari Pasar Baru Panyabungan dan pasar kelas III di kawasan Kecamatan Siabu, Bukit Malintang dan Panyabungan Utara. .

Itu diungkap Kabid Pasar Disperindag Madina, Mangatas Tua Nasution menjawab wartawan usai melakukan peninjauan mendadak terhadap para petugas kebersihan pasar, Selasa (6/10) di Panyabungan.

Peninjauan mendadak ini dalam rangka meningkatkan disiplin dan meningkatkan kinerja para petugas kebersihan pasar.

Mangatas mengungkap, selain menggenjot kinerja para petugas, dia juga menekankan agar petugas harus selalu memakai pakaian tugas resmi. Sebab, selama ini selalu ada yang enggan memakai seragam sehingga banyak kalangan yang beranggapan bahwa mereka bukan petugas sampah.

Kinreja petugas ini juga ditingkatkan dengan penambahan gaji. Sejak tahun 2014 gaji bulanan per petugas sudah sebesar Rp 1,5 Juta, sebelumnya masih 800.000 rupiah.

Di sisi lain, Mangaratas mengata, pengelolaan kebersihan pasar kelas III berada di dalam kewenangan kepala pasar kecamatan.

“Pada Pasar Kelas III petugas kita hanya untuk mengangkut sampah yang sudah dikumpulkan, sementara untuk petugas untuk mengumpulkan sampah yang ada kita serahkan kepada pihak kecamatan, karena pasar kelas III yang ada sudah kita serahkan kepada pihak kecamatan baik untuk penarikan Pendapatan Aslih Daerahnya (PAD) maupun untuk membersihkannya,” terang Mangatas.

“Setiap harinya kepala pasar akan melihat mana sampah pasar yang harus diprioritaskan, sehingga sewaktu-waktu kita bisa panggil petugas kebersihan pasar yang ada di wilayah kotanopan, semuanya tergantung situasi dan kondisi sampah,” tegas Mangatas.

Upaya mengatasi kekurangan jumlah petugas itu bukan tak ada. Hanya saja sejauh ini, jika dilakukan penambahan akan muncul penilaian masyarakat sebagai petugas fiktif. Sebab, pasar kelas III di Madina seara umum hanya sekali dalam sepekan dibuka, sehingga menjadi sorotan berbagai pihak dalam sistem pertanggungjawaban penggajian.

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabar Baik, Pemkab Madina Jangka Dekat Buka Formasi PPPK Tahun 2023

    Kabar Baik, Pemkab Madina Jangka Dekat Buka Formasi PPPK Tahun 2023

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Kabar baik bagi pegawai tenaga honor di lingkungan Pemkab Mandailing Natal, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia ( BKPSDM) akan kembali buka formasi Pegawai Pemerintah dengan perjanjian kerja ( PPPK ). Formasi itu kabarnya akan dibuka untuk tenaga guru dan kesehatan. Plt Kepala Dinas BKPSDM Abdul Hamid Nasution yang […]

  • Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

    Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Bagian 3 dari 4 Tulisan) Oleh: Ludfan Nasution, S.Sos Ivan Iskandar Batubara memeragakan tortor Mandailing ketika tampil sebagai Nara Sumber pada acara “Pertunjukan & Diskusi” Gondang Boru Mandailing, buah kerjasama Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara dan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah II di Medan, Juni 2024. Dalam penghayatannya, sekalipun tidak sempat memberi perintah langsung, […]

  • Sungai Batang Gadis Hasilkan Listrik 30 MW, Pemkab Madina Harus Lirik

    Sungai Batang Gadis Hasilkan Listrik 30 MW, Pemkab Madina Harus Lirik

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        SIABU (Mandailing Online) – Sungai Batang Gadis di titik Lumpatan Babiat memiliki potensi penghasil listrik puluhan Mega Watt (MW) dengan pola Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Volume arus air di sungai ini sangat besar karena adanya pertemuan dua suangi besar yang menyatu,yakni Sungai Batang Gadis dan Sungai Batang Angkola. Berdasar data Mandailing Online, […]

  • Buku Sejarah dan Kebudayaan Mandailing Segera Terbit

    Buku Sejarah dan Kebudayaan Mandailing Segera Terbit

    • calendar_month Kamis, 17 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Satu buku penting telah terbit. Berjudul “Sejarah dan Kebudayaan Mandailing”. Tebalnya 250 halaman. Buku ini tergolong lengkap dalam menyuguhkan Mandailing dari masa ke masa. Mengupas secara mendalam sejarah Mandailing mulai priode sebelum masehi hingga otonomi. Tentu dengan referensi yang mendukung. Mandailing diperinci setiap periode sebagai kawasan pemerintahan dalam lingkup sejarah nasional. Ada priode kerajaan tradisional […]

  • Baliho Caleg Semrawut, KPU Harus Sosialisasi Aturan Kampanye

    Baliho Caleg Semrawut, KPU Harus Sosialisasi Aturan Kampanye

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    SIANTAR, – Spanduk dan baliho para calon legislatif (caleg) bertebaran di sembarang tempat di Simalungun dan Kota Siantar. Terkesan tak ada aturan, padahal sudah ada peraturan tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD. Demikian disampaikan Anggota Panwas Simalungun Adil Saragih, Ketua Divisi Pengawasan dan Humas Panwaslu Simalungun, kepada METRO, Selasa (17/9). Adil […]

  • Kaum Ibu Kembali Tolak Jalur Angkutan Logistik Sorikmas Mining

    Kaum Ibu Kembali Tolak Jalur Angkutan Logistik Sorikmas Mining

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 100 kaum ibu dari Desa Huta Godang Muda, Siabu mendatangi kantor bupati Mandailing Natal (Madina), Kamis (17/10/2013) menolak jalur angkutan logistik PT. Sorikmas Mining dari desa itu. Mereka diterima Wakil Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution di halaman kantor bupati. Ini kali kedua kedatangan para ibu rumah tangga itu ke pemkab […]

expand_less