Home / Seputar Madina / PLN Panyabungan Akui Kesalahan Pencatatan Rekening

PLN Panyabungan Akui Kesalahan Pencatatan Rekening


Panyabungan.
Pihak PLN Ranting Panyabungan mengakui ada kesalahan dalam pencatatan rekening listrik milik pelanggan oleh sejumlah petugas. Hal itu dikatakan Rahman, Supervisor Cater pada PLN Ranting Panyabungan kepada MedanBisnis, Senin (18/4), di ruang kerjanya, Panyabungan.
Dia mengatakan, dari banyaknya pelanggan yang mereka tangani, pasti ada kesalahan dalam pencatatan rekening listrik. ”Sebagai manusia biasa kita tidak luput dari kesalahan. Namun kalau kita lihat dari 37.000 pelanggan kita, hanya sekian persen yang terdapat kesalahan,” ujarnya.

Rahman menjelaskan, pihaknya memberikan waktu kepada setiap pelanggan yang komplain tentang pelayanan. “Kita menyediakan tempat bagi siapa saja yang komplain terkait pelayan, baik itu tentang rekening maupun lainnya. Dan dalam pembicaraan dengan pelanggan kita akan ambil solusi, apakah itu dibayar sekarang kelebihan tagihannya atau dikurangkan untuk bulan berikutnya,” terangnya.

Rahman mempersilakan kepada pelanggan untuk mengakses di website PLN, di mana di situ tertera berapa tagihan yang dibebankan kepada masing-masing pelanggan.

“Di website semua apa yang menjadi kewajiban pelanggan itu diuraikan semua, baik itu abonemen, biaya pamakaian listrik pelanggan,” paparnya.

Gardu Induk
Tentang sering padamnya listrik di daerah Panyabungan dan sekitarnya, Rahman, didampingi Tompul, Bagian Pelanggan menjelaskan, saat ini pasokan listrik untuk Madina masih disuplay dari Padang Sidimpuan, sehingga makin ke ujung dayanya makin berkurang. Ditambah lagi gangguan lain, baik itu kayu yang tumbang maupun penyebab lainnya.

“Dari informasi yang kita peroleh, pada 2012, di daerah ini akan dibangun gardu induk untuk menyuplai energi listrik di Madina secara keseluruhan. Kalau ini sudah berjalan, kemungkinan poltase untuk pelanggan akan terpenuhi,” tambah Tompul.

Terkait pengumuman penambahan daya gratis, Tompul menjelaskan, program itu untuk perubahan dari 450 watt ke 1.300 watt atau 2.200 watt. Sedangkan untuk 450 watt ke 900 watt ada beban biaya pemasangan.

”Kalau ada pelangan yang mau menambah daya kita persilakan datang dan kita berharap ke depannya segala keluhan tentang pelayanan kita selalu siap untuk menjelaskannya,” jelas Tompul.
(zamharir rangkuti)
Sumber : Medan bisnis

Comments

Komentar Anda

%d blogger menyukai ini: