Minggu, 15 Feb 2026
light_mode

PMII Madina Minta Aparat Hukum Periksa Dugaan Korupsi Dana BOK Dinkes

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Agt 2014
  • print Cetak

Bendahara: Itu Bentuk Uang Terimakasih

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PC PMII Madina meminta dan mendesak Kejaksaan dan juga Polres Madina memeriksa secepatnya Bendahara Biaya Operasional Kesehatan (BOK) Dinas Kesehatan Mandailing Natal (Madina).

Desakan itu terkait adanya dugaan pemotongan sebesar 20 % per Puskesmas terhadap dana BOK Tahun 2014 sebesar sekitar 2,1 milyar rupiah.

“Berdasarkan data yang di himpun DPC PMII Madina, pengalokasian besar kecilnya dana BOK di tentukan dengan type tergantung besar atau kecilnya puskesmas ” ujar Ketua DPC PMII Madina, Ikhsan Matondang, Senin (18/8) di Panyabungan.

Lanjutnya, Untuk puskesmas besar atau perawatan meliputi Puskesmas Mompang, Panyabungan Jae, Kotanopan, dan Siabu dengan besar anggaran 115 juta rupiah hingga 121 juta rupiah per tahun.

“Cair tahap pertama bulan Mei – Juni 2014 sebesar 30 % atau sekitar 36 juta rupiah dipotong 20 %, lebih kurang 7 juta rupiah per puskesmas”urainya

“Dengan demikian dana BOK yang dipotong untuk puskesmas besar adalah 4 puskesmas dikali 7 juta rupiah sama dengan 28 juta rupiah”paparnya

Kemudian untuk 22 puskesmas sedang, kecil atau Non Perawatan meliputi Puskesmas Malintang, Siepeng, Nagajuang, Gunung Baringin, Huta Bargot, Longat, Ulupungkut, Tambangan, Pakantan, Muara Soma, Muarasipongi, Patiluban, Sikara-kara, Manisak, Sinunukan, Batahan, Singkuang, Kayu Laut, Sibanggor, Simpang Gambir, dan Gunung Tua.

“Anggaran untuk 22 puskesmas itu per tahun sebesar 70 juta rupiah hingga 75 juta rupiah. Dana cair tahap pertama 30 % atau sekitar 22 juta rupiah, dan jika di potong 20 % atau sekitar 4,5 juta rupiah per puskesmas dikali 22 puskesmas sama dengan 99 juta rupiah,” katanya.

Dengan demikian, total dugaan pemotongan terhadap dana BOK tahap pertama berkisar 125 juta rupiah” sebutnya.

“Itu masih untuk pencairan tahap pertama, lalu bagaimana jika terjadi pemotongan sampai 3 tahap?, berapa uangnya itu?,” tanya Ikhsan penuh heran.

Ikhsan menambahkan, modus atau mekanisme pemotongan diduga dilakukan dengan cara setelah uang diambil oleh masing-masing puskesmas, kemudian pihak puskesmas diminta hadir ke Dinas Kesehatan untuk kemudian menyerahkan kewajiban “tersirat” tersebut kepada bendahara BOK.

“Untuk itu kita minta Plt Bupati Madina, Pak Dahlan Nasution supaya bertindak dan jangan mendiamkan masalah dugaan KKN ini, harap Ikhsan.

“Kita yakin dugaan pemotongan dana BOK ini tidak hanya melibatkan bendahara saja, tapi melibatkan beberapa oknum pejabat di Dinas Kesehatan,” kata Ikhsan.

Sementara itu, Bendahara BOK Dinas Kesehatan, Hilman kepada wartawan sebelumnya mengakui bahwa ia tidak ada memotong dana BOK sebesar 20 % melalui bendahara puskesmas.

Dalam pengakuannya, Hilman hanya menerima pemberian dari pihak puskesmas sebesar Rp.500.000 hingga Rp 1 juta sebagai ucapan terimakasih karena ia telah membantu membuat administrasi pencairan dana BOK tersebut.

Peliput : Jefri Barata
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eddy Rangkuty Minta Tambang Emas Batang Toru Dihentikan

    Eddy Rangkuty Minta Tambang Emas Batang Toru Dihentikan

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tapsel. Anggota DPRD Sumut dari daerah pemilihan Sumut IV, Eddy Rangkuty meminta agar penambangan emas di BatangToru, Tapanuli Selatan (Tepsel) dihentikan. Hal itu dikatakan politisi PDIP ini usai reses ke daerah pemilihannya di Tapanuli bagian selatan (Tabagsel). Ditemui di Kantor DPC PDIP Tapsel, Jalan Mawar, Kelurahan Ujung Padang, Padangsidimpuan, Rabu (8/2), Eddy menjelaskan, apapun alasannya, […]

  • Busyro Muqqodas Terpilih Sebagai Ketua KPK

    Busyro Muqqodas Terpilih Sebagai Ketua KPK

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    M. Busyro Muqoddas terpilih sebagai ketua KPK yang baru setelah unggul dalam proses voting yang dilakukan oleh Komisi III DPR RI hari kamis, 25 November 2010. Busyro menyisihkan empat pimpinan KPK lainnya, yang bersaing dalam pemilihan ketua KPK, mereka adalah Chandra Hamzah, Bibit Samad Rianto, M Yasin dan Haryono. Sebelumnya di hari yang sama, Busyro […]

  • RI ‘kebakaran jenggot’ disadap AS

    RI ‘kebakaran jenggot’ disadap AS

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online)- Anggota Komisi III DPR, Eva Kusuma Sundari mengaku tidak kaget mendengar adanya aksi spionase atau penyadapan yang dilakukan Amerika Serikat (AS) di Indonesia. Menurut dia, aksi spionase yang dilakukan pihak intelijen AS sudah lama terjadi di Indonesia. Bahkan, jatuhnya pemerintahan Soekarno itu merupakan hasil dari kerja intelijen asing. Pernyataan tersebut disampaikan dalam […]

  • Pemkab Madina Layangkan Teguran Ke-2 Kepada PT. Palmaris

    Pemkab Madina Layangkan Teguran Ke-2 Kepada PT. Palmaris

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) melayangkan surat teguran kedua terkait indikasi kebandelan PT. Palmaris Raya menyelesaikan persoalan sengketa lahan dengan warga Transmigrasi UPT 3 dan 4 desa lainnya di Kecamatan Batahan. “Kita sudah berikan surat tegoran kedua kepada perusahaan itu, batas tegoran kita berikan sampai pada 27 Desember 2013 ini agar mereka […]

  • Kebakaran 5 Kios Pasar Panyabungan Akibat Arus Pendek

    Kebakaran 5 Kios Pasar Panyabungan Akibat Arus Pendek

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebakaran 5 unit toko di lantai II blok AA dan blok BB Pasar Baru Panyabungan, Mandailing Natal diduga akibat hubungan arus pendek listrik. Kebakaran terjadi sekira pukul 03:45 WIB, bertepatan saat sahur Rabu (17/7/2013) dini hari. Menurut saksi mata, api awalnya melalap toko pakaian jadi, yakni toko Yen milik Sitoh dan […]

  • Seputar Anggota DPRD Tiduri Pegawai Honor

    Seputar Anggota DPRD Tiduri Pegawai Honor

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Djafar: Saya Difitnah & Diperas MADINA; Anggota DPRD Mandailing Natal, Djafar Siddiq Nasution (40), mengaku telah difitnah terkait adanya pengakuan Widuri (nama samaran), pegawai honor di Pemkab Madina yang mengaku telah ditidurinya. Selain itu, politisi dari PAN ini juga menyebutkan ada unsur pemerasan terkait hal tersebut. “Kita akan menuntut balik atas pencemaran nama baik dan […]

expand_less