Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

Pohon Karet Ditebang, Warga Simangambat Gugat Oknum Bupati Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 15 Agt 2019
  • print Cetak

Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution; tokoh masyarakat Simangambat, Hidayat Hasubuan dan Kadis PU Madina, Sahruddin serta sejumlah warga Kelurahan Simangambat meninjau titik-titik pembangunan bendungan Batu Tunggal di Sugai Muara Sada, Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal.

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga warga Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina) mengugat oknum bupati Madina ke Pengadilan Negeri.

Ketiga warga yang menggugat masing-masing : Muslih, Pardomuan Nasution dan Suhdi Efendi.

Gugatan didaftarkan melalui kuasa hukum, Amir Mahmud,S.Ag, MH. CLA pada tanggal 9 Agustus 2019 di Pengadilan Negeri (PN) Mandailing Natal dengan nomor pendaftaran online : PN MDL-082019Y3U.

Menjawab Mandailing Online, Kamis (15/8/2019) via telefon selular, Amir Mahmud mengungkapan, para penggugat dalam posisi dirugikan pada kegiatan pembukaan jalan di sepanjang aliran Sungai Muara Sada, Simangambat, semasa dengan pembangunan bendungan Batu Tunggal, beberapa waktu lalu.

Dalam pembukaan jalan itu, ratusan batang pohon karet milik para penggugat telah ditumbang. Bahkan bangkai pohon-pohon karet itu tak ditemukan.

Menurut Amir Mahmud, berdasar pengakuan beberapa saksi mata, penumbangan dilakukan malam hari. Batang-batang pohon karet itu juga diangkut pada malam hari sehingga paginya tak lagi ditemukan.

“Berdasar pengakuan penggugat, para penggugat telah pernah menemui Dahlan Hasan Nasution di rumah bupati Madina. Namun Dahlan Hasan Nasution meminta Camat Siabu untuk menuntaskan ganti ruginya,” ujar Amir.

Selanjutnya, para penggugat pun bertemu dengan Camat Siabu. Tetapi pertemuan itu menemui jalan buntu.

“Bahkan Camat sempat berujar yang kurang lebih kalimatnya ‘kita bertemu di pengadilan”, ujar Amir.

Sementara itu, Camat Siabu, Edi Sahlan yang dihubugi via telefon selular, Kamis (15/8/2019) membenarkan pertemuannya dengan para penggugat atas limpahan lisan dari bupati Madina.

Hanya saja, menurut Edi Sahlan, pertemuan itu tak menghasilkan solusi. Faktornya, para penggugat meminta ganti rugi yang mahal, yakni 35 juta rupiah per orang. Bahkan salah satu penggugat meminta sekitar 1 milyar rupiah.

Petitum

Amir mahmud mengungkapkan, terdapat beberapa petitum (tuntutan) di dalam gugatan di PN Mandailing Natal.

Diantaranya, meminta PN Mandailing Natal mengabulkan permohonan sita jaminan yang dimohonkan para tergugat.

Meminta PN Mandailing Natal menyatakan sah dan berharga sita jaminan atas 3 jenis harta benda tergugat dalam kelompok sitaan, masing-masing :

  1. Satu unit rumah yang terletak di Perumahan Menteng Indah I No.3 Jl.Menteng 7/Jl. Panglima Denai, Medan Denai, Medan.
  2. Satu unit rumah yang terletak di Jl. Sei Berantas No.74, Kelurahan Babura, Medan Sunggal, Medan.
  3. Satu unit mobil Toyota bernomor polisi BK 1723 DG.

Sedangkan untuk pokok perkara terdapat 7 poin :

Meminta PN Mandailing Natal mengabulkan gugatan para penggugat untuk seluruhnya.

Meminta PN Mandailing Natal menyatakan tergugat teah melakukan perbuatan melawan hukum yang merugikan para penggugat.

Meminta PN Mandailing Natal menghukum tergugat untuk membayar ganti rugi materi sebanyak Rp 811.750.000 kepada para penggugat.

Amir Mahmud menyatakan bahwa gugatan telah diregister pada tanggal 13 Agustus di website https://ecourt.mahkamahagung.go.id

Sidang dijadwalkan pada 26 Agustus 2019 berdasar sistem informasi online PN Mandailing Natal. Namun Mahmud mengakui bahwa hingga Kamis (15/8/2019) dia selaku kuasa hukim belum menerima undangan. Ketiga penggugat juga belum menerima undangan.

Sejauh ini belum diperoleh konfirmasi dari Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution. Konfirmasi via Whatsaap oleh wartawan belum memperoleh balasan.

 

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD: Segera tetapkan jadwal pencoblosan

    DPRD: Segera tetapkan jadwal pencoblosan

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Seluruh Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Mandailing Natal, untuk segera menetapkan jadwal serta dimulainya tahapan, lanjutan pelaksanaan Pencoblosan ulang Pemilukada di Kabupaten Mandailing Natal. Hal tersebut karena telah tercantumnya mata anggaran Pencoblosan ulang Pemilukada Madina pada APBD Madina tahun anggaran 2011. Hal tersebut disampaikan seluruh Fraksi di DPRD Madina […]

  • Kritik Point Untuk Program Kerja Calon Pemimpin Daerah Yang Mengusung Ide Sekuler-Kapitalis

    Kritik Point Untuk Program Kerja Calon Pemimpin Daerah Yang Mengusung Ide Sekuler-Kapitalis

    • calendar_month Senin, 30 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Pilkada tinggal menghitung hari. Para calon kandidat yang sudah memiliki nomour urut pilih kemungkinan besar tengah menyiapkan segala hal yang diperlukan untuk menghadapi kompitisi bergengsi daerah ini. Tentu saja menang adalah target dan tujuan utama bagi setiap calon. Namanya kompetisi, menang-kalah adalah sunnatullah. Meskipun tidak selalu […]

  • Jalan Sopo Batu-Siobon Akan Dibuka

    Jalan Sopo Batu-Siobon Akan Dibuka

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jalan menghubungkan Desa Sopo Batu dengan Desa Siobon Jae akan dibuka. Jarak tempuhnya sekitar 2,5 kilometer. Targetnya dapat dilalui roda empat. Jika kelak jalan ini terbuka maka warga Sopo Batu tak lagi harus melewati jalan lama Sopo Batu – Sigalapang Julu sepanjang sekitar 7 km yang sangat sulit dilalui, yang selama […]

  • Gagal Tender 2 Rumah Sakit di Madina, DPRD Harus Panggil Pejabat Terlibat

    Gagal Tender 2 Rumah Sakit di Madina, DPRD Harus Panggil Pejabat Terlibat

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Nasib lanjutan pembangunan RSU Madina di bukit Panatapan berakhir black list 2 tahun gara-gara pemkab Madina gagal menuntaskan tender. Akibatnya dana 14 milyar Rupiah ditarik pemerintah pusat tahun 2019 lalu. Padahal dana itu untuk pembangunan gedung radiologi dan gedung laboratorium. Ironisnya, Pemkab Madina tak juga bertaubat. Gagal tender juga terjadi pada […]

  • Tanggap Darurat: Pendirian Posko Hingga Desakan Tambah Mobil Pemadam

    Tanggap Darurat: Pendirian Posko Hingga Desakan Tambah Mobil Pemadam

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penetapan status Tanggap Darurat terhadap musibah kabut asap yang menyelubungi udara Mandailing Natal (Madina) oleh Pemkab Madina melahirkan beberapa item kebijakan penanganan. Terutama peningkatan koordinasi lintas sektoral, khususnya antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina dengan Dinas Kesehatan Madina. Yang paling urgen dari status Tanggap Darurat ini adalah menambah jumlah mobil […]

  • PT Jaya Kontruksi “Prank” Keluarga Korban Bobokan Saluran Drainase Jalan Kota Panyabungan

    PT Jaya Kontruksi “Prank” Keluarga Korban Bobokan Saluran Drainase Jalan Kota Panyabungan

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )– masih ingat kasus Aini Safitri ( 12 th ) yang jatuh di bobokan lubang saluran drainase pasar lama Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ) yang dikerjakan oleh PT Jaya Kontruksi ( Jakon ) yang membuat ianya dirawat di RSUD Panyabungan karena luka luka pada pekan lewat. Ternyata kabarnya saat ini perusahaan […]

expand_less