Rabu, 18 Feb 2026
light_mode

Polres Madina titip 9 pengeroyok ke Poldasu

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2015
  • print Cetak

PANYABUNGAN – Kepolisian Resort Mandailing Natal (Polres Madina) mengirimkan Sembilan orang tersangka pengeroyokan yang menewaskan Ade (40) warga Desa Maga Lombang Kecamatan Lembah Sorik Marapi untuk dititipkan ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu), kemarin.

Kapolres Madina AKBP Bony Johanes Sirait Sik melalui Kasat Reskrim AKP Wira Prayatna, membenarkan sembilan orang dari sebelas tersangka pengeroyokan yang menewaskan Ispara Sakti Alias Ade, Selasa (20/1),dititipkan ke Polda Sumut dengan pertimbangan untuk kelancaran proses penyelidikan.

Para tersangka dikenakan pasal komulatif, berencana, perusakan terhadap barang, pengeroyokan, pembakaran, serta penghasutan. Untuk pembunuhan dikenakan Subs 338 dengan hukuman ancaman 15 tahun kurungan, dan Pasal 170 ancaman 5 tahun kurungan, pembakaran pasal 187 ancaman 8 tahun kurungan dan penghasutan pasal 160 ancaman 6 tahun kurungan.

“para tersangka akan dikenakan hukuman ancaman sesuai perannya masing – masing. Untuk tersangka penghasut sekitar 3 orang namun juga terlibat pengusakan juga telah melakukan pembacokan, maka masing – masing para tersangka ada dikenakan 2 pasal dan ada yang lebih, katanya.

Menurutnya masih ada tersangka lain yang belum tertangkap sekitar 20 orang lagi. Namun polisi menghimbau agar tersangka yang belum tertangkap segera menyerahkan diri. Mengenai yang sudah ditetapkan tersangka antara lain Solah (32) petani Banjar Lombang Kel.Pasar Maga, Samsuardi, Pelajar warga banjar Lombang Kel.Pasar Maga, Elwin Hamonangan (46) PNS Banjar Dolok Kel.Pasar Maga, Taswin Rangkuti (37) Petani Kel.Pasar Maga, Harun (40) wiraswasta Kampung Lamo Kec.Puncak Sorik Marapi, Latifah (52) petani Pasar Maga Kec.Lembah Sorik Marapi, Sumarno (45) warga Kel.Pasar Maga, Rosman Als Codang (59) Tani Banjar Paya Batu Kel.Pasar Maga, Lahuddin Pane (32) Maga Lombang, Zulkifli Rkt (54) Desa Pasar Maga Kec.Lembah Sorik Marapi, dan Herman Als Ompung Herman Als Ayah Maga Als Ayah Mandailing (64) Kel.Pasar Maga Kec.Lembah Sorik Marapi.

Tersangka lainnya yang masih dibawah umur tapi berperan melakukan pengerusakan dan seorang ibu rumah tangga berperan melakukan penghasutan, mempropokasi warga juga melakukan perusakan rumah korban diamankan di Polres Madina.

AKP Wira Prayatna menambahkan sampai saat ini di Keluarahan Pasar Maga 2 kompi personil Sat Brimobdasu disiagakan dan 1 kompi bersiaga di Polres Madina.(wasp)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sawit Naik, Produksi Turun

    Harga Sawit Naik, Produksi Turun

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SINUNUKAN (Mandailing Online) – Meski harga tandan buah segar (TBS) sawit naik, namun produksi dalam posisi menurun pada beberapa minggu terakhir di  Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Penurunan produksi mencapai 50 persen. Penyebabnya karena saat ini lagi musim “trek” atau kelambatan perkembangan buah akibat transisi dari penghujan ke musim kemarau. “Turunnya hasil produksi TBS sudah […]

  • Massa Demo ke DPRD Madina, Menyegel 3 Ruangan Fraksi

    Massa Demo ke DPRD Madina, Menyegel 3 Ruangan Fraksi

    • calendar_month Kamis, 27 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ratusan elemen masyarakat Mandailing Natal (Madina) yang tergabung dalam Forum Masyarakat Penyelamat Madina berunjukrasa ke DPRD Madina, Rabu (27/9), menuntut agar segera mungkin lembaga wakil rakyat menghentikan kisruh politik karena sudah membahayakan daerah. Aksi demo ini berlangsung disaat belum mulainya rapat paripurna DPRD Madina akibat belum cukup quorum. Kelompok 18 terdiri […]

  • Bentuk Rasa Syukur, SMSI Madina Berbagi Nasi Kotak

    Bentuk Rasa Syukur, SMSI Madina Berbagi Nasi Kotak

    • calendar_month Jumat, 15 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)- Sebagai bentuk rasa syukur setahun Serikat Media Siber Indonesia ( SMSI ) berdiri di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ), pengurus bagikan nasi kotak kepada jamaah masjid usai sholad jum’at 15/9/2023. Pembagian nasi kotak ini dilakukan di dua Masjid yang berbeda yakni Mesjid Agung Nur Ala Nur dan Mesjid Raya Al Qurro’ […]

  • Anak Santri Diharap Membawa Perubahan Madina

    Anak Santri Diharap Membawa Perubahan Madina

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon bupati dan wakil bupati mandailing natal nomor urut 3, Saparuddin Haji yang berlatar belakang seorang santri dan Miswaruddin Daulay, S.Pd seorang dosen diharapkan dapat membawa kemajuan dan kesejahteraan di Kabupaten Madina 5 tahun kedepan. Itu diungkapkan seorang warga Panyabungan, Muhammad Azwar Nasution yang juga santri alumni Pesantren Musthofawiyah Purba Baru, […]

  • BPJS Kesehatan Hapus Kelas, Naikan Standar Layanan Atau Iuran?

    BPJS Kesehatan Hapus Kelas, Naikan Standar Layanan Atau Iuran?

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh. Nurati, S.Pd Anggota Komunitas Madina Menulis Pemerintah mulai menyusun formulasi iuran terbaru bagi peserta BPJS Kesehatan. Hal ini menyusul penerapan kelas standar yang akan diujicobakan pada bulan depan. “Iuran tentunya sudah tidak relevan apabila dikaitkan dengan Kelas 1, 2, dan 3, karena tidak akan lagi ada Kelas 1, 2, dan 3,” jelas Anggota Dewan […]

  • Agar Polemik Berakhir, Kuncinya di Tangan SMGP

    Agar Polemik Berakhir, Kuncinya di Tangan SMGP

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina), Erwin Efendi Lubis mendesak PT SMGP agar lebih responsif dan bertanggungjawab terhadap warga Sibanggor Julu. Polemik yang berkepanjangan di Madina akhir-akhir ini, menurut Erwin, akibat manajemen PT SMGP tidak mampu menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar. Akibatnya pemerintah daerah berada dalam posisi sulit. Itu disampaikan Erwin […]

expand_less