Selasa, 17 Feb 2026
light_mode

PWI-KWRI Sosialisasi Energi Panas Bumi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Eksploitasi panas bumi bagi pembangkit litsrik tidak mempengaruhi areal pertanian di sekitarnya, pada pada kesuburan tanah ataupun air.

Dan berdasarkan pengalaman proyek-proyek panas bumi di berbagai daerah di Indonesia menunjukkan bahwa pertanian lokal dapat berjalan berdampingan secara baik dengan operasi panas bumi.

Pembangkit panas bumi Wayang Windu di dekat Bandung, Jawa Barat, misalnya, berdampingan dengan salah satu area tanaman budidaya yang paling produktif di Indonesia, dan dengan salah satu perkebunan teh terbesar di Indonesia.

Itu dikemukakan ahli pengeboran Panas bumi, Dorman Purba pada sosialisasi tentang panas bumi kepada kalangan wartawan di Mandailing Natal (Madina) yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) bekerjasama dengan PT.Tirta Kencana Selaras di Aula Hotel Rindang, Kamis (9/4).

Acara itu mendatangkan ahli pemateri dari PT. Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP), yakni Hermansyah bidang Safety Briefing, Birean Sagala tentang konsep panas bumi, Dorman Purba ahli pengeboran (Driling), dan Apriadi Djamhurie Gani materi bidang CDCR.

Sosialisasi itu membahas banyak aspek, mulai dari kebutuhan energy listrik secara nasional, perbedaan panas bumi dengan minyak dan gas, lingkungan hidup di sekitar geothermal, tehnologi pengeboran, undang-undang panas bumi dan aspek soial lainnya.

Birean Sagala soal konsep panas bumi menyatakan bahwa esploitasi panas bumi juga telah dilakuan di berbagai negara sejak tahun 1827, dan industri pemanfaatan panas bumi termasuk ramah lingkungan dibanding dengan pertambangan minyak dan gas.

Di sisi lain, Dorman Purba menyatakan areal pengeboran panas bumi hanya membutuhkan areal sekitar 2 hektar, luas itu itupun hanya sebentar selama pengeboran, setelahnya hanya tersisa kepala kepala sumur saja yang memakan tempat beberapa meter saja.

Tenaga pengebor berasal dari ahli-ahli yang perofesional serta berpengalaman di berbagai belahan dunia dan sudah memperoleh sertifikasi dari asosiasi ahli pengeboran, sebuah lembaga indevenden internasional.

Pengeboran dilakuan bertahap-tahap. Karena di tiap tahap, pipa selubung atau casing harus disemen terlebih dahulu, serta dilakuan analisa secara rinci. Lokasi pengeboran juga akan dipasang sungkup yang kuat sehingga abu pengeboran hanya bertahan di dalam sungkup.

Dikatakannya, eksplorasi panas bumi sangat jauh berbeda dengan eksplorasi minyak dan gas, sebab panas bumi hanyalah air panas di dalam perut bumi yang dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin pembangkit listrik. Air panas itu akan dikembalian ke dalam perut bumi dengan cara menginjeksi. Sebaliknya minyak dan gas adalah bahan yang mudah terbakar.

Ketua PWI Madina Sarmin Harahap menyatakan sosialisasi ini bertujuan menambah wawasan wartawan tentang energi panas bumi, karena kehadiran panas bumi di Madina merupakan hal yang baru dalam dunia pertambangan.

Dengan adanya sosialisasi ini, wartawan diharap mampu memahami seluk beluk pemanfaatan panas bumi bagi energy listrik sehingga dapat dengan jernih dalam penulisan.

Peliput : Holik Nasution
Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Tinjau Pemotongan Qurban Pemkab

    Bupati Tinjau Pemotongan Qurban Pemkab

    • calendar_month Minggu, 10 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah menunaikan Salat Iduladha 1443 H/2022 di Masjid Agung Nur Ala Nur, Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution meninjau pemotongan hewan kurban yang diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina. Peninjauan tersebut dimulai dari Masjid Agung Nur Ala Nur dilanjutkan ke Desa Gunungtua dan berakhir di Panyabungan Julu. Pada peninjauan pertama […]

  • KETAKUTAN DI TANAH SENDIRI

    KETAKUTAN DI TANAH SENDIRI

    • calendar_month Jumat, 12 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Warga Sibanggor Tak Lagi Tidur Nyenyak (Bagian 2)   Laporan : Dahlan Batubara dan Seri Aida Lubis   Hamparan sawah itu kini terbengkalai. Petaninya takut ke sawah itu. Bayangan meregang nyawa di sawah oleh sebaran racun senantiasa menghantui sanubari petani. Itu gambaran terkini di kalangan petani Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal, […]

  • SPJ Dana Desa tahun 2023 di Madina Belum Kelar

    SPJ Dana Desa tahun 2023 di Madina Belum Kelar

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : APBDes tahun 2023 di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) ternyata masih penuh masalah. Sejumlah Kecamatan dikabarkan masih mempersiapkan SPJ ( Surat Pertanggung Jawaban) atas kegiatan yang dilaksanakan. SPJ sendiri adalah bentuk laporan pertanggung jawaban secara formal atas kegiatan yang disertai anggaran. Dikantor Camat Panyabungan Kota contohnya. Informasinya dari 30 Desa […]

  • Awalnya Mengajak Muslim untuk Murtad, Misionaris Ini Justru Terpikat Islam

    Awalnya Mengajak Muslim untuk Murtad, Misionaris Ini Justru Terpikat Islam

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    “Selama bertahun-tahun, saya berusaha membujuk muslimin di negara saya untuk murtad. Namun saya justru mendapat mimpi yang membujuk saya untuk memeluk Islam,” ujar Musa Bangura, seorang misionaris asal Sierra Leone Afrika, mengawali kisahnya. Bukan menjalankan tugas sebagai misionaris, Bangura justru tertarik dengan Islam. Bukan menyudutkan agama Islam agar muslimin tertarik untuk murtad, Bangura justru mendapati […]

  • Narasi Jahat Mengkaitkan Perempuan dengan Terorisme

    Narasi Jahat Mengkaitkan Perempuan dengan Terorisme

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Djumriah Lina Johan Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban Aksi terorisme belum lama ini kembali terjadi di Indonesia, kali ini menyasar Katedral Makassar dan Mabes Polri, Jakarta. Dari tiga pelaku, dua diantaranya berjenis kelamin perempuan. Peneliti hukum dan HAM LP3ES sekaligus dosen Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang, Milda Istiqomah mengatakan, ada peningkatan tren aksi teror yang melibatkan perempuan dalam beberapa […]

  • MPC Pemuda Pancasila: Aksi Emak-emak di Tabuyung Pintu Masuk bagi APH

    MPC Pemuda Pancasila: Aksi Emak-emak di Tabuyung Pintu Masuk bagi APH

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aksi emak-emak Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG), Mandailing Natal (Madina), yang mendatangi rumah terduga bandar narkoba disebut bisa menjadi pintu masuk bagi aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus peredaran narkoba di daerah tersebut. Hal itu disampaikan Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian MPC Pemuda Pancasila Madina […]

expand_less