Seputar Madina

Sukhairi Minta ASN, Honorer, Aparatur Desa Tidak Terlibat Politik Prkatis di Pilkada

HM Jakfar Sukhairi Nasution

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – HM Jakfar Sukhairi Nasution menghimbau ASN dan honorer tidak melibatkan diri dalam politik praktis di Pilkada Mandailing Natal (Madina).

Himbauan itu dinyatakannya menjawab wartawan di Panyabungan, Jum’at (4/12/2020).

Berdasar catatan Mandailing Online, saat ini beredar rumor tentang adanya tekanan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai honorer di lingkungan Pemkab Madina serta para aparatur desa untuk memenangkan salah satu pasangan calon bupati/wakil bupati Madina.

Sukhairi menghimbau para ASN dan pegawai honorer mulai dari aparatur pemerintah desa, ASN dan pegawai honorer, baik tenaga pendidik, tenaga kesehatan, tenaga administrasi serta tenaga penyuluh agar tak terlibat dalam politik praktis.

“Gunakan hak pilih saudara dengan hati nurani. Apabila ada intervensi ancaman atau tekanan dari pihak manapun untuk memilih salah satu paslon, saya minta agar tidak dihiraukan,” kata Sukhairi menegaskan.

Dia menyatakan bahwa ASN, honorer dan aparatur desa itu dibiayai oleh negara, bukan dibiayai oleh bupati atau wakil bupati. Berdasar itu ASN, honorer dan aparatur desa harus membebaskan diri dari tekanan dan paksaan.

Dan bupati dan wakil bupati juga tidak boleh menekan atau memaksa mereka untuk terlibat dalam memenangkan paslon bupati.

HM Jakfar Sukhairi Nasution adalah calon bupati Madina berpasangan dengan Atika Azmi Utammi Nasution, B.AppFin,MFin di Palkada Madina 2020 dengan nomor urut 1 yang populer dengan pasangan SUKA.

HM Jakfar Sukhairi Nasution juga masih berstatus Wakil Bupati Madina (masa cuti).

Peliput : Dahlan Batubara

 

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.