Minggu, 15 Feb 2026
light_mode

Tetapkan Tahapan Pemilukada Ulang!

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2011
  • print Cetak


MADINA- Badan Otonom (Banom) Nahdhatul Ulama (NU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), yakni GP Ansor mendesak Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Madina agar segera menetapkan tahapan-tahapan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) ulang.
Hal ini mengingat dana untuk pelaksanaan pemilukada ulang Madina telah ditetapkan oleh Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Madina, yakni sebesar Rp12,2 miliar.
“Untuk apa diperlambat lagi, karena ini memang keinginan masyarakat dan sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi. KPUD harus menunjukkan bahwa dia bekerja profesional,” sebut Ketua GP Ansor Madina, Samsul Bahri SAg, Rabu (5/1).
Samsul menegaskan, pelaksanaan pemilukada ulang di Madina merupakan hal yang tak bisa ditawar-tawar. Sebab, itu merupakan perintah MK dan keinginan masyarakat untuk memilih bupati yang depenitif, terlepas dengan perdebatan politik terkait peserta pemilukada ulang.
“Kami salut dengan kinerja Pj Bupati Madina yang berupaya menjalankan tugas semaksimal mungkin, yakni pelaksanaan pemilukada ulang. Sekarang yang kita persoalkan adalah KPUD-nya. KPUD harus segera menetapkan tahapan-tahapan itu dan tidak memperlambat lagi pelaksanaan coblos ulang karena ini sesuai dengan keinginan masyarakat dananya juga sudah ditetapkan,” pungkasnya.
Diungkapkannya, dalam waktu dekat ini, GP Ansor Madina akan beraudensi dengan KPUD tentang tahapan-tahapan pemuilukada ulang yang seharusnya hal itu sudah tergambar kapan KPUD akan melaksanakannya.
“KPUD jangan sampai memperoleh kesan tak baik dari masyarakat. Dalam waktu dekat ini kita akan beraudensi untuk mengetahui jadwal itu. Bukan itu saja, kita juga akan membahas kembali soal pelaksanaan pemilukada yang lalu, karena hal ini tak terlepas dengan peristiwa yang terjadi di pemilukada April tahun 2010 lalu,” katanya
Dirinya juga berharap kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga stabilitas terutama bagi elit-elit politik jangan menyebarkan isu-isu yang bisa membuat konflik sosial di tengah-tengah masyarakat. Di samping itu, masyarakat juga jangan terprovokasi atas situasi dan informasi yang tak memiliki dasar.
“Kami analisa di tengah-tengah masyarakat pembahasan soal pemilukada ulang masih santer termasuk masalah peserta calon bahkan ada selebaran untuk memboikot pemilukada ulang. Ini namanya sudah menyalahi undang-undang, kita patuhi saja peraturan yang berlaku dan sudah ditetapkan, dan pelaksanaan pemilukada ulang itu merupakan wujud demokrasi dan Madina juga harus menerapkan demokrasi itu,” pungkasnya. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • M. Kasim Dalimunthe, Pelopor Sastra Indonesia Dari Kotanopan

    M. Kasim Dalimunthe, Pelopor Sastra Indonesia Dari Kotanopan

    • calendar_month Senin, 11 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : ASKOLANI NASUTION Budayawan   Saya kaget ketika beberapa hari yang lalu tahu bahwa rumah M. Kasim ada di ujung jalan Pesanggarahan Kotanopan. Dan saya sempat berbincang-bincang banyak hal tentang beliau dengan cucunya yang masih tinggal di Kotanopan, terutama menyangkut kemungkinan arsip-arsip naskah yang masih tinggal. Mungkin tak banyak yang tahu bahwa M. […]

  • Dua Sungai Di Madina Bisa Hasilkan 30 MW Listrik

    Dua Sungai Di Madina Bisa Hasilkan 30 MW Listrik

    • calendar_month Sabtu, 13 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sungai Batang Gadis dan Sungai Batang Natal di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dapat menghasilkan arus listrik 20 hingga 30 mega watt (MW) dengan pola Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hitro (PLTMH). Tiga perusahaan swasta sudah melirik Madina dalam rencana investasi. Ketiganya adalah PT.Demarco Energi Sejati, PT.Terrasys Energi Madina dan PT. Hesa Laras […]

  • Angka Kriminilitas di Madina Menurun

    Angka Kriminilitas di Madina Menurun

    • calendar_month Rabu, 24 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Angka kriminalitas di Mandailing Natal menurun dalam beberapa bulan terakhir. Penurunan itu berkat kerja sama kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk pimpinan partai politik. Demikian hasil dialog antara Kapolres Madina, AKBP Rudi Rifani dengan Ketua DPC PDI Perjuangan Madina, Iskandar Hasibuan, di sekretariat DPC PDI Perjuangan Madina, Rabu (24/8/2016). Kapolres menyatakan, […]

  • Kampung Mandailing di Kedah, Malaysia Dikukuhkan

    Kampung Mandailing di Kedah, Malaysia Dikukuhkan

    • calendar_month Rabu, 19 Jul 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KEDAH, MALAYSIA (Mandailing Online) – Tidak banyak yang mengetahui keberadaan masyarakat suku Man­­dailing di Kampung Je­rung Atas, Sg Petani, Negeri Kedah, Malaysia. Masyarakat Mandailing telah bertempat tinggal di Kedah sejak 1880. Kedah merupakan salah satu negeri di Malaysia yang berdekatan perbatasan dengan Thailand. Untuk memeriahkan kem­bali suasana perkampungan masyarakat Mandailing itu, satu aktivitas menarik […]

  • Kantor Imigrasi di Madina Resmi Buka Hari Ini

    Kantor Imigrasi di Madina Resmi Buka Hari Ini

    • calendar_month Rabu, 26 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sibolga di Mandailing Natal (Madina) diresmikan hari ini, Rabu ( 26/01/2022 ). Kantor yang berlokasi di Mompang, Panyabungan Utara ini sudah bisa melayani penerbitan pasport. Peresmian dilakukan Kepala kantor Imigrasi Hukum dan HAM Wilayah Sumatera Utara, Imam Suyudi. Suyudi menyatakan bahwa kantor ini sudah bisa melayani […]

  • Ummi Kultsum dari Pesantren Abinnur Juara 1 Lomba Baca Kitab Kuning PKS

    Ummi Kultsum dari Pesantren Abinnur Juara 1 Lomba Baca Kitab Kuning PKS

    • calendar_month Senin, 28 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Ummi Kultsum Saukani dari pesantren Abinnur Islami, Panyabungan Utara, tampil juara I Lomba Baca Kitab Kuning yang diselenggarakan PKS Mandailing Natal, Sumut. Dia mengumpul poin 235 pada tiga kategori lomba, yakni Qiroatul Kutub, Nahwu Shorof, dan Penguasaan Adab dan Etika. Juara II diraih Laila Safitri Siregar juga dari pesantren Abinnur Islami. […]

expand_less