Senin, 21 Sep 2026
light_mode

Tradisi Marturi Nyaris Punah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 9 Mei 2017
  • print Cetak

 

Askolani Nasution

Tradisi Marturi, sebagai salah satu sastra lisan Mandailing, sudah nyaris punah. Itu terjadi akibat minimnya regenerasi dalam tradisi Marturi.

Hal itu diungkap budayawan Mandailing, Askolani Nasution di Panyabungan, Mandailing Natal usai mendampingi tim peneliti dari Pusat Pengembangan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kamis (4/5/2017).

Padahal, menurutnya, hanya melalui tradisi Marturi berbagai kaidah dan etika kebudayaan Mandailing diturunkan secara lisan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Apalagi karena kebudayaan Mandailing adalah kebudayaan yang menjadikan Aksara Tulak-Tulak sebagai sarana untuk bercerita. Karena itu banyak entitas Mandailing yang tidak terwariskan secara benar.

Askolani juga menjelaskan tentang ungut-ungut sebagai sajak yang dilagukan, semacam musikalisasi puisi.

“Jadi jauh sebelum musikalisasi puisi dikenal secara modern, kebudayaan Mandailing sudah memiliki tradisi itu,” ujarnya.

Ungut-ungut selain merupakan ekspresi perasaan, juga keterampilan menggunakan persajakan dan ritme yang memiliki nilai estetika yang luar biasa.

Tim peneliti dari Pusat Pengembangan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan hari ini, Kamis (4/5) melalukan penelitian tentang tradisi sastra lisan dalam kebudayaan Mandailing. Dua orang peneliti tersebut didampingi oleh Hasan Al-Banna dari Balai Bahasa Medan dan beberapa pendamping mahasiswa peneliti lain. Mereka diterima oleh H. Baginda Kari Manonga dari Panyabungan dan Askolani Nasution.

H. Baginda Kari Manonga menjelaskan berbagai hal mengenai tradisi lisan dalam prosesi Marhata-hata dalam kebudayaan Mandailing. Bahwa dalam Marhata-hata yang digunakan adalah tataran paling halus dalam ragam bahasa Mandailing, yakni ragam bahasa Adat. Ragam bahasa lainnya adalah ragam Somal, ragam Andung, ragam Bura, dan ragam Parkapur. Disebutkan bahwa masing-masing ragam itu menggunakan pilihan kata (diksi) yang berbeda.

Hasan Al-Banna, dari Balai Bahasa Medan membantu menerjemahkan berbagai idiomatik kebudayaan Mandailing dalam konsep ilmu sastra dan bahasa. Beliau memang selain sebagai peneliti bahasa, juga dikenal sebagai sastrawan muda Indonesia yang selalu menguatkan kebudayaan Mandailing dalam berbagai kesempatan.

Dengan penelitian bahasa ini setidaknya kita berharap agar kebudayaan sastra lisan Mandailing dapat dikembangkan. Selain untuk menghindari kepunahan, juga untuk menguatkan kebudayaan Mandailing dalam berbagai dimensi keilmuan. Dalam konteks seperti itu, pemerintah daerah seharusnya juga tampak perannya.

 

Editor        : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Pelanggaran Penerimaan CPNS Psp

    Dugaan Pelanggaran Penerimaan CPNS Psp

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Mahasiswa Kumpul Bukti SIDIMPUAN- Aliansi Mahasiswa Peduli Birokrat Bersih (AMPBB) Kota Padangsidimpuan (Psp) sedang mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan pelanggaran dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemko Psp tahun 2010. Pengumpulan bukti-bukti ini sesuai permintaan dan informasi yang diterima dari beberapa pelamar CPNS. “Kita belum bisa beritahukan formasi apa dan siapa nama CPNS yang lulus […]

  • Penanganan Kasus Dugaan Penipuan Teras Brilink di Polres Madina Dinilai Lamban

    Penanganan Kasus Dugaan Penipuan Teras Brilink di Polres Madina Dinilai Lamban

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus dugaan penipuan yang merugikan jasa transfer Teras Brilink yang yang diadukan korban Syawaluddin ke Polres Mandailing Natal (Madina) hingga kini belum diketahui progresnya. “Belum ada konfirmasi dari Polres Madina sampai sekarang atas laporan saya,” kata Syawaluddin, warga Panyabungan, Rabu (2/4/2025), di Panyabungan. Kasus itu diadukan Syawaluddin ke Polres Madina tanggal […]

  • Serial HUT Madina : Orok Bayi Ditemukan Terbuang di Hutabargot

    Serial HUT Madina : Orok Bayi Ditemukan Terbuang di Hutabargot

    • calendar_month Senin, 5 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      HUTABARGOT (Mandailing Online) – Pada 9 Maret 2018 Kabupaten Mandailing Natal akan merayakan Hari Lahir-nya yang ke-19. Nun, di Hutabargot satu orok bayi ditemuakan di aliran irigasi dalam kondisi tak bernyawa. Kondisi ini menggambarkan dekadensi moral masih menyelimuti Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang bermotto “Madina Yang Madani” dan dijabarkan dalam “Negeri Beradat Taat Beribadat” […]

  • Curi- Curi Pandang, Murid SMP Dicabuli Gurunya

    Curi- Curi Pandang, Murid SMP Dicabuli Gurunya

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN :Salah satu guru SMP berpacaran dengan muridnya di sebut saja namanya KS, 28, warga Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal tega mencabuli siswinya sendiri yang masih berusia 16 tahun. Kasus itu berawal saat KS yang masih melajang ini mengajar di salah satu sekolah tingkat SMP swasta di Kabupaten Mandailing Natal . KS sering […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang I. (Sesi I) Hari :  Minggu, Pukul : 08.00 s/d 10.00 wib Tanggal : 14 Desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132000614 RAHMAT RIZKI NST 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB […]

  • Tak Mampu Bayar, Meteran Listrik Kantor BPM Madina Diputus PLN

    Tak Mampu Bayar, Meteran Listrik Kantor BPM Madina Diputus PLN

    • calendar_month Kamis, 13 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meteran listrik di kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat  Mandailing Natal (Madina) telah diputus pihak PLN. Pemutusan itu sudah berlangsung sepekan. Itu artinya, arus listrik tak masuk ke instansi Pemkab Madina itu selama sepekan ini. Pantauan Mandailing Online, Kamis (13/4/2017), meteran listrik di pintu masuk kantor itu telah ditempel segel berlogo PLN denga […]

expand_less