Home / Seputar Madina / Pemkab Madina Ajukan Rp.1,6 Trilyun Pada KUA-PPAS 2014

Pemkab Madina Ajukan Rp.1,6 Trilyun Pada KUA-PPAS 2014


PANYABUNGAN (Mandailing Online)
– Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menarget APBD tahun 2014 sebesar Rp.1,6 trilyun.

Angka ini jauh melonjak dibanding APBD 2013 yang sebesar sekitar 800 milyar rupiah.

Besaran rencana anggaran ini tergambar dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Perioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2014 yang diajukan pemkab Madina ke DPRD Madina.

“KUA PPAS menyangkut masalah pendapatan, pembelajaan serta kondisi keuangan daerah. Dimana APBD Tahun Anggaran 2014 Pemkab Madina akan mengajukan anggaran Rp. 1 trilyun lebih, hal itu berdasarkan evaluasi dan kondisi anggaran sebelumnya dan untuk percepatan pertumbuhan eknomi,” kata Asisten II Pemkab Madina, Sayafei Lubis pada pembahasan KUA-PPAS di DPRD Madina, Selasa (22/10/2013).

Dikatakannya, KUA PPAS sebagai dasar berbagai kebijakan dan program pemerintah, dimana kebijakan tersebut sudah mengadopsi Musrenbang berbagai tingkat serta aspirasi masyarakat yang disampikan melalui anggota dewan.

Tentang besaran PAD (Pendapatan Asli Daerah) diproyeksikan Rp. 47 Milyar. Namun hasil evaluasi realisasi PAD tahun sebelumnya menjadi perhatian bersama karena capaiannya masih mencapai 47 %.

“Itu harus dinaikan lagi, makanya perlu pengawasan legislatif terhadap SKPD yang capainya minim,” jelasnya.

Untuk pertumbuhan ekonomi, lanjut Syafei, diperkirakan 6,19 %, dimana makro eknomi tahun 2012 pertumbuhannya mencapai 6, 6 %.

“Kita melihat sektor pertanian yang paling dominan, sesuai dengan karakteristik daerah kita,” terang Syafei.

Sementara PDRB perkapita masyarakat diperkirakan mencapai Rp.6 Juta lebih, sayangnya pertumbuhan ekonomi itu masih dinikmati oleh kelompok-kelompok orang kaya. Makanya itu perlu disempurnakan.

Penyempurnaan ini membutuhkan 8 kebijakan, diantarnya koordinasi dengan pusat menyangkut dana bantuan, SKPD harus melakukan intensifikasi, eksentifikasi, diversipikasi dan regulasi didukung dengan pelayanan pemerintah. Penyatuan persepsi itu akan menjadi kesepakatan bersama dengan konsep KUA – PPAS yang diajukan.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

2 comments

Silahkan Anda Beri Komentar