Home / Artikel / Bangun Kepercayaan Publik

Bangun Kepercayaan Publik

Oleh: Riani,S.Pd.I
Guru tinggal di Medan

Sudah genap setahun sejak maret 2020 virus corona masuk ke indonesia, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk mencegah penyebarannya, namun hingga kini corona belum juga sirna, malah muncul mutasi varian baru corona B117. Setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kini akan diterapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro).

“Mengingat penyebaran Covid-19 di Sumut masih tinggi, kita laksanakan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 04 Tahun 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 pada 9-22 Maret 2021. Penerapan PPKM Mikro tersebut tertuang dalam Surat Gubernur Sumut Nomor 360/1879/2021, tertanggal 4 Maret 2021,” ujar Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Irman Oemar yang juga Koordinator Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Sumut. di Kantor Dinas Kominfo Sumut, Jalan HM Said Medan, Jumat (5/3).

Masyarakat kian jenuh dengan penanganan covid-19 yang terbilang tarik ulur, di negara asal corona, Wuhan memerlukan waktu 3 bulan, bagaimana dengan negeri ini?. PSBB sudah dilaksanakan, 3M (Masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak) sudah diterapkan kini kebijakan PPKM Mikro segera direalisasikan, namun kasus positif covid19 tak kunjung reda.

Padahal, jika mau kilas balik, strategi efektif pernah dilakukan dimasa Umar bin Kattab saat dilanda wabah, yaitu dengan lockdown atau karantina wilayah wabah, namun seluruh kebutuhannya disuplai negara saat itu. Strategi ini sudah ditiru negara maju, dan selain lockdown juga menerapkan 3T (trace, test, and treat/lacak, tes dan obati), secara masif dan tentunya gratis bagi rakyatnya. Selain itu yang perlu digarisbawahi yaitu mengembalikan trust (kepercayaan) publik yang kian luntur demi kesuksesan kebijakan-kebijakan tersebut. Wallahu a’lambi shawab

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: