Kamis, 12 Feb 2026
light_mode

Bantuan ke korban longsor Tapteng terganggu jalur

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
  • print Cetak

PANDAN, TAPTENG – Hari ini, korban longsor mendapat bantuan untuk pertam kalinya sejak bencana banjir dan longsor yang menewaskan 5 warga termasuk seorang bocah hilang, Sabtu dini hari di Desa  Desa Sibio-bio, Kecamatan Sibabangun, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Bantuan itu mengalir dari salah satu bank di Sibolga dan  dari Pemab Tapanuli Tengah.  Bantuan berupa beras, mi instan, biskuit, susu, dan peralatan dapur.

Namun para relawan mengeluhkan sulitnya medan untuk mengantarkan bantuan tersebut  karena sulitnya jalur dan harus menelusuri sungai Garoga akibat terputusnya jembatan ke desa tersebut.

Satu-satunya jalur darat ke desa tersebut yakni jembatan hancur dihantam banjir. Sedangkan jalan penghubung juga mengalami longsor mencapai lebih kurang 500 meter dan berada di delapan titik.

“Kedalaman longsor mencapai 5 sampai 20 meter dan lebar 3 tiga meter,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapteng, Bonaparte Manurung, kemarin.

Sumber : metrotv news

Comments

Komentar Anda

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less