Minggu, 15 Feb 2026
light_mode

Bolos, 15 Siswa & Dua PNS Dijaring

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
  • print Cetak


MADINA-; Personel satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Pemkab Mandailing Natal (Madina) menjaring 15 siswa SMP dan SMA dari berbagai sekolah di Kecamatan Panyabungan, dalam operasi kasih sayang yang digelar Rabu (10/11). Selain itu, Satpol PP juga berhasil menjaring dua PNS yang berkeliaran saat jam kerja.

Kepala Satpol PP Pemkab Madina Nurkholis SH saat ditemui METRO, Rabu (10/11) mengatakan, operasi kasih sayang tersebut merupakan operasi untuk penertiban siswa sekolah dan PNS atau honor yang berada di luar kantor saat jam belajar dan dinas. Operasi itu berdasarkan perintah Pj Bupati Madina Ir Aspan Sopian Batubara dan sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Satpol PP.

“Operasi ini akan dilakukan secara rutin dua kali dalam seminggu. Ini adalah minggu pertama, dan kita berhasil menjaring 15 siswa yang bolos dan dua orang PNS, yakni 1 orang PNS dari Dinas Pariwisata Madina dan seorang guru SDN di Desa Gunung Baringin Kecamatan Panyabungan Timur,” ujar Nurkholis.

Dijelaskannya, ke-15 pelajar tersebut dijaring dari sejumlah warnet yang ada di Panyabungan dan warung play station (PS). Sedangkan dua PNS yakni oknum PNS di Dinas Pariwisata terjaring di salah satu salon di Pasar Lama Panyabungan saat sedang berpangkas ketika masih jam berdinas, dan oknum guru SDN terjaring di samping Masjid Raya Pasar Lama Panyabungan saat sedang duduk santai.

“Siswa yang terjaring akan diamankan di kantor untuk diberikan pembinaan sebagai upaya efek jera, dan akan boleh pulang setelah dijemput keluarganya. Di samping itu siswa itu juga harus menandatangani surat perjanjian lengkap dengan materai, yakni berjanji untuk tidak mengulanginya lagi. Dan kalau masih terulang maka akan dilaporkan kepada kepala sekolah masing-maasing. Jika untuk ketiga kalinya akan dilaporkan ke Dinas Pendidikan Madina dan akan dikeluarkan dari sekolahnya,” tutur Nurkholis. Sedangkan untuk kedua oknum PNS tersebut, lanjut Nurkholis, tidak dibawa ke Kantor Satpol PP, melainkan akan dimintai data atau identitas diri serta identitas instansi. “Kemudian data tersebut akan dilaporkan kepada Bupati melalui BKD untuk ditindaklanjuti atau diberikan sanksi,” jelasnya lagi.

Diungkapkan Nurkholis, operasi tersebut akan terus dilanjutkan, sehingga nantinya siswa tak ada lagi yang berkeliaran atau membolos pada saat jam sekolah. Begitu juga dengan PNS yang bolos kerja. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Perampok Didor, 4 Lagi Melenggang

    3 Perampok Didor, 4 Lagi Melenggang

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    KISARAN – Polres Asahan masih harus bekerja ekstra mengungkap kasus perampokan di Suka Makmur, Kecamatan Bandar Pasir (BP) Mandoge, Asahan, Jumat (29/5) sore, sekira pukul 16.00 WIB. Dari tujuh perampok yang berhasil merampas uang tunai sebanyak Rp50 juta dari tangan korbannya Jerry Sembiring (25), baru tiga pelaku yang tertangkap. Sementara empat orang lagi melenggang bebas […]

  • Video Camat dan Desa Kelurahan se Kecamatan Tambangan Ucap Selamat Pelantikan Sukhairi Atika

    Video Camat dan Desa Kelurahan se Kecamatan Tambangan Ucap Selamat Pelantikan Sukhairi Atika

    • calendar_month Sabtu, 24 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Klik di sini >>>  VID-20210724-WA0033

  • Anggaran PNPM untuk Madina Turun

    Anggaran PNPM untuk Madina Turun

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) mendapat anggaran sebesar Rp 40,75 miliar melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri. Anggaran untuk pemberdayaan pedesaan di semua kecamatan tersebut menurun dibandingkan tahun 2010 yang mencapai Rp 48,5 miliar. “Meski menurun, Madina merupakan daerah dengan alokasi anggaran PNPM Mandiri terbesar kedua di Sumut setelah Kota Sibolga,” kata […]

  • Sitaing Dua Sambong

    Sitaing Dua Sambong

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Muda adong horja disada huta di luat ni Mandailing marsiaben modelna mantong anak-anak gadis kehe manghadiri horjai, adong make upna songon moel ni anak gadis India sanga Pakistan doma tarida, sapala dung marlagut anak-anak gadis marnyanyi ma halai margonti-gonti, adong muse namambaca parzanji, marsitarik laguna mantong angke namarriang-riang karejoi tile. Naposo bulung pe sibukma patur […]

  • Terpeleset di Parit, Hanyut ke Sungai Sangkumpal Bonang

    Terpeleset di Parit, Hanyut ke Sungai Sangkumpal Bonang

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Selamat, Putrinya Tewas SIDIMPUAN- Seorang ibu, Linda br Siregar (35), warga Lingkungan I, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, beserta putrinya Sari Anggina Napitupulu (2,5), terpeleset di parit aliran Sungai Sangkumpal Bonang, Minggu (27/2) malam. Aliran air parit yang deras mengakibatkan keduanya terseret arus. Si ibu berhasil selamat setelah ditolong warga, namun putrinya ditemukan tewas, […]

  • Desa Sikara-Kara Banjir Terparah di Natal

    Desa Sikara-Kara Banjir Terparah di Natal

    • calendar_month Sabtu, 13 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NATAL (Mandailing Online) – Desa Sikara-kara IV diperkirakan sebagai banjir terparah di Kecamatan Natal, Mandailing Natal. Desa yang diapit dua sungai besar dan dihuni sekitar 400-an kepala keluarga ini terendam banjir dengan ketinggian sekitar dada orang dewasa. Akses jalan terputus total. Warga minta untuk dievakuasi dan kiriman bantuan pangan segera. Kawasan desa ini digenangi […]

expand_less