Home / Artikel / Carut Marut Negeri Akibat Sombong Kepada PenciptaNya

Carut Marut Negeri Akibat Sombong Kepada PenciptaNya

Essay : Siti Khadijah Sihombing

 

Tidakkah kamu merasakan kerusakan negeri ini? Taukah kamu bahwa negeri ini telah rusak? Sudah tampak jelas duhai saudara semuanya, kerusakan ini telah nampak di depan mata, baik di kota sampai pelosok desa.

Tak ada kesejahteraan dan kebahagiaan lagi yang dirasakan umat. Umat hari ini dipaksa untuk tunduk dan patuh kepada kediktatoran penguasa. Umat dipaksa untuk rela berkorban demi penguasa.
Tetapi penguasa tidak pernah memikirkan umat. Mereka hanya sibuka memikirkan harta, tahta, dan jabatan mereka.

Mereka juga rela mengorbakan umat demi kepentingan mereka. Mereka menggunakan kekuasaannya demi memijak-mijak umat yang lemah. Semua sudah tampak jelas di depan mata, tidak ada yang tertutupi lagi sebab memang begitulah faktanya.

Taukah kamu hal itu mengapa bisa terjadi? Sebab sistem yang kita pakai bukanlah sistem Islam, tapi sistem kufur kapitalisme yang dari sistem inilah melahirkan penguasa yang egois dan brutal. Tidak ada lagi kebahagian yang akan dirasakan umat. Yang ada hanya penganiayaan baik secara fisik maupun psikis.

Umat hari ini dipaksa untuk rela berkorban  dengan semua kebijakan mereka, yang mana itu jelas-jelas merugikan umat.

Dan parahnya jika umat berkoar-koar mengkritik kebijakan mereka. Mereka akan berkata apa yang telah engkau berikan kepada negeri ini sehingga engkau sibuk mengkritik kami. Bukan itu saja. Jika mereka tidak suka maka mereka akan menangkapi rakyat dengan dalih membasmi intoleran dan ujaran kebencian atau mencoreng nama baik penguasa.

Lucu sungguh lucu. Tidak sadarkah para penguasa ini akan tugas mereka.

Harusnya mereka yang melayani rakyat dengan baik, sebab semua yang mereka lakukan akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah di hari akhirat kelak.

Semua ini adalah buah dari kapitalisme yang mana sistem ini menghasilkan pemimpin yang rusak dan merusak. Tidak ada pengayoman yang sebenarnya. Hanya kemudaratan yang ada. Tidak akan ada kesejahteraan yang sebenarnya hanya ada ilusi semata.

Masihkah kita sanggup hidup dalam sistem kufur yang rusak ini? Tidakkah kita sadar jauh sebelum kapitalisme ada Allah sudah menyiapkan sistem yang baik untuk kita terapkan dalam kehidupan kita. Sistem itu juga telah Rasulullah contohkan pada saat beliau memimpin negeri islam. Sistem itu menghasilakan pemimpin yang adil dan takut kepada tuhannya. Bukan pemimpin yang merasa jadi tuhan. Sistem itu adalah sistem islam kaffah. Yang mana karena sistem Islam kaffah ini seluruh umat sejahtera dan bahagia. Tidak ada penindasan dan penganiayaan yang dirasakan umat. Dan sistem ini juga menghasilkan pemimpin sekelas Umar bin Abdul Azis, Muhammad al-Fatih dan masih banyak lagi.

Sungguh jelas sistem islam sudah berjaya 1400 tahun lamanya dan menguasai 2/3 belahan dunia. Tidak tanggung-tanggung kebesaran peradaban islam ini. Dan dari sistem ini juga kita hari ini bisa merasakan kemajuan teknologi. Sebab semua ilmu yang dipelajari barat itu semua berasal dari islam. Hanya islam yang mampu melakukan semua ini.
Masih tidak percaya dengan sistem islam? Jika kalian tidak percaya berarti kalian sudah tidak beriman kepada Allah. Sebab kalian sudah mengingkari kalimat syahadat. Dimana dalam kalimat itu dijelaskan bahwa tiada illah selain Allah. Dan illah di sana itu artinya bukan pencipta saja tetapi juga sebagai pengatur yang mengurusi umat manusia diseluruh dunia tanpa terkecuali.

Masihkah kita tidak mau diatur oleh sistem yang berasal dari Allah. Wallahu’alam bishowab.***

Penulis tinggal di Tapteng, Sumut

Comments

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: