Home / Seputar Madina / Dana Beasiswa Minim, IMMAN Kecewa

Dana Beasiswa Minim, IMMAN Kecewa

 

Diskusi DPP IMMAN

 

PADANGSIDEMPUAN (Mandailing Online) – Organisasi mahasiswa menyatakan kecewa menyikapi minimnya dana Beasiswa Miskin Berperatasi di RAPBD Madina TA 2020.

Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMMAN) Padangsidempuan dalam rilis pers yang dikirim kepada Mandailing Online, Rabu (18/12/2019) mendesak DPRD Madina berjuang menaikkan dana beasiswa itu di pembahasan RAPBD sebelum ditetapkan menjadi APBD.

Pada Selasa kemarin, dalam pengajuan RAPBD TA 2020 di DPRD, Pemkab Madina kembali menganggarkan dana untuk Beasiswa Miskin Berprestasi tahun anggaran 2020 setelah sempat absen selama sekitar 4 tahun.

Hanya saja, dana yang digelontorkan Pemkab Madina ini hanya sebesar Rp 250 juta.

Besaran dana Beasiswa tahun 2020 ini sangat jauh melorot dibanding tahun 2015 yang berkisar 1,4 milyar rupiah.

Ketua DPP IMMAN Padangsidempuan, Hapsin Nasution menyampaikan sikap IMMAN menyatakan banyak mahasiswa berprestasi mengalami kesulitan biaya perkuliahan yang semakin mahal dan diperparah kondisi kesulitan ekonomi keluarga.

Kondisi perekonomian masyarakat yang masih pelik ditengah harga komoditas karet dan sawit yang tak kunjung baik menyebabkan para mahasiswa berprestasi dari keluarga miskin berat melanjutkan kuliah.

“Jika ingin mencapai dan melihat keberhasilan pembangunan Sumber daya Manusia Sesuai dengan visi misi Presiden Republik Indonesia maka bangun terlebih dahulu dari dunia pendidikan,” kata Hapsin.

Hapsin menilai Pemkab Madina masih terkesan kurang tajam visinya dalam peningkatan SDM jika ditilik terhentinya program Beasiswa Miskin Berprestasi di beberapa tahun terakhir, pun Pemkab Madina terkesan main-main saat menghidupkan kembali beasiswa ini yang hanya menganggarkan 250 juta rupiah.

Meski begitu, DPP IMMAN akan terus mengawal agar pemerintahan daerah dapat merevisi ploting anggaran untuk peningkatan sektor pendidikan tersebut serta berharap kepada DPRD Madina sebagai lembaga tertinggi tingkat daerah agar mempertimbangkan dengan matang sehingga nantinya segala keputusan yang dibuat dapat menigkatkan sektor pendidikan demi terwujudnya cita- cita negara indonesia sesuai dengan yang termaktub dalam pembukaan UUD 45.

Editor : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: